Longsor di Jalinsum Siantar Parapat

BREAKING NEWS : Longsor di Parapat, Material Timbun Badan Jalan hingga Lalulintas Lumpuh Total

Hujan deras sejak Sore yang melanda sekitaran Danau Toba mengakibatkan longsor di Desa Sualan, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon Kabupaten Simalungun,

Penulis: Arjuna Bakkara | Editor: AbdiTumanggor
TRIBUN-MEDAN.COM/ARJUNA BAKKARA
Hujan deras sejak sore hingga malam yang melanda sekitaran Danau Toba mengakibatkan longsor l di Desa Sualan, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon Kabupaten Simalungun, Sabtu (11/7/2020) malam. 

Longsor di Parapat, Material Timbun Jalan Hingga Jalinsum Lumpuh Total

TRIBUN-MEDAN.COM, PARAPAT - Hujan deras sejak sore yang melanda sekitaran Danau Toba mengakibatkan longsor di Desa Sualan, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon Kabupaten Simalungun, Sabtu (11/7/2020) malam.

Remember Manik, Ketua Argema Danau Toba warga Parapat megatakan longsor membuat jalan lintas sumatera lumpuh total.

"Jalinsum lumpuh total hingga terjadi kemacetan yang cukup panjang,"kata Remember.

Longsor tersebut tepatnya di Desa Sualan sekitar 3 Km jaraknya dari Kantor Poksek Parapat.

Peristiwa itu mulai terjadi sejak pukul 20.00 WIB.

HUJAN deras sejak yang melanda sekitaran Danau Toba mengakibatkan longsor di Desa Sualan, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon Kabupaten Simalungun, Sabtu (11/7/2020) malam.
HUJAN deras sejak yang melanda sekitaran Danau Toba mengakibatkan longsor di Desa Sualan, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon Kabupaten Simalungun, Sabtu (11/7/2020) malam. (TRIBUN MEDAN/HO)

Sejumlah kendaraan yang terjebak macet terpaksa diminta putar balik menuju jalan alternatif.

Longsor tersebut berasal dari Bukit di atas perkampungan Sualan.

Material tanah dan bebatuan memenuhi jalan persis di samping Gereja HKBP Sualan.

Sejumlah petugas masih sibuk mengurai lalu lintas yang macet.

Kapolsek Parapat, AKP Irsol dikonfirmasi Tribun Medan menyampaikan hingga Pukul 21.00 WIB Jalan Lintas Siantar-Parapat belum bisa dilalui.

Dianjurkan agar kendaraan yang datang dari Balige menggunakan jalur alternatif Sitahoan-Palang.

Sebaliknya, kendaraan yang datang dari Siantar menuju Balige agar menggunakan jalur alternatif Palang-Sitahoan.

"Tetap extra hati-hati, cuaca buruk,"anjur Irsol.

Menindaklanjuti peristiwa ini, Camat Parapat Eva Tambunan dikonfirmasi Tribun Medan mengaku telah berkoordinasi dengan PU dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Pemkab Simalungun.

"Sudah kordinasi dengan PU dan BPBD, "ujar Eva.

Hingga saat ini, belum bisa diketahui kerusakan serta apakah ada korban jiwa yang terdampak dalam peristiwa ini.

Desa Sualan yang diterjang longsor tersebut termasuk pemukiman warga.

(Jun/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved