IPOT, Platform Investasi dan Trading Saham Berbasis Aplikasi yang Menarik

Aplikasi IPOT yang hadir dengan fitur-fitur unggulannya berbasis aplikasi tampilannya lebih menarik, lengkap dan detail.

Tayang:
TRIBUN MEDAN/NATALIN SINAGA
PRESIDEN Direktur PT Indo Premier Sekuritas, Moleonoto The saat telekonferensi peluncuran IPOT, Rabu (3/6/2020). 

TRI BUN-MEDAN.COM, MEDAN - Hampir 70 persen akses internet di Indonesia dilakukan sudah bukan lagi melalui platfom desktop tapi melalui platfom telepon genggam.

Di sisi lain, saham yang tersedia di telepon genggam selalu merupakan versi sederhana daripada fitur desktop, namun untuk ke depan tidak bisa karena tuntunan dan dinamika tingkah laku nasabah berubah.

Presiden Direktur PT Indo Premier Sekuritas, Moleonoto The mengatakan pihaknya melakukan pengembangan aplikasi IPOT berbasis telepon genggam.

Diakuinya, peluncuran aplikasi IPOT menjadi jawaban atas kebutuhan transformasi dalam pengembangan bisnis dan khususnya menjawab keinginan dan masukan nasabah untuk aplikasi transaksi jual-beli saham yang komprehensif dan powerful.

"IPOT sebagai platform investasi dan trading saham satu-satunya yang sudah 100 persen berbasis aplikasi hadir dengan tampilan yang sangat menarik, lengkap dan detail yang tentu akan makin memanjakan nasabah dalam transaksi saham," ucap Moleonoto The, saat telekonferensi, Rabu (3/6/2020).

Ia menjelaskan physical distancing selama masa pandemi Covid-19 justru membuat tim inovator Indo Premier solid dalam inovasi dan menjadikannya sebagai momen emas untuk melahirkan platform transaksi saham yang mumpuni berbasis aplikasi.

Apalagi, masa physical distancing justru makin menyadarkan masyarakat akan pentingnya aplikasi transaksi saham yang komprehensif.

Komit Optimalkan Pelayanan ke Nasabah, Asuransi Tripa Luncurkan Aplikasi Tripa Smart

"Aplikasi IPOT yang hadir dengan fitur-fitur unggulannya berbasis aplikasi tampilannya lebih menarik, lengkap dan detail dibanding aplikasi transaksi saham yang ada saat ini. Kita terdepan dalam inovasi," ucapnya.

Dikatakannya, aplikasi IPOT yang telah dilengkapi dengan digitalisasi pembukaan rekening efek saham dan reksa dana yang tidak lagi butuh tanda tangan basah.

Hadir dengan tujuh keunggulan utama yakni pertama, robo trading lengkap, sistem trading otomatis akan menjalankan seluruh instruksi order jual dan beli pada saham dan harga yang telah ditentukan sebelumnya oleh nasabah sehingga nasabah tidak akan kehilangan momen.

Di sistem ini semua bisa disetting user mau beli saham apa saja, di harga berapa, target berapa, banyaknya berapa hingga kapan mau dieksekusi.

"Kedua, charting lengkap. Fitur charting dengan indikator dan tools lengkap dan up to date serta kalender aksi korporasi dengan notifikasi untuk mendukung keputusan investasi nasabah. Fitur charting ini akan memudahkan nasabah mengetahui pergerakan harga saham masa lalu dan prediksi ke depannya," ucapnya.

Kemudian lanjutnya, ketiga, transaksi berapa pun dan dari mana pun. Nasabah bisa melakukan transaksi multiorder dengan fitur fast buy atau sell di harga dan jumlah berapa pun secara bersamaan.

Nasabah juga dapat mengakses fitur transaksi tersebut dari layar mana pun. Transaksinya pun bisa sekaligus borongan di harga dan jumlah yang berbeda-beda.

Keempat, berita lengkap dan akurat dengan hasil riset mendalam.

Aplikasi ini dilengkapi laman news yang berisi berita ekonomi dan keuangan lengkap dan akurat dengan hasil riset yang mendalam dari tim Indo Premier guna memudahkan nasabah dalam berinvestasi.

Ternyata Aplikasi Populer Ini Sudah Diunduh 100 Juta Orang, Tapi Bahaya Bisa Membobol Rekening Anda

Menariknya, nasabah juga bisa langsung beli atau jual di berita dengan kode saham yang tercantum.

Kelima, laporan transaksi dan gain atau loss tanpa batas. Histori transaksi dan laporan gain atau loss dapat dilihat secara detil dan lengkap tanpa batas waktu, bahkan sejak pertama kali akun dibuka.

Keenam, platform edukasi terintegrasi. Konten edukasi dalam berbagai macam format dan jadwal kegiatan edukasi tersedia di laman journey. Nasabah bisa memilih konten dan mengikuti kegiatan edukasi yang sesuai dengan kebutuhan untuk meningkatkan pengetahuan investasi nasabah.

"Kita menyediakan akses kepada nasabah dan pra nasabah untuk belajar. Proses investasi ini adalah jangka panjang, perlu agar nasabah mengetahui dasar dasar, mereka (nasabah) bisa bertanya dan berinteraksi," ungkapnya.

Ketujuh, tampilan yang customized, fitur quicklink dapat membantu mengakses fitur favorit nasabah di IPOT. Nasabah juga bisa menyesuaikan preferensi tampilan dengan adanya pilihan dark mode.

Diakui Moleonoto The, secara lebih komprehensif, aplikasi IPOT hadir dengan teknologi robo trading lengkap tanpa tanding, charting dengan indikator dan tools yang lengkap serta kalender aksi korporasi dengan notifikasi untuk mendukung keputusan investasi.

Fitur transaksinya yang dapat diakses darimana pun, termasuk transaksi multiorder dengan simple buy/sell dan fast buy/sell di harga dan jumlah berapa pun secara bersamaan, berita lengkap dan akurat serta hasil riset mendalam, terintegrasi dengan konten edukasi yang akan meningkatkan pengetahuan dalam investasi serta tampilan dark mode dan quicklink untuk memudahkan akses.

"Aplikasi IPOT yang telah tersedia di App Store dan Play Store ini merupakan evolusi pasar modal dalam proses digitalisasinya mulai dari enhancement fitur, layanan dan user interface yang akan membuat semua bisa berinvestasi dengan user experience yang mudah, nyaman, dan menyenangkan. Dalam waktu dekat super aplikasi ini juga bakal mengintegrasikan transaksi reksa dana dan payment gateway yang telah kita
miliki selama ini," ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia Hasan Fawzi menambahkan pihaknya, menyambut baik peluncuran aplikasi IPOT dengan berbagai kemudahan dan layanan serta fitur yang lebih baik dari sebelumnya akan lebih memungkinkan Indo Premier Sekuritas untuk terus mengembangkan dan meraih minat berinvestasi dari calon investor.

50 Aplikasi Online Koperasi Ilegal Diungkap, Salah Satunya Koperasi Syariah 212

"Selamat atas peluncuran dari aplikasi yang baru, IPOT. Mudah-mudahan dengan segala fitur yang baru ini tentu akan jauh lebih sesuai dan menarik minat transaksi," ucap Hasan.

Diakuinya, pasar modal selama ini sangat membutuhkan peran aktif terutama dari anggota bursa yang bisa dikatakan garda terdepan dalam melakukan kegiatan edukasi, sosialisasi dan pemasaran, atas seluruh produk-produk dan kesempatan untuk menggunakan pasar modal sebagai alternatif berinvestasi.

"Masa depan pasar modal kita memang ada di tangan para individual investor, pasar modal kita mengalami lonjakan dan kontraksi, karena dampak kemungkinan resesi. Selama ini penopang ketahanan pasar dari kalangan investor ritel domestik kita," katanya.(nat/tri bun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved