Update Covid19 Sumut 23 Juni 2020

Rekor Baru Sehari 117 Positif Covid-19 di Sumut, Ini Data Sebaran per Kab/Kota, Medan Tertinggi

Pasien positif Covid-19 di wilayah Sumatera Utara mengalami lonjakan tertinggi pada hari ini, Selasa (23/6/2020).

Penulis: Chandra Simarmata | Editor: Juang Naibaho
screen shoot YouTube Humas Sumut/victory/tri bun medan
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Pemprov Sumut Mayor Kes dr Whiko Irwan 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Chandra Simarmata

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Pasien positif Covid-19 di wilayah Sumatera Utara mengalami lonjakan tertinggi pada hari ini, Selasa (23/6/2020).

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Provinsi Sumatera Utara, Mayor Kes dr Whiko Irwan menginformasikan ada tambahan sebanyak 117 kasus positif baru hari ini.

Dia memaparkan Kota Medan kembali jadi penyumbang kasus positif covid baru tertinggi dalam kurun waktu 24 jam terakhir. Kedua disusul Kabupaten Deliserdang.

Berdasarkan rekapitulasi yang diumumkan, tercatat ada tambahan sebanyak 68 pasien positif dari Kota Medan.

Selain itu, sejumlah kabupaten/kota yang masuk dalam zona merah dan kuning lainnya juga mengalami peningkatan jumlah pasien covid positif.

"Penambahan covid positif hari Selasa 22 Juni berasal dari Medan sebanyak 68 orang, Deliserdang 20 orang, Pematangsiantar 1 orang, Binjai 1, Asahan 3, Tanjungbalai 1, Kabupaten Karo 1, Padangsidimpuan 1, Simalungun 2, Samosir 1, Labuhanbatu Selatan 1, serta pasien yang berasal dari Luar Sumut sebanyak 17 orang," sebutnya.

PERAMPOK Tembak Korban di Jalan Kabanjahe-Tigapanah, Warga Dengar Suara Letusan 2 Kali

Sidang Lanjutan Tagih Utang di Media Sosial, Suami Terdakwa: Fitriani Ingin Berikan Jaminan Emas

PECAH REKOR, Dalam Sehari Tembus 117 Pasien Positif Covid-19 di Sumut, Total Meninggal 77 Orang

Adapun pasien positif yang meninggal dunia bertambah 3 orang, dengan jumlah total sebanyak 77 orang.

Sementara pasien sembuh bertambah 3 orang menjadi 265 orang.

Untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) mengalami penambahan sebanyak 2 orang pasien, menjadi 202 orang, dan Orang Dalam Pemantauan (ODP) berjumlah 871 orang.

Dr Whiko menjelaskan, drastisnya peningkatan jumlah pasien positif merupakan hasil dari masifnya pemeriksaan swab PCR (Polymerase Chain Reaction) yang dilakukan di Sumut.

"Di samping itu peningkatan jumlah penderita covid positif juga masih menunjukkan penularan di lingkungan kita," imbuhnya.

Lebih lanjut kata dr Whiko, meningkatkan jumlah pemeriksaan baik melalui rapid test maupun swab test merupakan upaya- upaya untuk menemukan penderita covid positif. Langkah ini justru diperlukan sebagai penanda bagi kita untuk mengisolasi diri agar virus corona tidak menyebar ataupun menular pada orang lain khususnya orang di rumah dan sekitar yang kita cintai.

Dr Whiko kembali mengingatkan dan mengimbau agar warga lain yang belum disiplin agar juga turut menjalankan protokol kesehatan.

"Hasil pemeriksaan covid positif bukanlah merupakan aib atau akhir dari segalanya. Sebab virus Corona bisa menular pada siapa saja yang tidak melaksanakan protokol kesehatan pencegahan covid-19," ujarnya.

Ketahuan Beli Sabu Rp 50 Ribu, Oknum Polisi di Medan Dituntut Lima Tahun Penjara

Rekam Jejak Nama Nus Kei, Target Pembunuhan Kelompok John Kei, Cerita di Blowfish 10 Tahun Silam

Episentrum Baru di Medan

Sementara itu, Plt Wali Kota Medan Akhyar Nasution mengatakan ada pergeseran episentrum penularan Covid-19 di Kota Medan.

Sebelumnya episentrum berada di Kecamatan Medan Tuntungan dan Medan Selayang. Namun, kini bergeser ke Kecamatan Medan Area dan Medan Denai.

Dikatakannya, sejak Mei 2020, tingkat penularan sudah eksponensial dan penularan terjadi melalui warga yang masuk kategori orang tanpa gejala (OTG).

"Kondisi ini membuat psikologis masyarakat terganggu, terutama bagi warga yang positif terpapar Covid-19 sehingga membuat down," katanya saat menyambangi Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) Jalan Mukhtar Basri Medan, Selasa (23/6/2020).

Jemput Paksa Pasien Corona dari Rumah Sakit, 13 Orang di Makassar Dijadikan Tersangka

Setelah Tembak Pengendara Mobil Yaris, Perampok Bawa Kabur Uang 100 Juta Rupiah

Bertambah 1.051 Kasus Baru Se-Indonesia

Pemerintah menyatakan bahwa penularan virus corona masih terjadi di masyarakat hingga hari ini, Selasa (23/6/2020).

Hal ini menyebabkan jumlah pasien dan kasus Covid-19 di Indonesia terus bertambah.

Berdasarkan data yang masuk hingga Selasa pukul 12.00 WIB, ada 1.051 kasus baru Covid-19 dalam 24 jam terakhir.

Penambahan itu menyebabkan saat ini secara akumulasi ada 47.896 kasus Covid-19 di Tanah Air, terhitung sejak diumumkannya kasus pertama oleh Presiden Joko Widodo pada 2 Maret 2020.

Informasi terbaru ini disampaikan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto dalam konferensi pers dari Graha BNPB pada Selasa sore.

"Kita dapatkan kasus positif sebanyak 1.051 orang, sehingga akumulasinya jadi 47.896" ujar Yurianto.

Deretan Kasus yang Dikomandoi John Kei, Mulai Kerusuhan di Maluku hingga Kasus Ampera Berdarah

Kakek Pemulung Bawa Uang Koin Sekarung Beli Ponsel, Hadiah Ultah Cucu, Reaksi Penjual Meski Merugi

Menurut Achmad Yurianto, jumlah 1.051 kasus baru itu didapatkan setelah dilakukan pemeriksaan 17.908 spesimen.

Data yang sama juga memperlihatkan ada penambahan 506 pasien yang sembuh setelah sempat terinfeksi penyakit Covid-19. Dengan demikian, total pasien Covid-19 yang sembuh hingga saat ini ada 19.241 orang.

Akan tetapi, Yurianto menyampaikan kabar duka dengan masih adanya pasien Covid-19 yang meninggal dunia. Pada periode 22-23 Juni 2020, ada 35 pasien Covid-19 yang tutup usia.

"Sehingga totalnya menjadi 2.535 orang," ucap Achmad Yurianto.

(Can/Tri bun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved