Viral Medsos

VIDEO Detik-detik Irjen Pol Nana Sudjana Berikan Hormat kepada Bang Dedi Penyandang Disabilitas

Bang Dedi lantas dengan sigap membalas hormat sang jenderal. Berikut kisah selengkapnya dan tonton videonya di sini

Tayang:
Editor: AbdiTumanggor
Tangkapan Layar Video
Bang Dedi sukarelawan pengatur lalu lintas penyandang disabilitas mendapatkan penghormatan dan penghargaan dari Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana 

Bermodalkan peluit ia mulai membantu polisi mengatur lalu lintas di jalan raya.

Selain cacat fisik, rupanya Dedi juga mengalami kesulitan berbicara dari lahir.

Bekerja di jalan bukan tempat yang cocok dengan segala keterbatasannya. Tapi Dedi tidak punya pilihan selain terus mencari uang untuk keluarga di rumah. Lagi pula menjadi polisi adalah cita–citanya sejak kecil.

“Misalnya kalau orangnya sempurna kayak orang–orang, pintar, ingin jadi polisi. Cuman dalam keadaan fisiknya kurang hanya bisa parkir saja ngatur lalu lintas sampai sekarang, “ kata Sukini .

Dedi awalnya menjadi seorang juru parkir di bilangan Larangan Utara, Kecamatan Larangan dan kemudian jadi Sukarelawan pengatur lalu lintas di Jalan Raya HOS Cokroaminoto, Kota Tangerang, hingga sekarang.

Diapresiasi Polisi Lalu Lintas

Juru Parkir yang berseragam Polisi Lalu Lintas, Ahmad Junaidi di Larangan Utara, Kota Tangerang pada Sabtu (12/11/2019).
Sukarelawan pengatur lalu lintas yang berseragam Polisi Lalu Lintas, Ahmad Junaidi di Larangan Utara, Kota Tangerang pada Sabtu (12/11/2019) lalu. (TribunJakarta/Satrio Sarwo Trengginas)

Aktivitas Dedi mengatur lalu lintas hingga mencuri perhatian pihak kepolisian.

Seorang anggita polisi lalu lintas sering melihat Dedi mengatur lalu lintas.

Suatu saat, anggota itu memberikan seragam polisi lengkap kepada Dedi.

"Ngasihnya waktu itu sedang parkir. Pakai helm berseragam lengkap, polisi itu memberikan seragam baru lengkap dan amplop kepada Dedi," terangnya.

Tak jarang, setiap polisi yang melintas mengacungkan jempol atas apa yang dilakukan Dedi.

Sejak itu, Dedi rutin diundang untuk menghadiri acara kepolisian dari tingkat Polsek sampai Polda.

"Kalau ada acara pasti Dedi dipanggil," tambah Sukini.

Bahkan, bila seragam Dedi telah lusuh, polisi rutin untuk memberikan seragam baru lengkap kepadanya.

"Setiap seragamnya udah jelek, dikasih yang baru masih di segel sama sepatunya juga dikasih dan amplop," tambahnya.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved