Pasien Covid-19 yang Dikuburkan di Simalingkar Medan Mencapai 300 Orang
Sudah lebih dari 300 jenazah korban Covid-19 yang dimakamkan di area pemakaman khusus korban virus Corona di kawasan Simalingkar.
TRIBUN-MEDAN.com - Hingga saat ini sudah lebih dari 300 jenazah korban Covid-19 yang dimakamkan di area pemakaman khusus korban virus Corona di kawasan Simalingkar, Kota Medan.
Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Medan dr Mardohar Tambunan menguraikan lebih detail jenazah Covid-19 yang sudah dimakamkan di sana.
"Untuk kota Medan itu ada sekitar 203 kuburan dan untuk luar kota Medan itu kalau saya enggak silap ada 117," ujar Mardohar Tambunan pada Kamis (6/8/2020).
Dia juga menuturkan bahwa sebelum dimakamkan, pemulasaraan dilakukan dengan pemberlakuan protokol kesehatan.
"Harusnya sebelum melakukan pemulasaraan sesuai dengan protokol, mulai dari rumah sakit, Bhabinsa, semua sudah melakukan itu," lanjutnya.
Dia juga menyampaikan bahwa pemulasaraan yang dilakukan oleh pihak rumah sakit senantiasa berkoordinasi terlebih dahulu dengan pihak keluarga.
"Karena tidak ada rumah sakit yang bakal melakukan pemulasaraan kalau tidak ada izin dari keluarga yang bersangkutan, itu kuncinya," sambungnya.
Sejak di rumah sakit hingga pemulasaraan, protokol kesehatan sudah berlalu dan mengikuti berbagai tahapan.
"Ada beberapa hal tahapan yang perlu dilakukan yang kita lewati dan itu tidak sembarangan, baik di kota Medan maupun di luar kota Medan, jelas," ungkapnya.
"Namanya kita untuk pengeboman atau penguburan dari jenazah Covid-19, itu juga kan saudara-saudara kita," sambungnya.
Dia menguraikan bahwa jenazah Covid-19 bisa saja dimakamkan di pemakaman mana saja, dengan ketentuan adanya protokol kesehatan.
"Baik secara agama, hukum, sah-sah saja di mana pun dimakamkan, kita ada beberapa ketentuan, ya seperti peraturan pemerintah maupun peraturan lain yang mesti kita patuhi," lanjutnya.
"Kita juga harus pastikan bahwa lingkungan atau masyarakat atau keluarga di mana dia mau dimakamkan," pungkasnya. (cr3/tribun-medan.com)
Penambahan 86 kasus baru covid-19 di Sumut.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Sumatera Utara Mayor Kes Whiko Irwan memaparkan data kasus positif Covid-19 yang bertambah pada hari ini, Kamis (6/8/2020).
Dalam 24 jam terakhir ada penambahan 86 kasus baru covid-19 di Sumut.
Whiko juga menuturkan daerah persebarannya, di mana Kota Medan masih menjadi daerah penyumbang terbanyak pasien covid-19.
"Penambahan kasus konfirmasi positif Covid-19 bertambah 86. Daerah persebarannya antara lain: Medan (48), Pematangsiantar (1), Deliserdang (17), Langkat (2), Simalungun (1), Asahan (2), Labuhan Batu (4), Batubara (1), Labuhanbatu Utara (2), dari luar Sumut (3), dan domisili yang belum diketahui (5)," ujar Mayor Kes Whiko Irwan, Kamis.
Sementara pasien Covid-19 yang sembuh juga bertambah sebanyak 69 orang.
"Data persebaran yang sembuh dari Covid-19 ada 69 orang: Medan (25), Pematangsiantar (8), Binjai (2), Deliserdang (7), Simalungun (22), Asahan (1), Humbang Hasundutan (1), dan luar Sumut (3)," sambungnya.
"Pasien covid-19 yang meninggal ada satu orang dari daerah Binjai," pungkasnya.
Data Nasional
Data pemerintah memperlihatkan bahwa penularan virus corona masih terjadi di masyarakat.
Hal itu menyebabkan jumlah kasus Covid-19 di Indonesia terus bertambah hingga hari ini, Kamis (6/8/2020).
Berdasarkan data yang masuk hingga Kamis ini pukul 12.00 WIB, diketahui ada penambahan 1.882 kasus baru Covid-19 dalam 24 jam terakhir.
Penambahan itu menyebabkan total kasus Covid-19 di Tanah Air kini mencapai 118.753 orang, terhitung sejak diumumkannya kasus pertama pada 2 Maret 2020.
Informasi ini diketahui berdasarkan update informasi di situs Covid19.go.id pada Kamis sore.
Jumlah 1.882 kasus baru diketahui setelah pemerintah melakukan pemeriksaan 29.375 spesimen dari 13.423 orang yang diambil sampelnya.
Total, pemerintah sudah melakukan pemeriksaan 1.633.156 spesimen dari 936.132 orang yang diambil sampelnya.
Artinya, satu orang bisa menjalani pemeriksaan spesimen lebih dari satu kali.
Data yang sama juga memperlihatkan kabar baik dengan terus bertambahnya pasien Covid-19 yang sembuh.
Ada penambahan 1.756 pasien Covid-19 yang sembuh dalam sehari.
Sehingga, total pasien Covid-19 yang sembuh dan tidak lagi terinfeksi virus corona ada 75.645 orang.
Mereka dinyatakan sembuh setelah dua kali pemeriksaan dengan metode polymerase chain reaction memperlihatkan hasil negatif virus corona.
Adapun, sebanyak 75.645 pasien sembuh itu sebanyak 63,7 persen dari total kasus Covid-19 yang ada.
Akan tetapi, ada kabar duka dengan masih ditemukannya penambahan pasien Covid-19 yang meninggal dunia.
Pada periode 5 - 6 Agustus 2020, ada penambahan 69 pasien Covid-19 yang tutup usia.
Dengan demikian, total ada 5.521 pasien Covid-19 yang meninggal sejak pandemi berlangsung.
Perubahan jumlah pasien sembuh dan meninggal terkait Covid-19 itu menyebabkan saat ini masih ada 37.587 orang yang masih dalam perawatan.
Sedangkan, jumlah suspek saat ini tercatat ada 91.219 orang.
Kasus Covid-19 saat ini sudah diketahui ada di semua provinsi atau 34 provinsi di seluruh Indonesia, dari Aceh hingga Papua.
Secara khusus, ada 479 kabupaten/kota dari 34 provinsi yang terdampak penularan virus corona.
(cr3/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/06082020_pemakaman_khusus_covid-19_danil_siregar-2.jpg)