Viral Medsos
INILAH Pesan Dokter Cantik Reisa Broto Asmoro kepada Masyarakat dalam Aktivitas Sehari-hari
Ia adalah dr Reisa Broto Asmoro, yang kini menjadi salah satu juru bicara tim komunikasi publik Gugus Tugas Covid-19.
Wanita cantik Reisa Broto Asmoro menyarankan masyarakat tidak melepas masker secara sembarangan saat berada di kantor.
TRIBUN-MEDAN.com - Awal muncul wajah baru di tim komunikasi yang bertugas untuk memberikan update kabar seputar penanganan wabah covid-19 di Indonesia, yang tak lain adalah sosok dokter cantik yang jadi jubir Covid-19.
Ia adalah dr Reisa Broto Asmoro, yang kini menjadi salah satu juru bicara tim komunikasi publik Gugus Tugas Covid-19.
Kehadiran dr Reisa Broto Asmoro dalam Tim Gugus Tugas Covid-19 dibenarkan oleh Achmad Yurianto.
"Tadi sudah saya kenalkan sebagai Anggota Tim Komunikasi Publik Gugus Tugas Pusat," seru Achmad Yurianto, Juru bicara pemerintah untuk penanganan kasus Covid-19 dikutip TribunnewsBogor.com dari KompasTV, Senin (8/6/2020).
• Cara dr Reisa Broto Asmoro Tanggapi Warganet yang Puji Kecantikannya
Namun, belum diketahui alasan pemerintah menunjuk dr Reisa Broto Asmoro masuk dalam Tim Jubir Gugus Tugas Covid-19.
Dalam siaran kemarin, Reisa memberikan penjelasan umum terkait perkembangan covid-19.
Sedangkan Achmad Yurianto hanya mengumumkan jumlah kasus terkini terkait Covid-19 di Indonesia, baik kasus sembuh, meninggal, positif maupun jumlah tes harian.
Dikutip dari Kompas TV, Juru Bicara Pemerintah bidang kesehatan, Ahmad Yurianto mengelak memberi keterangan.
“Tolong ditanyakan ke timnya saja. Posisi saya jubir pemerintah bukan tim komunikasi publik,” kata Yuri.
Reisa Broto Asmoro (instagram@Reisabrotoasmoro)
Lalu, siapakah sebenarnya dr Reisa Broto Asmoro yang cukup menghebohkan publik ini?.
Rupanya, dokter cantik yang dikenal dengan nama dr Reisa Broto Asmoro itu merupakan mantan Puteri indonesia tahun 2010.
Gelar Puteri Indonesia Lingkungan 2010 diperoleh Reisa Broto Asmoro setelah meraih posisi juara kedua pada ajang Puteri Indonesia tersebut.
Dikutip TribunnewsBogor.com dari Wikipedia, dr Reisa Broto Asmoro lahir di Malang, 28 Desember 1985.
Wanita yang kini berusia 34 tahun itu terlahir dengan nama Reisa Kartikasari.
Nama belakangnya berubah saat ia dinikahi pewaris Kraton Solo, bernama Kanjeng Tedjodiningrat Broto Asmoro pada 2012.
Dari pernikahan tersebut, Dokter Reisa Broto Asmoro dikarunai dua anak.
Pendidikan dan Karir
Reisa adalah seorang dokter sekaligus seorang model di mana ia menempuh pendidikan kedokterannya di Universitas Pelita Harapan dan Universitas Indonesia.
Sejak masih dibangku SMA, dr Reisa mengikuti ajang pemilihan gadis sampul, masuk menjadi salah satu model di Look Models Agency.
Tak hanya itu, Reisa Broto Asmoro saat masih lajang pernah membintangi beberapa iklan di Indonesia dan Asia.
Setelah lulus dan bekerja di RS Polri Raden Said Soekanto Kramat Jati, ia banyak berkecimpung di dunia forensik.
Rupanya, dokter cantik ini pernah menjadi salah satu anggota DVI (Dissaster Victim Identification) yang terlibat dalam proses investigasi korban Sukhoi dan beberapa bom terorisme di Jakarta.
Tahun 2010 ia mengikuti kontes Puteri Indonesia, perwakilan dari provinsi D.I Yogyakarta.
Dalam kontes nasional tersebut, ia meraih posisi juara kedua, yang memberikannya gelar Puteri Indonesia Lingkungan 2010.
Ia juga mewakili Indonesia dalam kontes Miss International 2011 yang berlangsung mulai tanggal 20 Oktober 2011 dan final pada tanggal 7 November 2011 di kota Chengdu, Tiongkok.
Bikin Netizen Heboh
Kemunculan Reisa ini kemudian menjadi perbincangan warganet di Twitter ataupun Instagram.
Melalui Instagram Storynya, Reisa terlihat merepost sejumlah dukungan yang ia terima dari kerabat dan juga netizen.
Perempuan kelahiran Malang ini mengucapkan terimakasih atas dukungan dan berharap bisa berkontribusi lebih dalam usaha penanganan Covid-19 di Indonesia.
(*)
Reisa Broto Asmoro menyarankan masyarakat tidak melepas masker secara sembarangan saat berada di kantor.
Hal ini bertujuan mencegah potensi penularan Covid-19 saat bekerja.
"Gunakan masker dengan baik dan benar. Jangan asal lepas masker saat ada di kantor atau sedang ramai orang," ujar Reisa dalam konferensi pers di Graha BNPB, Senin (15/6/2020).
Reisa kemudian menjelaskan sejumlah protokol pencegahan penularan Covid-19 di di tempat kerja.
Pertama, jaga jarak fisik minimal satu hingga dua meter saat berkontak sosial.
Kedua, pastikan tempat kerja atau kantor kita memiliki ventilasi yang baik.
Ketiga, cuci tangan sesering mungkin setelah memegang barang-barang yang dipakai bersama-sama orang lain.
"Ingat, kalau fasilitas cuci tangan tidak banyak, bawalah cairan pencuci tangan atau hand sanitizer," tutur Reisa.
Keempat, jaga kebersihan kantor secara berkala dengan melakukan disinfeksi di tempat kerja.
Kelima, perhatikan sistem tempat duduk di ruang kerja dan pastikan berjarak lebih dari satu meter.
Keenam, apabila merasa sakit, sebaiknya individu bekerja dari rumah.
"Berikutnya, terapkan etika batuk dan bersin. Bisa dengan memakai siku atau menutup mulut dan hidung memakai tisu dan langsung dibuang ke tempat sampah yang tertutup," ujar Reisa.
Terkakhir, kata dia, pengaturan pintu masuk dan keluar untuk semua karyawan juga harus diperhatikan agar tidak terjadi penumpukan orang.
Reisa menambahkan, rangkaian protokol ini sebaiknya berlaku juga di tempat makan, ruang istirahat dan ruang pertemuan yang berada di tempat kerja.
Artikel ini sudah tayang di kompas.com dengan judul Pekerja Disarankan Tak Lepas Masker Meski di Dalam Kantor
Sebagian artikel ini diambil dari Tribun Bogor dengan judul "Profil dr Reisa Broto Asmoro, Mantan Putri Indonesia Kini Jadi Jubir Pemerintah untuk Covid-19"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/ryszrgydfhg.jpg)