Sosok Amelia Hapsari, Juri Piala Oscar Pertama yang Berasal dari Indonesia
Dalam daftar itu, Amelia disebutkan sebagai sutradara dan produser film Jagoan ala Ahok (2012) dan Rising from Silence (2016).
Selanjutnya, Amelia juga membuat program IF/Then yang bermitra dengan Tribeca Film Institute.
Proyek dokumenter
IF/Then merupakan sebuah program yang mendukung proyek-proyek dokumenter Asia Tenggara yang paling menjanjikan dengan hibah dan distribusi di seluruh dunia.
Program tersebut telah menghasilkan beberapa film, yaitu, Diary of Cattle, How Far I'll Go, Bullet-Laced Dreams, dan The Songbirds of Aceh.
Tak hanya dua program itu, Amelia juga menginisiasi program Good Pitch yang menghubungkan proyek-proyek dokumenter tentang keadilan sosial.
Wanita kelahiran Semarang tersebut juga menginisiasi program Dare to Dream Asia dan Disappearing Sounds.
Banyak karya yang telah dihasilkan oleh Amelia, di antaranya adalah Jadi Jagoan ala Ahok (2012), Akar (2013), dan Rising from Silence (2016).
Film Rising from Silence bahkan meraih Piala Citra sebagai film dokumenter pendek terbaik pada 2018.
Infografik: Daftar Pemenang Oscar 2020
Dibalik Layar
Peran Amelia sebenarnya lebih banyak di balik layar.
Dia menjabat sebagai direktur program di In-Docs, organisasi nirlaba yang bertujuan memperkenalkan film-film dokumenter dari Asia Tenggara ke dunia internasional.
Pada 2017 dan 2018, In-Docs bekerja sama dengan Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Bekraf) untuk mengadakan forum dokumenter internasional Docs by The Sea.
Dalam forum tersebut, mereka memilih 30 proyek dokumenter dari Asia Tenggara yang kemudian dipresentasikan kepada para pengambil kebijakan di industri dokumenter internasional, termasuk penyelenggara festival-festival film tenama seperti Sundance dan Tribeca.
Dari situlah Amelia mulai dipandang sebagai kurator film-film dokumenter berkualitas dari Asia Tenggara.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/amelia-hapsari.jpg)