Polisi Umbar Tembakan ke Udara, Ketua OKP Dikabarkan Kena OTT, Jalan ke Mapolres Sempat Ditutup
Kejadian ini mengundang keramaian warga sekitar dan yang sedang melintas lantaran polisi sempat umbar peluru memberi tembakan peringatan ke udara.
Penulis: Dedy Kurniawan | Editor: Juang Naibaho
Pantauan Tri bun-Medan.com, Mapolres Binjai dijaga ketat.
Aparat berpakaian kasual mulai dari satuan Sabhara, Brimob, hingga Intel Kodim terlihat berada di Mapolres Binjai.
Sementara itu, seorang anggota Provos yang berjaga melarang wartawan melakukan peliputan meski sudah dijelaskan dari media resmi dan memiliki identitas.
"Dari mana kau? Jangam dulu ambil-ambil foto dan video," ucap seorang polisi kepada Tribun Medan.
Di sisi lain, seorang warga sipil, malah dibiarkan mengambil video dari jarak dekat saat polisi dibariskan.
Bahkan warga tersebut merekam dari jarak dekat.
"Itu siapa itu kok bisa merekam ngambil video dari jarak dekat kali di antara pasukan? Media apa dia itu, resmi dia itu? Dilindungi undang-undang peliputan dia itu?" ucap sejumlah wartawan di lokasi.
Polisi malah membelanya, dengan menyebut orang tersebut bagian dari Pokja Polres Binjai.
"Dia itu Pokja," kata polisi.
"Pokja apa? Media? Humas Polres? Bukan kan," tukas wartawan.
(Dyk/tri bun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/mapolres-binjai-1.jpg)