Anggota TNI Tewas Dibacok Dimakamkan Secara Militer, Kronologi Pembunuhan oleh Suami Keponakan

Rusdi ini semakin marah dan mengambil parang. Dia sempat keluar rumah dan dikuncii pintu

Tayang:
Editor: Salomo Tarigan
Sumber foto Grup WA Info Kab Balangan/ Banjarmasin Post
Mobil ambulans menjemput 2 korban penganiayaan, seorang di antaranya anggota TNI di Kelurahan Paringin Timur, Kecamatan Paringin, Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan, Kamis (21/5/2020). Kedua korban akhirnya meninggal dunia 

TRI BUN-MEDAN.com - Anggota TNI AD yang tewas dibacok suami keponakannya dimakamkan secara militer di Tempat Pemakaman Umum (PU) Gunung Pandau, Kecamatan Paringin, Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan (Kalsel).

Terungkap kronologi lengkap Sertu Aliansyah dan keponakannya Rusdiana (35), akhirnya tewas setelah dibacok mengenai dada hingga menembus paru-paru.

Pelaku pembunuhan Sertu Aliansyah dan Rusdiana adalah Rusdi (39), suami Rusdiana.

Saat kejadian, Sertu Aliansyah berusaha melerai pelaku yang menganiaya istrinya yang merupakan keponakan Aliansyah.

Insiden tersebut terjadi di wilayah Kelurahan Paringin Timur, Kecamatan Paringin,  Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan.

Kedua korban tewas setelah terkena sabetan senjata tajam milik Rusdi.

Sejumlah luka pun dialami oleh Rusdiana terutama pada bagian dada.

"Lukanya di dada. Mungkin tusukan, karena lukanya cukup dalam dan terus mengeluarkan darah," ucap Ketua RT 9, Kelurahan Paringin Timur, Kecamatan Paringin, Kabupaten Balangan, Arma.

Mobil ambulans menjemput dua korban tewas, salah satunya anggota TNI AD, yang meninggal dunia di Kelurahan Paringin Timur, Kecamatan Paringin, Kabupaten Balangan, Kalsel.
Mobil ambulans menjemput dua korban tewas, salah satunya anggota TNI AD, yang meninggal dunia di Kelurahan Paringin Timur, Kecamatan Paringin, Kabupaten Balangan, Kalsel. (Grup WA Info Kab Balangan)

Ramalan Bill Gates soal Corona, Isu Ditangkap terkait Tuduhan Terorisme Biologis

Pelaku langsung ditangkap dan dibawa ke Polsek Paringin usai terjadi insiden berdarah tersebut.

Insiden keributan itu berawal dari pertengkaran rumah tangga yang terjadi antara pelaku dan Rusdiana, istrinya.

Pelaku diduga terbakar cemburu hingga nekat menganiaya istrinya sendiri Rusdi hingga tewas.

Bahkan, sang paman yang merupakan anggota TNI turut menjadi korban.

Awalnya, pasangan suami istri ini sempat cekcok mulut.

Akhirnya berujung penyerangan yang dilakukan pelaku terhadap istri.

Bahkan, menurut cerita anak korban keributan itu terjadi sejak waktu sahur.

"Cerita dari anaknya, perkelahian sudah sejak sahur hingga pagi. Awalnya Rusdi menuduh korban berselingkuh dan ia cemburu," kata Arma mengutip Banjarmasinpost.co.id, Kamis (21/5/2020).

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved