Manfaatkan Pandemi, China Bakal Raih Uang dari Covid-19, Vaksin dari Pabrik Ningbo Dijual Mei 2021

Perusahaan tersebut dijalankan oleh grup vaksin AIM yang berbasis di Beijing.

Ningbofabu/wechat/dailymail.
Denah pabrik Vaksin Virus Corona yang tengah dibangun di Ningbo, China, senilai Rp 1,132 triliun diharapkan bisa berproduksi tahun depan. 

TRI BUN-MEDAN.com -  Ternyata China memanfaatkan pandemi Corona atau Covid-19 sebagai ladang bisnis.

Teranyar, negara komunis yang dipimpin Xi Jinping ini menginvestasikan sebuah proyek senilai 62 juta poundsterling atau setara Rp 1,132 triliun (kurs Rp 18.268/poundsterling).

Uang atau investasi sebesar itu digunakan untuk membangun pabrik vaksin coronavirus yang dapat memulai produksi massal pada Maret 2021.

Jika proyek itu jadi dan bisa segera berproduksi, maka China bisa jadi akan memperoleh fulus atau keungungan secara ekonomi mengingat sampai sejauh ini belum ada satu pun negara yang memproduksi vaksin Virus Corona secara massal.

Dikenal Gadis yang Lucu, Ternyata Hana Hanifah Ketagihan Main Prostitusi, Kini Menangis Minta Maaf

Akhyar Nasution Sambangi DPW PKS, Begini Respons PDIP Sumut

Seperti diketahui, wabah Virus Corona pertama kali muncul dan berasal dari Wuhan China.

China menyebut virus itu berasal dari pasar hewan atau pasar tradisional.

Tetapi dunia internasional yakin bahwa virus itu berasal dari laboratorium virus di Wuhan.

Virus yang berasal dari China itu telah menyebar ke seluruh dunia dan jumlah kasus Virus Corona di dunia terus meningkat.

Berdasarkan data Worldometers, sampai Selasa (14/7/2020) siang ini, sebanyak 13.240.434 orang positif Virus Corona.

Sebanyak 575.601 orang pasien Covid-19 dinyatakan meninggal dunia.

Kasus Virus Corona di Indonesia menempati urutan ke-26 dengan 76.981 kasus dan pasien meninggal dunia tercatat sebanyak 3.656 orang.

Pabrik Vaksin Virus Corona di China

Dailymail.co.uk memberitakan, pembangunan basis manufaktur khusus untuk vaksin coronavirus telah dimulai di China timur.

Pabrik itu, dengan investasi 550 juta yuan (62 juta pound), akan memulai suntikan anti-coronavirus produksi massal pada awal Maret 2021, menurut pejabat setempat.

Pejabat pengontrol penyakit China mengklaim bahwa vaksin Covid-19 pertama bisa siap di negara ini pada musim gugur ini.

Sumber: Warta kota
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved