Viral Medsos
Penampakan Rumah Muncul di Tengah Jalan Layang, Pemilik Ngotot Ogah Jual Rumahnya ke Pemerintah
Kisah di balik munculnya penampakan rumah tersebut berawal dari sang pemilik yang menolak menjual rumahnya.
TRI BUN-MEDAN.com - Penampakan sebuah rumah yang berada di tengah jalan layang atau flyover viral di media sosial.
Rumah tersebut terlihat sudah tua. Kejadian ini berasal dari China.
Bagian atapnya sudah ditumbuhi rerumputan.
Kisah di balik munculnya penampakan rumah tersebut berawal dari sang pemilik yang menolak menjual rumahnya.
Ia bersikukuh dengan pendiriannya selama 10 tahun belakangan ini.
Bangunan itu adalah salah satu dari banyak contoh "rumah paku" di China atau "dingzihu" dalam bahasa Mandarin, di mana pemilik rumah menolak kompensasi dari developer atas pembongkarannya.
• Selesai Muscab, Kick Boxing Indonesia Pimpinan Wong Chun Sen Target Masuk KONI Medan
Video yang dirilis media lokal menunjukkan rumah itu diapit dua jalur jalan layang Haizhuyong Bridge, yang baru dibuka di kota metropolitan Guangzhou, Provinsi Guangdong.
Rumah satu lantai itu seluas 40 meter persegi dan terletak tepat di tengah jalan layang yang terdiri dari empat lajur, demikian laporan stasiun tv Guangdong.
Pemilik rumah yang dikenal dengan nama belakang Liang mengatakan, dia tidak mau pindah karena rumah pengganti yang ditawarkan pemerintah lokasinya tidak ideal.
Ia menambahkan, dirinya santai saja dengan konsekuensi yang dihadapinya kini dan tidak memikirkan dengan anggapan orang lain.
• Roberto Manik Sebut Atlet Wushu Jatim dan Jateng Sebagai Rival Terberat di PON Papua
"Anda pikir lingkungan ini buruk, tetapi saya merasa tenang, membebaskan, menyenangkan, dan nyaman," katanya dikutip dari Daily Mail.
Orang dalam mengatakan ke stasiun tv tadi, bahwa Nyonya Liang meminta empat apartemen dari pemerintah, tetapi dia hanya dijanjikan dua.
Kemudian dalam wawancara lain yang direkam oleh Pear Video, Nyonya Liang mengklaim pemerintah menawarinya tempat tinggal pengganti di sebelah kamar mayat, dan itulah alasannya dia tak mau pindah.
Rumah di tengah jalan layang Haizhuyong Bridge, di kota Guangzhou, Provinsi Guangdong, China.Rumah di tengah jalan layang ini langsung viral di media sosial China, Weibo. Foto-foto dan videonya banyak beredar di sana.
• Angka Simbolik 75 Kandidat di Balik Pengumuman Calon Kepala Daerah oleh PDIP
Pada Kamis (6/8/2020) pemerintah distrik Haizhu mengatakan, para pejabat menetapkan lahan di Jalan Huandao untuk dihancurkan pada 2010, guna membangun jalan layang Haizhuyong Bridge, menurut laporan dari Guangzhou Daily.
Nyonya Liang adalah satu-satunya orang yang masih tinggal di sana. Dulu, total ada 47 rumah tangga dan 7 perusahaan di area itu.
Semuanya sudah pindah pada September 2019 kecuali rumah Nyonya Liang, kata para pihak berwenang.
Pihak berwenang juga mengklaim telah menawari Nyonya Liang banyak pilihan apartemen serta skema kompensasi tunai, tetapi dia menolak semuanya.
Mereka menambahkan, para insinyur sudah menghitung faktor keselamatan sebelum membangun jalan layang itu.
Sementara itu pemerintah berjanji untuk terus berkomunikasi dengan Nyonya Liang.
(*)
Artikel ini sudah tayang di Kompas.com dengan judul : Kisah Rumah di Tengah Jalan Layang, Pemilik "Ngeyel" Tak Mau Digusur
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/5f2fff46f0596.jpg)