Jelang New Normal, Kota Binjai Fokus Kembangkan Pakjai
Sejumlah daerah bersiap untuk menerapkan kebijakan new normal pascamerebaknya virus Covid-19
Disinggung mengenai penerapan normal baru di Binjai, Idaham bilang tidak semudah yang dibayangkan.
Masyarakat, katanya, harus bisa mengikuti protokol kesehatan yang disampaikan pemerintah.
Jika tidak, maka penyebaran Covid-19 tidak akan bisa dihempang.
"Normal Baru banyak syaratnya dan wajib dipertimbangkan, enggak sesederhana yang kita bayangkan.
Harus disesuaikan dengan kondisi di suatu daerah, dan setiap daerah itu berbeda," ungkapnya.
Lanjut Idaham, Pemerintah Kota Binjai akan terlebih dahulu mengidentifikasi dan memetakan secara makro sektor apa saja yang mengalami dampak paling parah selama pandemi Covid-19.
Setelah itu, akan dirumuskan dan disusun sejumlah program strategis percepatan proses rehabilitasi, sektor perdagangan, pendidikan, kesehatan.
"Menyusun program dengan melibatkan para ahli, tenaga profesional, dan seluruh pihak terkait.
Ada tiga jaringan yang harus diperkuat seperti kesehatan, sosial, dan ekonomi.
Dari ketiga hal ini, kita pelajari terlebih dahulu sektor mana yang harus diutamakan," jelas Idaham.
• HARI INI Pegawai USU Bekerja Secara New Normal, Rektor Runtung Jelaskan Terkait Perkuliahan
Untuk sektor ekonomi, Pemko Binjai telah melakukan koordinasi dengan seluruh pimpinan bank dan lembaga keuangan di Kota Binjai.
Tujuannya untuk mengetahui grafik pertumbuhan ekonomi dan membandingkannya dengan kondisi sebelum pandemi Covid-19.
"Rencananya kita akan melakukan rapat bersama pada Jumat besok.
Di situ akan diketahui perkembangan ekonomi Kota Binjai.
Bagaimana kondisi perkreditan, pertumbuhan UMKM, koperasi, dan lainnya," terang Idaham.
• Sambut New Normal, Wagub Sumut Ijeck Tekankan Masyarakat Disiplin Ikuti Protokol Kesehatan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/normal-baru-binjei.jpg)