Polisi Umbar Tembakan ke Udara, Ketua OKP Dikabarkan Kena OTT, Jalan ke Mapolres Sempat Ditutup
Kejadian ini mengundang keramaian warga sekitar dan yang sedang melintas lantaran polisi sempat umbar peluru memberi tembakan peringatan ke udara.
Penulis: Dedy Kurniawan | Editor: Juang Naibaho
Laporan Wartawan Tribun Medan / Dedy Kurniawan
TRIBUN-MEDAN.com, BINJAI - Oknum ketua organisasi kepemudaan (OKP) di Kota Binjai dikabarkan terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh personel Reskrim Polres Binjai, Selasa (19/5/2020).
Diduga tidak terima, puluhan anggotanya sempat diduga hendak melakukan penyerangan dengan mendatangi Mapolres Binjai di Jalan Sultan Hassanudin.
Akses jalan pun sempat ditutup dan dialihkan oleh petugas polisi.
Kejadian ini mengundang keramaian warga sekitar dan yang sedang melintas lantaran polisi sempat umbar peluru memberi tembakan peringatan ke udara berulang kali.
Sehingga terjadi kemacetan dan penutupan arus jalan.
"Tadi ada ribut-ribut, ramai yang datangi polres. Infonya ada yang kena tangkap ketua OKP, kena OTT. Ada beberapa kali tadi polisi lakukan tembakan peringatan ke udara," ujar warga yang berada di sekitar lokasi.
Amatan Tribun Medan di lokasi, tak hanya polisi yang bersiaga menjaga pintu masuk utama Mapolres Binjai.
Sejumlah personel TNI berseragam lengkap, terlihat turut berjaga.
Informasi beredar OTT terkait pemerasan dalam transaksi salah satu proyek.
Kabar yang beredar, ada empat orang yang diamankan.
Polisi Bersenjata Lengkap Disiagakan
Tak lama berselang, polisi bersenjata lengkap disiagakan di halaman Mapolres Binjai pasca-kericuhan di pintu utama Mapolres Binjai.
Mereka dibariskan dan diberi arahan sekitar pukul 22.53 WIB, Selasa (19/5/2020).
"Polisi gak boleh kalah sama preman. Kalau mereka melawan, kita tegakkan tindak tegas, kalau mereka bagus-bagus lakukan pendekatan humanis," kata seorang pemimpin apel pasukan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/mapolres-binjai-1.jpg)