Update Covid19 Sumut 24 Juni 2020

Angka Laju Penyebaran Covid-19 Sumut Kini Peringkat 3 Nasional, Naik Lagi Jadi 1.36

Angka Reproduksi Efektif (Rt) sebagai pengukur laju penyebaran dan penularan Covid-19 di Provinsi Sumatera Utara kembali meningkat.

Penulis: Chandra Simarmata | Editor: Juang Naibaho
TRIBUN MEDAN
Petugas menunjukkan sampel saat tes diagnostik cepat COVID-19 (Rapid Test) secara 'drive thru' di halaman Rumah Sakit USU, Medan, Sumatera Utara, Selasa (9/6/2020). Tes diagnostik cepat secara gratis yang digelar pihak Rumah Sakit Universitas Sumatera Utara (USU) tersebut sebagai upaya untuk mencegah penyebaran COVID-19.TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Chandra Simarmata

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Angka Reproduksi Efektif (Rt) sebagai pengukur laju penyebaran dan penularan Covid-19 di Provinsi Sumatera Utara kembali meningkat.

Berdasarkan pantauan dari situs Bonza Teknologi yang menyajikan update laju penyebaran virus corona, Rabu (24/6/2020) sore, tercatat saat ini kalkulasi Reproduksi Efektif (RT) covid-19 di Sumut berada pada angka 1.36.

Angka ini menempatkan Provinsi Sumatera Utara pada urutan tiga besar secara nasional dari 34 Provinsi se-Indonesia di bawah Riau (1,68) dan Maluku Utara (1.41).

Padahal seminggu sebelumnya, angka Reproduksi Efektif penyebaran covid-19 sempat menurun jadi 1.1.

Pakar Epidemiologi Universitas Sumatera Utara (USU), dr Putri C Eyanoer, MS Epi PhD sebelumnya menjelaskan bahwa perhitungan reproduksi efektif (Rt) yang melacak penyebaran virus Corona akan dipengaruhi oleh intervensi-intervensi yang diberikan untuk menekan peningkatan kasus covid.

Secara sederhana jika Rt di atas 1.0, setiap infeksi akan menyebabkan lebih dari satu infeksi lain.

Sebaliknya jika Rt di bawah 1.0, setiap infeksi akan menyebabkan kurang dari satu infeksi terhadap yang lainnya, hingga virus akan berhenti menyebar.

"R0 dan Rt itu untuk menghitung cepatnya penularan atau transmisi virus. Jadi kalau di katakan Rt nya <1 maka virusnya tidak agresif menularkan tetapi kalau Rt >1 maka virusnya masih mampu menularkan. Misal Rt = 2.5 artinya dari 1 penderita covid positif mampu menularkan kepada 2.5 orang," ujarnya.

KISAH Bidan Rosmauli Mengabdi 24 Tahun di Tapsel, Dimusuhi Dukun Beranak, Dibayar dengan Hasil Panen

Dia juga mengatakan, naik turunnya angka Rt sangat ditentukan oleh perhitungan sejumlah indikator kasus covid di antaranya berdasar perkembangan data jumlah korban meninggal, pasien masuk rumah sakit, serta angka terkonfirmasi positif terjangkit.

Selain itu, adanya intervensi yang dilakukan oleh tiap daerah juga akan mempengaruhi laju penularan covid.

"Jadi kalau selama ini kita anggap sudah melakukan intervensi seperti penggunaan masker, social distancing dan segala macam upaya pemerintah maka biasanya ditampilkan angka RT-nya," terangnya.

Update Covid-19 Sumut

Pasien positif Covid-19 di Sumatera Utara bertambah 55 orang dalam kurun 24 jam terakhir.

Mayor Kes dr Whiko Irwan menerangkan, hingga Rabu (24/6/2020) pukul 16.00 WIB tercatat total kasus positif sebanyaik 1.287.

"Update data COVID-19 di Provinsi Sumatera Utara hingga 24 Juni 2020, penderita positif metode PCR kembali melonjak bertambah 55 kasus baru. Dengan total 1287 orang," tuturnya saat dikonfirmasi Tribun.

Sementara, pasien aktif Covid-19 yang saat ini tengah dirawat di rumah sakit di wilayah Sumatera Utara berjumlah 934 orang.

Whiko menegaskan pasien positif yang meninggal dunia bertambah 3 orang sebanyak total 80 orang.

Sementara untuk pasien sembuh dari Covid19 juga mengalami penambahan signifikan sebanyak 8 pasien.

"Pasien meninggal dunia akibat positif virus corona bertambah menjadi di 80 orang. Sementara pasien sembuh bertambah 8 orang menjadi di angka 273 orang," terangnya.

Untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) mengalami penurunan sebanyak 3 orang pasien.

"Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berjumlah 199 Orang dan Orang Dalam Pemantauan (ODP) berjumlah 866 orang," ungkap Whiko.

Ia menyebutkan penyebab dari melonjaknya angka ini disebabkan masifnya pemeriksaan yang dilakukan pihaknya.

"Kita dapatkan beberapa kali melonjaknya angka kasus positif Covid19 di Sumatera Utara yang ada saat ini. Hal ini salah satunya karena masifnya pemeriksaan swab PCR dan rapid test yang dilakukan Gugus Tugas di Sumatera Utara. Yang dilakukan baik di rumah maupun di lokasi lainnya," tuturnya.

Whiko membeberkan masifnya pemeriksaan ini sebagai cara menuju tatanan hidup baru (new normal life) yang akan direalisasikan di seluruh kabupaten/kota di Sumut.

"Hal ini sebagai salah satu syarat formal yang akan dipenuhi yang di antaranya transmisi Covid-19 dan kemampuan sistem kesehatan dalam mengidentifikasi dan mengisolasi para penderita Covid-19. Pemerintahan provinsi Sumatera Utara ekstra hati-hati menetapkan kebijakan new normal setelah mendapatkan masukan dari para pakar dan akademisi," ungkapnya.

Kisah Tragis Junko Furata, Gadis Cantik yang Disiksa Secara Brutal Karena Tolak Cinta Antek Yakuza

Whiko mengatakan saat ini selain 11 wilayah berstatus zona merah, 16 kabupaten/kota di Sumut kini masuk kategori zona kuning.

Sedangkan 6 kabupaten/kota lainnya berstatus zona hijau di mana belum terdapat kasus positif covid-19.

Berikut 11 kabupaten/kota berstatus zona merah yang diambil dari data GTPP Covid-19 Sumut hari Rabu (24/6/2020):

1. Kota Medan: Positif PCR:832, PDP: 123, Sembuh:180, Meninggal:48

2. Kabupaten Deliserdang: Positif PCR:162, PDP: 25, Sembuh:41, Meninggal:13

3. Kota Pematangsiantar: Positif PCR:54, PDP: 11, Sembuh:14, Meninggal:3

4. Simalungun: Positif PCR:67, PDP: 25, Sembuh:15, Meninggal:2

5. Kabupaten Serdangbedagai: Positif PCR:17, PDP: 2, Sembuh:4, Meninggal:1

6. Kabupaten Asahan: Positif PCR:14, PDP: 1, Sembuh:2, Meninggal:2

7. Kabupaten Karo: Positif PCR:20, PDP: 2, Sembuh:2, Meninggal:0

8. Kabupaten Langkat: Positif PCR:9, PDP: 1, Sembuh:2, Meninggal:2

9. Kota Binjai: Positif PCR:21, PDP: 2, Sembuh:1, Meninggal:2

10. Kabupaten Taput: Positif PCR:6, PDP: 1, Sembuh:4, Meninggal:0

11. Kota Tebingtinggi: Positif PCR:6, PDP: 0, Sembuh:1, Meninggal:0

(Can/Tri bun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved