Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin Tinjau Samosir, Imbau Warga Tetap Patuhi Protokol Kesehatan
Kedatangan Irjen Pol Martuani Sormin ke wilayah destinasi wisata Danau Toba Samosir itu untuk meninjau kesiapan New Normal dan juga ketahanan pangan
Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin Disambut Hangat di Kabupaten Samosir, Imbau Masyarakat Tetap Patuhi Protokol Kesehatan.
KAPOLDA Sumut Irjen pol Martuani Sormin saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Samosir, Kamis (4/6/2020). (TRIBUN MEDAN/HO)
TRI BUN-MEDAN.com - Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Utara (Sumut) Irjen Pol Martuani Sormin tiba di Kabupaten Samosir, Kamis (4/6/2020) siang.
Kedatangan Irjen Pol Martuani Sormin ke wilayah destinasi wisata Danau Toba Samosir itu untuk meninjau kesiapan New Normal dan juga ketahanan pangan akibat dampak Covid-19.
Rombongan mantan Asops Kapolri itu pun disambut langsung Bupati Samosir Rapidin Simbolon, Tokoh Masyarakat Samosir, perwakilan TNI, Polri serta Kejari Samosir.
Irjen Martuani tampak disambut hangat dengan mengalungi bunga sebagai bentuk penghormatan.
"Ini yang ke tiga kalinya bapak Kapolda Sumut mengunjungi Kabupaten Samosir. Kunjungan ini sebagai bentuk kehormatan bagi kami seluruh warga Samosir," ujar Mangiring Tua Sidabutar selaku tokoh masyarakat setempat.
Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin memberikan bantuan sembako dan bantuan bibit jagung kepada warga Garoga Samosir, yang terdampak COVID-19. Kamis (4/6/2020) (TRIBUN-MEDAN.COM/HO)
Dalam kesempatan itu, dengan tetap mematuhi protokol kesehatan, Kapolda menyerahkan bantuan sembako berupa beras 5.000 kilogram, bibit jagung 400 kilogram, dan masker sebanyak 2.000 biji kepada warga dan sekaligus melaksanakan tanam raya bibit jagung di Desa Garoga, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir.
Kepada masyarakat, Irjen Pol Martuani Sormin, menyampaikan agar tetap mewaspadai penyebaran Covid-19 dan patuh terhadap protokol kesehatan, jika pun penerapan New Normal diberlakukan.
Irjen Martuani mengimbau agar sejumlah tokoh masyarakat dan agama di daerah masing-masing agar tetap bersama-sama membantu pemerintah untuk mengingatkan warga agar tetap patuh dan disiplin dalam melaksanakan protokol kesehatan.
Ia juga mengingatkan masyakarat akan bahaya penggunaan narkoba.
Mantan Kapolda Papua ini menegaskan, tidak akan mentolerir kejahatan narkoba yang merusak generasi penerus bangsa.
"Baru saja Polda Sumut dalam hal ini Polrestabes Medan mengungkap peredaran narkoba sebanyak 35 kg dan pelakunya diberikan tindakan tegas, tepat, terukur. Hal ini membuktikan bahwa Polda Sumut tidak main-main terhadap peredaran narkoba," tegasnya.
Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin melaksanakan tanam bibit jagung di Garoga, Kabupaten Samosir, Kamis (4/6/2020), dalam rangka ketahanan pangan dampak Covid-19. (TRIBUN-MEDAN.COM/HO)
Dalam pemberitaan sebelumnya, Irjen Pol Martuani Sormin selalu mengingatkan agar penerapan protokol kesehatan tidak cukup hanya dilakukan pemerintah, namun juga masyarakat.
"Semua aparat juga terlibat, Pemerintah, Dinas Kesehatan, Satpol PP, TNI, nanti kita juga akan mencoba mensosialisasikan dan mendisiplinkan masyarakat kita untuk mulai mentaati protokol kesehatan ini," ucap Martuani.
"Karena apa, kehidupan kita terus berjalan meskipun ada pandemi Covid-19 untuk kehidupan kita berjalan normal," tambahnya.
Sambung Martuani, Sebelumnya Gugus Tugas Penanganan Covid-19 yang dipimpin oleh bapak gubernur, akan memutuskan bahwa seluruh pelayanan publik, baik yang dipemerintahan, maupun di tempat umum, akan menerapkan New Normal Life.
"Salah satu yang paling utama adalah bagaimana yang telah rekan-rekan pakai sekarang. Semua harus pakai masker, kedua cuci tangan di tempat cuci tangan, ketigas physical distancing, yang ke empat jumlah pengunjung," ujarnya.
