Breaking News

BEREDAR Kabar Fahri Hamzah Gantikan Moeldoko,Jawaban Fahri Setelah Bertemu Presiden Jokowi di Istana

Fahri Hamzah sebelumnya menuai kritik atas kunjungannya menghadap ke presiden Joko Widodo.

Editor: Salomo Tarigan
T r i b u n news.com/Wahyu Aji
Fahri Hamzah 

Apalagi, saat ini bangsa Indonesia tengah dihadapkan pada situasi krisis, baik ekonomi maupun kesehatan karena pandemi Covid-19.

"Silaturahmi seperti ini harus kita lakukan sebagai kewajiban moral terutama di saat kita menghadapi krisis besar seperti yang kita alami."

 Djarot Jagokan Bobby Nasution, Sebut Pembangunan Medan Tak Sesuai Harapan PDI Perjuangan

"Pandemi telah berkembang menjadi krisis ekonomi, mudah-mudahan Insyaaallah tak berkembang jadi krisis sosial dan politik."

"Kita perlu berdiri bersama sebagai satu bangsa dengan visi bersama dan melakukan collective action juga secara bersama," papar Anis.

 Anggota Geng Motor Tewas di Tangan Anto Dower, Datangi Polsek Percut Seituan Mengaku Korban

Tanggapi kalung anti corona

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengklaim kalung kayu putih produk Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) mampu membasmi Virus Corona.

Merespons hal itu, mantan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah meminta Kementan diberikan kesempatan melakukan riset dan inovasi dalam penanganan Covid-19.

Menurutnya, temuan tersebut tidak boleh menjadi bahan ejekan, lantaran bisa saja vaksin ditemukan di Indonesia yang memilki jutaan tanaman herbal.

 Ramai Dikabarkan Putus, Jessica Iskandar Pamer Foto Richard Kyle di Perayaan Ultah El Barack

Hal itu ia sampaikannya dalam live IG Viva bertajuk 'Indonesia di Mata Fahri Hamzah', Senin (6/7/2020).

"Kan gini, di rumah saya itu ada tanaman yang ditakuti oleh nyamuk."

"Katakanlah virus itu adalah semacam nyamuk dalam bentuk yang tidak tampak, lebih kecil, mungkin dia (Virus Corona) ada rasa takut dengan bau-bau tertentu."

"Ya mungkin saja, tapi jangan mencemooh, biar saja dia buktikan," kata Fahri Hamzah.

"Jangan-jangan obat ini memang nanti akan ditemukan di Indonesia yang kaya raya, lautnya kaya, hutannya kaya, herbalnya kaya, memang jangan-jangan ketemunya di kita."

"Biarkan, jangan mencemooh," imbuhnya.

Wakil Ketua Umum Partai Gelora Indonesia ini menyarankan agar lembaga riset melakukan penelitian lebih lanjut terkait kalung eucalyptus itu.

Sumber: Kompas.com
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved