News Video
Ibu Penderita Kanker Ganas Akhirnya Meninggal Dunia, Tinggalkan Suami dan Tiga Anak yang Masih Kecil
Menurut Angle, BPJS pun sudah menolak Yanti sementara leher Yanti semakin membengkak hingga akhirnya pecah mengeluarkan nanah.
Penulis: Arjuna Bakkara | Editor: M.Andimaz Kahfi
Ibu Penderita Kanker Ganas Akhirnya Meninggal Dunia, Tinggalkan Suami dan Tiga Anak yang Masih Kecil
TRI BUN-MEDAN.COM, PARBULUAN - Seorang ibu penderita kanker ganas Nova Yanti Sinaga (34) akhirnya meninggal dunia, Selasa (2/6/2020) di kediamannya di Komplek SMP N 1 Atap Jalan Dolok sanggul Desa Simallopuk Kecamatan Parbuluan, Dairi.
Kerabat korban, Angle Diana Silalahi dihubungi Tribun Medan mengatakan korban menderita lantaran ketiadaadaan biaya berobat karena berasal dari keluarga kurang mampu.
"Hanya air mata meratapi kemiskinan yang bercucuran," kata Angle, Selasa.
Menurut Angle, BPJS pun sudah menolak Yanti sementara leher Yanti semakin membengkak hingga akhirnya pecah mengeluarkan nanah.
Untuk berobat mereka juga membutuhkan waktu karena tinggal di pedalaman.
Sehari-hari mereka tinggal di rumah jaga sekolah dan hanya bisa tidur di ruangan seadanya.
Suaminya Dapot Sitanggang sehari-hari hanya berjualan di SMP N I Atap untuk menghidupi istrinya dan ketiga anaknya yang masing-masing berusia 10, 8 dan paling bungsu 6 tahun.
Sejak Musim Covid-19, pendapatan suaminya total berhenti karena sekolah sudah diliburkan.
Jangankan untuk berobat karena kanker ganas yang pecah hingga pendarahan yang dideritanya di lehernya, makan pun mereka terancam.
Rasa iba tersebut membuat hati Angela tersayat dan mendorongnya menghimpun dana lewat media sosial.
"Oh Tuhan kirimkan orang-orang baik membantunya. Kiranya Mereka dapat terbantu dan anak-anak juga bisa makan," tulis Angle pada postingannya.
"Demi nyawanya dan ketiga anaknya yang masih kecil-kecil. Semoga ada Perhatian Pemerintah setempat terhadap orang-orang miskin yang menderita seperti ini, yang seakan pasrah akan Kematian menjemput," sambungnya.
Namun, tidak lama Yanti pun meninggal dunia.
Angel kembali menulis pada postingan Facebooknya "Turut berdukacita atas meninggalnya eda Nova Yanti Sinaga dengan kanker leher ganas. Terimakasih Kepada semua sahabat yang membantu cepat.
Pagi ini istri Bupati Sidikalang, Camat, Kades dan Kepolisian sudah datang kerumah mereka bersama tim kesehatan dan ambulans untuk di rujuk ke Medan.
Tapi Allah berkehendak lain, setelah diperiksa keadaan Eda semakin melemah hingga pergi untuk selama lamanya,"kata Angle.
(jun-tribun-medan.com)