Lanju jenderal bintang dua ini, dari hasil kunjungannya di beberapa swalayan di Kota Medan, sudah konsisten menerapkan sebagian protokol kesehatan.
"Mungkin rekan-rekan bisa cek, ada di beberapa counter itu, yang sudah dituliskan jumlah pengunjung tidak lebih dari lima orang. Ini sangat bagus sekali, sehingga kita bisa menerapkan New Normal Life di Sumatera Utara," ucap Martuani.
Mengenai tindakan seperti yang disampaikan Gubernur Sumatera Utara, ada dasar hukumnya. Di mana pemerintah kabupaten/kota harus membuat perda tentang menggunakan masker dan lain-lainnya.
"Nanti semua akan kita terapkan bahwa tempat wisata, tempat pelayanan publik, masyarakat pasar dan lain sebagainya, kita akan terapkan ini. Tentu kehidupan akan berlangsung sebagaimana mestinya. Dengan catatan masayarakat kita juga harus mematuhi protokol kesehatan ini," jelasnya.
Instruksi Kapolri
Kapolri Idham Azis melakukan pelantikan 9 Jenderal di Mabes Polri (VIA TRIBUNNEWS.COM)
Sebelumnya, Kapolri Jenderal Pol Idham Azis memerintahkan para Kasatwil membuat pengaturan pencegahan penularan Covid-19 terhadap pengelola tempat kerja, pelaku usaha, pekerja, pelanggan atau konsumen dan masyarakat melalui adaptasi perubahan pola hidup (new normal) pada situasi pandemi.
Instruksi Kapolri ini tercantum dalam Surat Telegram (ST) Kapolri Nomor 249 tanggal 28 Mei 2020 yang berisi implementasi skenario kehidupan normal baru dalam rangka mempercepat penanganan Covid-19 yang tetap mempertimbangkan aspek kesehatan dan sosial ekonomi.
Melalui surat telegram itu, Kapolri juga meminta para Kasatwil berkoordinasi dengan TNI dan para pemangku kepentingan lainnya untuk bersama-sama dengan Polri mengedukasi masyarakat untuk disiplin mematuhi protokol kesehatan sesuai ketentuan.
TNI-Polri telah menyiagakan ribuan personelnya di setiap lokasi keramaian seperti tempat pariwisata, sentra ekonomi, pasar, mal, dan area publik lainnya untuk mengatur dan mengedukasi masyarakat agar menerapkan protokol kesehatan sebagai upaya mencegah penularan virus Covid-19 di masa kenormalan baru.
Kapolri juga mengimbau agar tetap mengedepankan upaya persuasif humanis kepada warga untuk mematuhi protokol kesehatan selama masa kenormalan baru.
Upaya keras pemerintah
Presiden Jokowi didampingi Kapolri Jenderal Idham Azis dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto. (Kompas.com)
Sementara itu, sebagaimana dalam pemberitaan sebelumnya, Presiden Joko Widodo ( Jokowi) mengatakan, pemerintah terus berupaya keras dan berharap puncak pandemi Covid-19 akan segera menurun.
Selama wabah masih terus ada, Presiden Jokowi meminta seluruh masyarakat untuk tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan.
"Artinya, sampai ditemukannya vaksin yang efektif, kita harus hidup berdamai dengan Covid-19 untuk beberapa waktu ke depan," katanya di Istana Merdeka, Jakarta, dalam siaran persnya Biro Sekretariat Presiden.
Ia juga mengatakan, beberapa ahli menyebut ada kemungkinan kasus pasien positif Covid-19 menurun angkanya.
Tetapi, ketika kasusnya sudah turun tidak berarti langsung landai atau langsung nol, melainkan masih bisa fluktuatif.
"Ada kemungkinan masih bisa naik lagi atau turun lagi, naik sedikit lagi, dan turun lagi dan seterusnya," kata Jokowi.
Masyarakat dipersilakan beraktivitas secara terbatas, tetapi harus disiplin dalam mematuhi protokol kesehatan.
"Sekali lagi ingin saya tegaskan, yang utama adalah ikuti dengan disiplin protokol kesehatan. Silakan beraktivitas secara terbatas, tetapi sekali lagi ikuti protokol kesehatan," katanya.
"Semua ini membutuhkan kedisiplinan kita semuanya, kedisiplinan warga, serta peran aparat yang bekerja secara tepat dan terukur," tegasnya.
(Atum/Mft/Cr23/Tribun-Medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/kapolda-sumut-tinjau-samosir.jpg)