Dokter Reisa Broto Asmoro Luapkan Amarah Saat Bagikan Kabar Duka: Terlalu Banyak Tenaga Medis Gugur
Sudah hampir 5 bulan kita bergelut melawan virus corona di Indonesia. Jumlah pasien positif Covid-19 masih terus bertambah.
Seolah meluapkan kemarahannya, ia pun mengungkapkan apa yang ada dalam pikirannya.
Mempertanyakan hingga kapan korban akan terus berjatuhan.
Ungkapannya ini pun seolah menunjukkan sindiran pada orang-orang yang tak peduli dan masih berlaku seenaknya tanpa mentaati aturan dan protokol kesehatan.
Terlalu banyak.
Sudah terlalu banyak
Tenaga medis yang gugur
Teman
Sahabat
Sejawat
Senior
Guru
Inspirator
Pejuang
Edukator
Relawan
Kalau begini, masih mau bertanya siapa yg diuntungkan? Siapa yg dirugikan? Siapa yg korban? Siapa?" ungkap dr. Reisa Broto Asmoro.

Ibu dua anak ini pun menegaskan kembali bahwa semua manusia sama, dan kini kita sedang menghadapi musuh yang sama.
"Kita semua sama. Kalau kita semua manusia. Saat ini kita semua musuhnya satu," tambahnya.
Seperti diketahui, kini banyak masyarakat yang mulai seenaknya dan kembali berkerumun serta berkumpul keluar rumah.
Ia pun kembali menegaskan soal kapan pandemi ini bisa berakhir jika tak ada yang peduli.
"Kalau belum mengerti juga, masih mau bertanya kapan ini akan berakhir? Sampai kita semua bersatu Menghadapi musuh yg sama," pungkasnya.
Artikel ini sudah tayang di Grid.ID dengan judul Sebulan Jadi Jubir Tim Covid-19, Dokter Reisa Broto Asmoro Mendadak Bagikan Kabar Duka dan Luapkan Amarah: 'Terlalu Banyak! Masih Mau Bertanya Kapan Ini Berakhir?'
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/reisa-broto-asmoro_20180209_115457.jpg)