INILAH 6 Pasukan Elite Milik TNI, 3 Itu di Kesatuan TNI Angkatan Laut: Misterius dan Jangan Remehkan
TNI yang terbagi dalam tiga matra, Angkatan Darat (AD), Angkatan Laut (AL), dan Angkatan Udara (AU) mempunyai tugas dan fungsi masing-masing
Detasemen Jala Mangkara (Denjaka), satuan antiteror di bawah komando pelaksana Korps Marinir untuk melaksanakan operasi antisabotase, antiteror aspek laut, Anti-bajak pesawat udara, perang kota/hutan/pantai/laut dan intelijen. Mereka ahli dan secepat kilat dalam memainkan senjata tempur maupun senjata tajam.
****
TRIBUN-MEDAN.COM - Memiliki spesifikasi yang mumpuni, pertahanan yang kuat, pantang diremehkan dan mampu menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah bagian dari ciri-ciri personel Tentara Nasional Indonesia (TNI).
TNI yang terbagi dalam tiga matra, Angkatan Darat (AD), Angkatan Laut (AL), dan Angkatan Udara (AU) mempunyai tugas dan fungsi masing-masing.
Sebagai garda terdepan NKRI, seorang anggota TNI memiliki keunggulan tersendiri.
Dalam setiap sub/kesatuan, mereka dilatih cara kepemimpinan dan bahkan teknik bertahan hidup.
Dari setiap satuan biasanya memiliki sebuah pasukan khusus yang memikul tugas dan punya tanggung jawab lebih berat.
Pasukan khusus pada masing-masing matra ini dibentuk untuk dihadapkan pada kondisi dan keadaan tertentu.
Berikut ulasan sejumlah pasukan elite TNI, yang dikutip dari dokumentasi Harian Kompas dan TNI:
1. Kopassus
Satuan Kopassus saat parade pasukan dan alat utama sistem pertahanan (alutsista) pada gladi bersih saat upacara Hari Ulang Tahun ke-72 TNI di Dermaga PT Indah Kiat, Cilegon, Banten, Selasa (3/10/2017) lalu. (KOMPAS.com/Kristian Erdianto)
Ini merupakan satuan komando tempur yang dimiliki oleh TNI Angkatan Darat.
Komando Pasukan Khusus memiliki kemampuan khusus gerak cepat dalam setiap medan, menembak cepat, pengintaian dan anti-teror.
Prajurit Kopassus dikenal dengan baret merahnya, sehingga mendapat sebutan Pasukan Baret Merah.
Moto yang dimiliki adalah "Berani, Benar, dan Berhasil".
Awalnya, satuan ini berasal dari Kesatuan Komando Tentara Tentara Territorium III/Siliwangi (Kesko TT) untuk menumpas Republik Maluku Selatan (RMS) di Maluku pada 16 April 1952.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/pasukan-elit-tni-al.jpg)