Tujuh Tahun Bangun Akademi, Dua Pebalap Jebolan VR46 Kini Bersaing dengan Valentino Rossi di MotoGP
Pada 2013, Valentino Rossi mendirikan wadah bagi para pebalap muda di Italia, kampung halamannya.
TRIBUN-MEDAN.com - Pada 2013, Valentino Rossi mendirikan wadah bagi para pebalap muda di Italia, kampung halamannya.
Wadah yang didirikan pebalap legendaris MotoGP itu adalah VR46 Riders Academy di daerah Tavuilla, Pesaro, Italia. Tujuannya, tentu tidak lain adalah menemukan dan memoles bibit unggul pebalap muda di Italia.
"Munculnya gagasan akademi VR46 adalah untuk membantu pebalap Italia mencapai level tertinggi dalam karier balapan," kata Rossi yang dikutip dari Tuttomotoriweb.
"Kami mencoba untuk memiliki pebalap cepat, tetapi juga dengan sikap yang baik. Kami mendirikan akademi ini dengan hati," imbuh pebalap yang identik dengan julukan The Doctor tersebut.
• Jika Finis 5 Besar di MotoGP Rep Ceska 2020, Rossi Tunda Masa Pensiun, Bakal Gabung Petronas SRT
Rossi tidak hanya berlaku sebagai pendiri, dia ikut turun langsung memberi wejangan dari segudang pengalamannya sebagai pebalap andal.
Malahan, menjadi mentor dari akademi yang dia bangun membuat dirinya semakin bergairah dan terus termotivasi untuk menjadi panutan yang baik.
"Saya dapat berbagi pengalaman dan berbicara tentang kehidupan, kehidupan secara umum, tentang semua masalah yang kami miliki," ucap pria yang akrab dijuluki VR46 itu.
• Loris Reggiani Heran dengan Euforia Rossi Saat Naik Podium
"Kami juga berbicara tentang passion (gairah) yang kami miliki bersama. Mereka membantu saya merasa tetap muda. Itu baik bagi saya," tutur Rossi menjelaskan.
Selama tujuh tahun VR46 Riders Academy berjalan, dua pebalap jebolannya sudah tembus ke kelas MotoGP. Mereka yaitu Franco Morbidelli dan Francesco Bagnaia.
Nama pertama bergabung dengan tim Petronas Yamaha SRT. Morbidelli juga rencananya satu tim dengan Valentino Rossi musim depan andai The Doctor mau resmi bergabung ke Petronas.
• MotoGP - Jadwal MotoGP Ceko 2020 di Sirkuit Brno, Kekhawatiran Dominasi Valentino Rossi dan Yamaha
Sementara itu, Francesco Bagnaia bergabung dengan tim satelit Pramac Racing milik Ducati. Sebelum berada di kelas MotoGP, keduanya sukses di level Moto 2.
Morbidelli menjuarai Moto2 2017, sedangkan Bagnaia berhasil menyusul pada 2018. Selain akademi, Rossi juga memiliki tim yang tengah bersaing di kelas Moto2 dan Moto3, yakni Sky Racing Team VR46.
Di kelas Moto2, tim milik Valentino Rossi itu dihuni dua pebalap jebolan akademi VR46, yakni Luca Marini dan Marco Bezzecchi.
Begitu juga di kelas Moto3, tim Sky Racing Team VR46 memiliki pebalap muda berbakat didikan Rossi, yaitu Calestino Vietti Ramus dan Andrea Migno.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "2 Pebalap Jebolan Akademi VR46 Bersaing dengan Rossi di MotoGP"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/valentino-rossi-academy.jpg)