8 Jenderal Polisi Ini Hangat Diperbincangkan Jadi Calon Kapolri, Salah Satu Sosok Ini Diperhitungkan
Wacana siapa pengganti Jenderal Pol Idham Azis sebagai Kapolri sudah mulai berhembus.Diketahui bahwa Jenderal Pol Idham Azis memasuki masa pensiun.
7. Irjen Lufti (Kapolda Jateng)
8. Irjen Fadhil (Kapolda Jatim).
Ketiga jenderal bintang dua ini bisa masuk bursa calon Kapolri, karena menjelang Idham Azis pensiun ada dua posisi jenderal bintang tiga yang bakal pensiun, yakni Kepala BNN dan Sestama Lemhanas.
Bahkan, jika menjelang 1 Juli 2020 ini posisi Kakorbrimob dijadikan bintang tiga, peluang jenderal bintang dua untuk masuk menjadi bintang tiga menjadi tiga posisi.
"Sebab keberadaan Kakorbrimob dengan pangkat Komjen sudah disetujui Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan tinggal menunggu penetapan dan pelantikan saja," kata Neta.
Sesuai prosedurnya, menurut Neta, nama calon Kapolri itu akan digodok Dewan Kebijakan Tinggi (Wanjakti) Polri yang diketuai Wakapolri dan anggotanya Irwasum, Assisten SDM, dan Kadiv Propam.
"Nama-nama yang digodok Wanjakti ini lalu diserahkan Kapolri kepada presiden untuk dipilih, kemudian dilakukan uji kepatutan di Komisi 3 DPR," katanya.
Di sisi lain, menurut Neta, Kompolnas juga memberikan nama-nama calon kapolri sebagai usulan kepada presiden.
Dalam bursa calon Kapolri kali ini, Neta mengatakan, ada tiga kelompok yang menonjol yakni:
1. Geng Solo terdiri atas jenderal-jenderal yang pernah bertugas di Solo,
2. Geng Idham yakni para jenderal yang dekat dengan Kapolri Idham Azis, dan
3. Geng Netral yang dekat dengan semua pihak.
Sedangkan, tiga kelompok yang sebelumnya yang sempat mendominasi putaran elit kekuasaan "partai politik" di Polri, menurut Neta, saat ini sudah mulai terkikis dan tersingkir dari putaran elit kekuasaan internal kepolisian tersebut.
Tiga kelompok tersebut yakni:
1. Geng Syafruddin (orangnya dekat JK),
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/laplig.jpg)