Update Covid19 Sumut 19 Mei 2020

BREAKING NEWS: 84 Karyawan Brastagi Supermarket Jalani Rapid Test, Petugas Datangi Kost Pegawai

Hari ini kita hadir bersama-sama dilakukan petugas Puskesmas Rantang dan Dinas Kesehatan Kota Medan

TRI BUN MEDAN/Victory Arrival
Petugas Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Medan melakukan rapid test kepada seluruh pegawai Brastagi Supermarket, Selasa (19/5/2020) 

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Pascaditetapkannya kasir swalayan di Brastagi Supermarket positif Covid19, Pihak Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Medan melakukan rapid test kepada seluruh pegawai, Selasa (19/5/2020).

Amatan Tri bun, satu persatu pegawai masuk bergantian ke dalam gudang yang berada di Jalan Panci, Medan Petisah untuk dilakukan rapid test.  

Terlihat para pegawai harus mengenakan masker terlebih dahulu mencuci tangan dan kemudian diambil darahnya untuk ditest oleh petugas Dinas Kesehatan yang berpakaian APD Lengkap.

Camat Medan Petisah Agha Novrian menyebutkan ada sekitar 84 karyawan Brastagi Supermarket yang dilakukan rapid test.

"Pagi ini dilakukan rapid test bagi pegawai Brastagi Supermarket, hari ini kita hadir bersama-sama dilakukan petugas Puskesmas Rantang dan Dinas Kesehatan Kota Medan," tuturnya.

Ia juga membenarkan setelah dilakukan rapid test kepada pegawai, rapid test juga akan dlakukan di tempat tinggal/kost pegawai yang hasil swabnya positif.

"Infonya setelah ini langsung bergerak ke kost-kostan tempat pekerja itu berada atau tinggal," pungkasnya.

Sebelumnya seorang karyawati Brastagi Supermarket dinyatakan positif covid-19.

Kabar pegawai mall yang dinyatakan positif corona ini viral di media sosial.  

Dokter RS USU Meninggal

Dokter spesialis syaraf Rumah Sakit USU dr Irsan Lubis. SpS meninggal karena terinfeksi Covid-19,  Senin (18/5/2020).

Humas Kepala Kantor Humas, Promosi dan Protokoler USU Elvi Sumanti, menyebut bahwa dokter Irsan meninggal di Rumah Sakit Colombia Asia Medan.

• 6 Artis Indonesia yang Ketagihan Nonton Drakor The World of The Married, Ada Ashanty hingga Nagita

"Yang meninggal Irsan lubis spesialis syaraf di. Beliau merupakan dokter di rumah sakit USU. Meninggal jam 12.55 WIB, ya benar karena Covid-19 di Rumah Sakit Colombia Asia," tuturnya dikutip dari pernyataan Direktur RS USU Bidang Pelayanan Media dan Keperawatan dr Ryad Ikhsan melalui Kepala Humas.

Ia menyebutkan bahwa dokter Irsan selain bertugas di RS USU, juga bertugas di rumah sakit lainnya.

"Sudah kurang lebih tiga minggu ini jarang berada di RS USU. Kemudian beliau bertugas di rumah sakit lain juga," bebernya.

Elvi menyebutkan bahwa pihak Universitas Sumatera Utara dan Rumah Sakit USU turut berduka cita atas kepergian dokter Irsan.

"Kami segenap civitas akademika usu turut berduka cita semoga almarhum husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan tabah dan sabar menghadapi cobaan ini," ujarnya.

Data Covid-19 Sumut

Pasien positif Covid-19 masih terus bertambah di Sumatera Utara (Sumut).

Dalam kurun 24 jam terdapat 7 kasus baru dengan total 225 pasien hingga Senin (18/5/2020) pukul 16.00 WIB.

Sehari sebelumnya, Minggu (17/5/2020), Pasien positif covid-19 berjumlah 118 orang.

"Mengkonfirmasi hingga pukul 16.00 WIB pasien positif berjumlah 225 orang bertambah 7 orang dari hari sebelumnya," ungkap Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Pemprov Sumut, Mayor Kes dr Whiko Irwan, saat konfrensi pers, Senin (18/5/2020).

Penambahan juga terjadi pada pasien Covid-19 yang meninggal dunia. Satu pasien tutup usia karena terpapar virus corona.

"Pasien meninggal dunia sebanyak 27 orang," tutur Whiko.

Sementara, untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) mengalami penurunan pasien sebanyak 10 orang. Untuk pasien sembuh masih sama dari hari sebelumnya.

"Pasien Dalam Pengawasan berjumlah 192 orang. Pasien yang sembuhn positif sebanyak 58 orang," tuturnya.

Whiko menegaskan bahwa Penambahan pasien terpapar virus corona masih terus terjadi di Sumut, untuk itu ia meminta agar masyarakat tetap patuh mengikuti protokol kesehatan.

"Saudara-saudara sekalian ini gambaran yang sangat tegas yang bisa kita lihat bahwa penambahan kasus baru masih terus terjadi.

Pembawa virus ini masih berada di tengah-tengah kita, inilah yang berkali-kali disebutkan sebagai orang tanpa gejala.

Sedangkan di dalam tubuhnya membawa virus, oleh karena itu mencuci tangan menggunakan sabun adalah cara yang paling bagus untuk kemudian memberikan kemungkinan cemaran dari orang tanpa gejala ini misalnya yang mengenai benda-benda di sekitarnya bisa terhindar," kata Whiko.

Dua Orang ASN Pemkab Simalungun Sedang Karantina Mandiri di Rumah

Sementara itu, di Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun, dua orang dilaporkan diduga terpapar COVID-19 dari hasil rapid test pada Rabu, 13 Mei 2020. 

Kedua orang tersebut inisial FS (28) dan inisial FS (35). Keduanya bekerja di Puskesmas Tapian Dolok.

Kedua perempuan ini dilaporkan tengah mengisolasi mandiri di rumahnya.

"Anggota saya Bhabin Aiptu M.J. Tanjung dalam pencegahan penyebaran COVID-19 telah memantau lokasi keduanya. 

Saat ini kedua bersangkutan sedang  mengisolasi mandiri di rumahnya.

Petugas kita bersama-sama dari pihak kecamatan Tapian Dolok, Staf Kelurahan/Pangulu dan SatPol-PP sudah menyerahkan bantuan berupa Sembako dari Bupati Simalungun JR.Saragih yang langsung diterima keluarga masing masing," ujar Kapolsek Serbelawan AKP Bambang Priyatno, S.Sos, kepada Tribun-Medan.com, Senin ( 18/5/2020).

Warga menerima bantuan sosial berupa sembako di Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun, Senin (18/5/2020)
Keluarga yang dikarantina mandiri menerima bantuan sosial berupa sembako di Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun, Senin (18/5/2020) (TRIBUN-MEDAN.COM/HO)

 Oknum Perwira Polisi Diancam Ditembak jika tak Menyerah, Iptu HA Akhirnya Ditangkap, Gelapkan Mobil

 LIVE TVRI: 5 Link Live Streaming TVRI Belajar dari Rumah, Materi Belajar untuk SD, SMP, dan SMA LIVE

(vic/Mft/Atum/tri bun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved