11 Nama di Kabinet Eddy Berutu - Jimmy Sihombing yang Baru Dilantik hingga Picu. . . .
Bupati Dairi Eddy KA Berutu Lantik 11 Pejabat Pimpinan Tinggi Eselon II yang Picu Kemarahan Wakil Bupati Jimmy Sihombing.
"Bupati Dairi Eddy KA Berutu Lantik 11 Pejabat Pimpinan Tinggi Eselon II yang Picu Kemarahan Wakil Bupati Jimmy Sihombing."
TRIBUN-MEDAN.Com - Bupati Dairi, Dr Eddy Keleng Ate Berutu melantik 11 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Dairi, yang digelar di Gedung Balai Budaya, Selasa (07/07/2020) sore.
Pelantikan ini dilakukan berdasarkan Keputusan Bupati Dairi Nomor 359/821.15/VII/2020 tentang Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Dairi.
Bupati Dairi Eddy KA Berutu melantik pejabat Eselon II Kabupaten Dairi, Selasa (7/7/2020). (TRIBUN-MEDAN.COM/HO)
Adapun 11 Pejabat PTP atau Eselon II yang dilantik yakni:
1. Drs. Jonni Walin Purba sebagai Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Dairi,
2. dr. Ruspal L R Parluhutan Simarmata sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Dairi,
3. Anggara Ramces Sinurat, ST sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Dairi,
4. Drs. Parulian Sihombing sebagai Kepala Dinas Sosial Kabupaten Dairi,
5. Rotua Panjaitan, SKM., M.KES sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, PengendalianPenduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Dairi,
6. Drs. Junihardi David Ricardo Siregar sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Dairi,
7. Mahadi kudadiri, SH. sebagai Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Dairi.
8. Oloan Hasugian, ST sebagai Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Dairi,
9. Ir. Efendi Berutu Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Dairi,
10. Ir. Hotmaida Dina Uli Butarbutar sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan dan Penelitian Daerah Kabupaten Dairi,
11. Dekman Sitopu, SE sebagai Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Dairi.
Pelantikan ini dilaksanakan berdasarkan atas pemberlakuan Perda No 4 tahun 2019 tentang Perubahan atas Perda No 7 tahun 2016 tentang Pembentukan Perangkat Daerah Kabupaten Dairi, di mana pelantikan pada tanggal 31 Desember 2019 yang lalu masih tersisa jabatan yang lowong sebanyak 14 jabatan yang selama ini dijabat oleh Pelaksana Tugas (Plt).
Dalam kata sambutannya, Bupati Dairi Dr Eddy Keleng Ate Berutu menyampaikan ucapan selamat kepada 11 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama.
"Hari ini kita baru melantik sebanyak 11 Pejabat Pimpinan tinggi Pratama (JPT). Untuk 3 JPT lagi masih menunggu persetujuan dari Kementerian untuk Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil dan Inspektur. Sementara untuk Sekretaris DPRD harus menunggu rekomendasi dari pimpinan DPRD dan untuk pelantikannya akan dilaksanakan dalam waktu dekat," ujar Bupati Eddy Berutu.
"Pelantikan ini merupakan tuntutan kebutuhan organisasi yang segera harus dilaksanakan dalam rangka mewujudkan Visi Misi, Mewujudkan Dairi Unggul yang Mensejahterakan Rakyat dalam Harmoni Keberagaman,"lanjutnya.
Kepada pejabat yang baru dilantik, Eddy Berutu mengatakan, memberikan keleluasaan untuk berinovasi dan bergerak cepat sesuai regulasi mengelola dan memacu kinerja OPD yang dipimpin, termasuk untuk kebijakan strategis dan taktis agar berhasil dalam pencapaian tujuan sasaran organisasi.
Bupati Dairi Eddy KA Berutu melantik pejabat Eselon II Kabupaten Dairi, Selasa (7/7/2020) sore. (TRIBUN-MEDAN.COM/HO)
Tegaskan tak ada upeti
Ia juga menegaskan, bahwa jabatan yang diemban itu adalah amanah dan ada konsekuen dipertanggungjawaban baik kepada Tuhan yang Maha Esa, Kepada Masyarakat, termasuk kepada Bupati sebagai pimpinan pengambil kebijakan, terlebih jabatan yang didapat tanpa ada nominal harga yang harus dibayar.
"Pelantikan ini bukan akhir dari segalanya namun awal dari dimulainya perubahan karena dalam setahun ini akan dievaluasi kinerja oleh instansi terkait, apakah saudara layak dan bisa memberikan hasil kerja nyata untuk perubahan menuju Dairi Unggul karena saudara-saudara yang mendapatkan jabatan ini tidak ada mahar ataupun upeti yang harus dibayar atau nol rupiah," ujar Bupati Dairi.
Bupati juga berpesan kepada semua para pejabat yang baru dilantik agar bisa bekerja dengan ikhlas, tulus, dan siap melayani khususnya masyarakat Dairi.
Menurutnya, saat ini pekerjaan berat telah menanti para pejabat yang baru dilantik, dimana selain harus mewujudkan visi misi menuju Dairi Unggul, di waktu yang sama juga dihadapkan dengan pandemi Covid-19 yang belum tau kapan akan berakhir.
"Saya yakin jika apa yang kita lakukan dimulai dengan niat tulus dan ikhlas maka kita tidak akan terbebani seberat apapun pekerjaan yang akan kita hadapi," ujarnya.
Viral Video Wakil Bupati Masuk ke Acara Pelantikan Eselon II
Sebelumnya, Wakil Bupati Dairi, Jimmy Sihombing melabrak Bupati Eddy Berutu pada acara pelantikan pejabat eselon II di Balai Budaya Pemkab Dairi, Sidikalang, Selasa (7/7/2020) sekitar pukul 17.00 WIB.
Jimmy datang dan langsung naik ke panggung saat Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Dairi tengah membacakan nama-nama pejabat yang dilantik.
"Acara apa ini? Kepala BKPSDM mana? Hasil pengumuman tiga besar ini ada diteruskan enggak ke saya? Mana?," ujar Jimmy berang.
Jimmy datang bersama beberapa staf/pegawai ruangannya.
Namun, ketika melangkah menuju podium, ia melangkah sendirian tanpa dihambat.
"Tolonglah Pak Bupati, koordinasi yang baiklah kita. Kalau seperti ini, apa yang mau kita bikin? Di dalam internal aja enggak ada harmoni. Saya ini juga dipilih oleh rakyat. Bupati dan Wakil Bupati sama-sama dipilih oleh masyarakat. Bagaimana mau mewujudkan visi dan misi, kalau koordinasi aja kita enggak bagus," ujar Jimmy lagi.
• Pengantin Pria Tak Datang padahal Biaya Katering Sudah Dibayar, Si Wanita Melapor ke Polisi
• MENGEJUTKAN, Kasus Baru Covid-19 di Batubara Melampaui Kota Medan, Ini Daftar Selengkapnya
• PENGAKUAN Sarpan soal Wajah Lebam Usai Diperiksa Polisi, Kapolsek Percutseituan Bantah Penyiksaan
Pada intinya, Jimmy meluapkan kekesalannya lantaran tak terlibat sedikitpun dalam tahapan seleksi jabatan pimpinan tinggi pratama eselon II di lingkungan Pemkab Dairi, yang meliputi Kepala-kepala Dinas/Badan, Sekretaris DPRD, dan Inspektur.
Ia merasa dilecehkan dan dianggap enteng. Padahal, ia adalah Wakil Bupati Dairi.
Pantauan Tribun Medan, selama Jimmy berbicara, suasana gedung hening.
Bupati Dairi, Eddy Berutu, hanya diam bersandar di kursinya sambil terus mengamati wakilnya yang sedang bicara.
"Ini sudah diumumkan hasil lelang jabatan eselon II, masa enggak ada tembusannya sama sekali sama saya. Saya sebagai Wakil Bupati wajib tahu enggak? Jangan begitulah kita," ucap Jimmy.
Tak sampai lima menit berbicara, Jimmy meninggalkan panggung dan mempersilakan Sekda untuk melanjutkan acara.
Jimmy sempat diajak oleh Ketua DPRD Dairi, Sabam Sibarani, untuk duduk di sebelahnya. Namun, Jimmy menolak.
"Pak Wakil, mari sini duduk pak," ucap Sabam.
"Oh, enggak usah pak," balas Jimmy sembari berlalu keluar gedung.
• KABAR DUKA Bus Pembawa Siswa Ujian Masuk Universitas Terjun ke Danau, 21 Orang Tewas, Ini Videonya
• Vicky Prasetyo Resmi Ditahan atas Kasus Pencemaran Nama Baik Angel Lelga: Beb, Titip Anak-anak
Saat ditemui wartawan di luar gedung, Jimmy mengaku tidak tahu para pejabat yang hendak dilantik Bupati Eddy Berutu sore itu.
Dirinya bahkan tidak menerima tembusan surat tentang hasil lelang jabatan eselon II.
"Bupati dan Wakil Bupati kan sama-sama dipilih oleh masyarakat. Saya tidak dipilih ketika Bupati menang (pilkada-red), tetapi kita sama-sama dipilih masyarakat. Legitimasinya sama. Kita harapkan koordinasi itu antara Bupati dan Wakil Bupati bagus, agar pemerintahan ini bisa berjalan kondusif. Kalau sudah seperti ini, dalam hal pelantikan, penentuan pejabat eselon, bahkan perihal tembusan berkas aja tidak diberikan, bagaimana kita melakukan tupoksi saya sebagai Pengawasan dan Pembinaan," kata Jimmy.
Ia mengatakan, hubungannya dengan Bupati Eddy Berutu sudah kurang harmonis sejak pelantikan eselon III dan IV, akhir tahun 2019 lalu.
"Saya tunggu. Saya sudah sabar sekali, sejak pelantikan eselon III dan IV yang pertama dan kedua, sampai saat ini," kata Jimmy.
Ia mengatakan, tidak apa-apa pelantikan dilanjutkan. Meski begitu, ia menegaskan berhak diajak koordinasi soal seleksi jabatan eselon II ini.
• TUMBEN! Mantu Jokowi Sekaligus Bakal Calon Wali Kota Medan Pamer Kemesraan, Sebut Kahiyang Romantis
Koordinasi itu, sambung Jimmy, bukan karena mengharapkan sesuatu.
"Saya enggak minta bahwa saya harus menentukan orangnya, tetapi setidaknya diberitahukanlah sama saya. Masa sampai pelantikan dilaksanakan, tidak saya terima sama sekali berkasnya siapa yang mau dilantik. Kan lucu," ucap Jimmy.
"Kita ngomong harmoni keberagaman-harmoni keberagaman, tetapi di dalam internal kita aja kita tidak bisa berkoordinasi untuk mewujudkan harmoni itu, sayang sekali. Karena ujung-ujungnya tetap masyarakat yang dirugikan," kata Jimmy mengakhiri.
Sebagai informasi, visi pemerintahan Eddy-Jimmy adalah Dairi Unggul yang Menyejahterakan Masyarakat dalam Harmoni Keberagaman.
TONTON VIDEONYA
(cr16/tri bun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/pelantikan-pejabat-eselon-ii-kabupaten-dairi.jpg)