Seminggu Lakukan Uji Coba, UINSU Siap Gelar Ujian Masuk Berbasis Daring Agustus Mendatang

SSE ini menjadi perdana dilaksanakan ujian masuk secara daring. Maka, seluruh PTKIN melaksanakan uji coba untuk mensosialisasikan sistem SSE ini.

TRIBUN MEDAN/HO
DOKUMENTASI panitia saat melakukan uji coba dalam pelaksanaan SSE UMPTKIN. 

TRI BUN-MEDAN.com, MEDANUniversitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) telah melakukan uji coba atau simulasi Sistem Seleksi Elektronik (SSE) Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UMPTKIN) melalui daring.

Uji coba telah dilaksanakan mulai dari tanggal 23 hingga 27 Juli, dan akan dilanjutkan uji coba kembali pada tanggal 28 hingga 29 Juli 2020.

Kahumas UINSU, Yuni Salma mengungkapkan, SSE-UMPTKIN ini akan dilaksanakan secara serentak pada tanggal 3,4,5, dan 6 Agustus 2020.

SSE ini menjadi perdana dilaksanakan ujian masuk secara daring. Maka, seluruh PTKIN melaksanakan uji coba untuk mensosialisasikan sistem SSE ini.

"Untuk memudahkan adik-adik kita pada tanggal 3,4,5, dan 6 Agustus kemudian 7 dan 8 sebagai jadwal cadangan, maka panitia nasional membuat sebuah format uji coba atau simulasi yaitu yang mulai kita laksanakan pada tanggal 23,24,25,26," ungkap Yuni kepada Tr ibun Medan, Senin (27/7/2020).

Yuni menjelaskan bahwa seharusnya pada Minggu 26 Juli sudah berakhir, namun karena masih ada beberapa peserta yang kurang memahami teknis pelaksanaan, maka uji coba akan dilaksanakan kembali pada 27 hingga 29 Juli mendatang.

"Jadi sebenarnya jika sesuai jadwal itu seharusnya Minggu sudah berakhir, tetapi karena pada hari pertama ada yang tidak bisa melakukan uji coba karena sistemnya belum terkoneksi.

Mahasiswa Terdampak Corona Bisa Ajukan Keringanan UKT di UINSU, Begini Syaratnya

Maka kita akan memberi kesempatan pada adik-adik kita pada hari ini untuk mengulang kembali bagaimana uji coba pelaksanaan ujian untuk dilaksanakan nanti agar adik adik mulai teredukasi dan ter orientasi dengan mekanisme ujian SSE ini," ujarnya.

Simulasi SSE ini diikuti 5497 peserta ujian yang akan melakukan ujian secara daring yang nanti akan dipantau melalui webcam.

Yuni menjelaskan bahwa pihak UINSU yang menjadi panitia lokal sudah melakukan penyusunan panitia dalam persiapan ujian SSE mendatang.

"Jadi polanya itu peserta ujian dari rumah secara online namun kita tetap melakukan SOP yang ditetapkan panitia nasional yaitu seluruh peserta wajib mengikuti ujian dengan menggunakan media komunikasi webcam.

Mantan Rektor UINSU dan UMA Ali Yakub Matondang Meninggal Dunia, Tutup Usia 72 Tahun

Hal ini agar seluruh panitia lokal khususnya UINSU kita sudah siapkan panlok untuk pengawas ujian itu udah dibentuk. Nanti panitia pengawas ujian akan melaksanakan tugas di ruang masing-masing yang telah ditentukan," terang Yuni.

Yuni mengungkapkan bahwa uji coba pertama pada tanggal 23 tidak berjalan karena tidak dapat terkoneksi dengan lancar, namun mulai tanggal 24, uji coba berjalan dengan baik walau masih ada beberapa peserta yang masih belum memahami tata tertib.

"Pada tanggal 24, 25, dan 26 lancar hanya saja kendalanya dari adik-adik yang belum teredukasi dari sistem yang kita laksanakan, misalnya tentang tata tertib. Adik kita mungkin belum terlalu memahami bahwa kita ikut ujian ini dipantau dari webcam atau merasa bahwa dia lelah akhirnya ada yang duduknya santai.

Gelar Wisuda Virtual, UINSU Luncurkan Buku Wisuda Digital, Ini Bukti Mereka Sudah Wisuda

Jadi itu tidak dibenarkan. Selama mengikuti sesi ujian ini, mereka tetap dalam koridor sopan dan beretika. Harus mengikuti tata tertib," ucapnya.

Kedepannya hingga uji ini selesai pada 29 Juli mendatang, Yuni yakin para peserta siap untuk melaksanakan ujian resmi SSE UMPTKIN pada 3, 4, 5, dan 6 Agustus mendatang.

"Kalau saya yakin adik-adik simulasi sudah diberi pengarahan oleh panitia, Insha Allah kita yakin adik-adik kedepan pasti lebih memahami dan siap," pungkas Yuni.(cr13/tri bun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved