Gara-gara Pembagian Dana Bansos, Warga Protes Ramai-ramai Datangi Kantor Dinas Sosial Deliserdang
Kami orang susah Bu, kecewa kami. Satu pun sampai sekarang enggak ada kami dapat bantuan. Pak Jokowi bantu kami
Penulis: Indra Gunawan | Editor: Salomo Tarigan
Saat itu warga banyak yang mengaku kecewa mengapa bantuan Rp 600 ribu yang dijanjikan tidak bisa mereka dapatkan sampai detik ini.
" Memang aku sudah dikasih beras dan telur tapi yang Rp 600 ribu enggak adanya kami dapat sampai saat ini. Kadus sudah datang minta tandatangan dan kuteken pakai materai tapi sampai sekarang enggak ada. Asal ditanya kapannya dapat bantuan itu katanya nanti-nanti, itu saja jawabannya,"kata Rendiana Br Sinaga warga Desa Perdamean.
Kabid Pemberdayaan Sosial, Parlagutan Nasution dan Kasi Parkir Miskin, Nani sempat kelimpungan menjawab satu persatu masalah yang disampaikan oleh warga.
Keduanya sempat memberikan penjelasan bahwa bantuan yang ada kaitannya dengan mereka adalah hanya Bantuan Sosial Tunai dari Kementerian Sosial.
Sementara untuk yang Bantuan Langsung Tunai (BLT) tidak ada kaitannya sama mereka.
" Kalau BST itu datanya dari Kementerian Sosial. Di Deliserdang itu kuotanya ada 41 ribuan dan itu untuk 22 Kecamatan. Datanya sudah kami sampaikan ke Kecamatan masing-masing, siapa saja orang yang dapat bisa diketahui itu,"kata Nani.
Karena banyak yang mengomentari ucapan Nani dan Parlagutan saat itu suasana pun menjadi riak.
Tidak lama kemudian beberapa perwakilan warga pun sempat diterima di dalam ruangan.
Warga baru bubar dari kantor Dinas setelah ada kesepakatan masing-masing warga yang datang didata namanya agar kedepan ditanyakan oleh Dinas Sosial ke Kecamatan masing-masing mengapa mereka tidak mendapatkan bantuan.
Tampak kalau warga datang ke kantor dinas dengan berbagai kendaraan mulai dari sepeda motor, becak hingga angkot.
(dra/tri bun-medan.com).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/warga-mendengarkan-penjelasan-pejabat-dinas-sosial-ketika-mendatangi-kantor-ini-selasa-262020.jpg)