Viral Medsos

Tak Sampai Hati Lihatnya, 2 Pawang Siksa Monyet saat Beraksi, Semakin Teriak Makin Disiksa, Videonya

Dalam video, seekor monyet jenis ekor panjang terlihat ditarik paksa oleh sang pawang hingga terseret.

Instagram @jakartainformasi
Topeng Monyet di Jalan Pulo Jahe, Jatinegara, Cakung, Jakarta Timur pada Minggu (2/8/2020). 

TRI BUN-MEDAN.com -  Aksi penyiksaan seekor monyet di kawasan Pulo Jahe, Kelurahan Jatinegara, Cakung, Jakarta Timur pada Minggu (2/8/2020) viral di media sosial.

Terkait hal tersebut, pihak Kecamatan Cakung segera melakukan pengejaran terhadap dua pawang monyet tersebut.

Langkah tersebut diungkapkan Camat Cakung Ahmad Salahuddin dilakukan pihaknya sesaat video yang diunggah pertama kali lewat akun instagram @jakartainformasi itu viral di media sosial.

"Kejadiannya di Pulo Jahe, di RW 14. Dua pengamen yang terekam di video itu tinggal di sebuah kontrakan di sana," kata Salahuddin saat dikonfirmasi di Jakarta Timur, Senin (3/8/2020).

Namun, saat jajaran Kecamatan Cakung menyambangi kontarakan kedua pengamen tersebut, keduanya telah angkat kaki dari kontrakan.

Nafsu Gagal Tersalurkan di Kamar Mandi, Pria Ini Ajak Keponakannya ke Kebun Karet, Lihat Endingnya!

Berdasarkan keterangan ketua RW setempat, saat video itu viral kedua pengamen masih berada di kontrakan.

"Mungkin karena mereka tahu videonya viral jadi mereka pergi. Di kontrakan itu hanya mereka berdua, jadi bukan tempat penampungan bos topeng monyet," ujarnya.

Lebih lanjut, Salahuddin menuturkan, selama ini tidak ada warga yang melapor terkait keberadaan dua orang pengamen topeng monyet di wilayahnya.

"Pak RW enggak tahu kalau topeng monyet itu dilarang, sehingga enggak ada laporan. Topeng monyet kan memang sudah lama dilarang di Jakarta," ucapnya.

Viral di Media Sosial

Walau atraksi topeng monyet masih dilarang, sejumlah pawang topeng monyet rupanya masih berkeliaran di Ibu Kota.

Aksi atraksi topeng monyet tersebut seperti yang terekam dan diunggah dalam akun instagram @jakartainformasi pada Minggu (2/8/2020).

Tidak hanya menggelar atraksi di tengah kawasan permukiman di Jalan Pulo Jahe, Jatinegara, Cakung, Jakarta Timur, sang pawang terlihat menyiksa monyet miliknya.

Dalam video, seekor monyet jenis ekor panjang terlihat ditarik paksa oleh sang pawang hingga terseret.

Seorang rekan pawang yang memegang kayu pikulan juga terlihat ikut memukul moneyt yang berlarian dan menjerit kesakitan.

Walau menjerit dan berusaha meronta, monyet malang itu justri dipukul berulang kali dan ditendang.

Monyet yang ketakutan pun terlihat terus memgangi rantai yang mengalungi lehernya.

Monyet itu pun akhirnya diseret mengikuti langkah kaki sang pawang meninggalkan lokasi atraksi.

Hal tersebut disesalkan masyarakat.

Mereka kecewa dengan perlakuan kasar sang pawang terhadap monyetnya.

Sebab bukan hanya dipekerjakan, tetapi juga sang pawang menyiksa monyet dengan cara memukul dan menendangnya.

Peristiwa itu pun viral dan kembali diunggah oleh Pendiri Animal Hope Center Christian Joshua Pale.

Dirinya mengungkapkan kekecewaan dalam postingannya tersebut.

Sopir Angkot Berlagak Bos HRD, 11 Wanita Pengangguran Tertipu, Sampai Mau Disuruh Foto Bugil

Sebab diketahuinya, atraksi topeng monyet senyatanya masih dilarang pemerintah Provinsi DKI Jakarta sejak era Gubernur DKI Jakarta Joko WIdodo hingga saat ini.

"BUKANNYA TOPENG MONYET DILARANG DI JAKARTA? INI MANUSIA DAH NUMPANG HIDUP DARI PENDERITAAN HEWAN MASIH GA PUNYA NURANI MALAH MENYIKSANYA!," tulis Christian Joshua Pale.

Terkait hal tersebut, Christian Joshua Pale meminta kepada para pecinta hewan di wilayah Jakarta Timur untuk menangkap sang pawang dan menyelamatkan monyet malang itu.

"Yang stay di area Jakarta Timur apakah bisa bantu tangkap orang ini agar monyetnya bisa diselamatkan!," jelas Christian Joshua Pale.

(*)

SUMBER: Wartakota

Sumber: Warta kota
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved