Peduli Warga Terdampak Covid-19, Pemuda Pemudi Muslim Buat Gerakan Berbagi Pangan Chapter Medan

Geber Pangan itu adalah singkatan dari Gerakan Berbagi Pangan, yang dikhususkan untuk warga prasejahtera yang terdampak Covid-19.

TRIBUN MEDAN/RECHTIN
GERAKAN Berbagi Pangan Chapter Medan saat membagikan sembako kepada warga terdampak Covid-19 pada Jumat lalu. 

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Melihat dampak dari pandemi Corona yang berpengaruh sangat besar kepada perekonomian masyarakat sejumlah pemuda pemudi  Muslim di Medan mengadakan gerakan membagikan sembako dan pangan gratis bertajuk Gerakan Berbagi Pangan (Geber Pangan).

Kegiatan ini dilakukan sejak 1 April 2020 lalu dan akan terus berlanjut sepanjang masa pandemi.

"Geber Pangan itu adalah singkatan dari Gerakan Berbagi Pangan, yang dikhususkan untuk warga prasejahtera yang terdampak Covid-19. Pusatnya itu ada di Yogyakarta pada Yayasan Muslim Ukhuwah Indonesia, untuk regional medan namanya Geber Pangan Chapter Medan," ungkap perwakilan dari Geber Pangan Chapter Medan, Ale Senin (18/5/2020).

Diterangkan Ale, Geber Pangan diinisiasi karena keprihatinan terhadap keadaan ekonomi masyarakat yang turun drastis di masa pandemi.

Oleh karena itu Geber Pangan mencoba untuk membantu meringankan beban masyarakat terdampak dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

"Geber Pangan ini hadir imbas dari pandemi Covid-19, di mana saat itu event yang akan kita adakan di Lombok batal. Ditambah keresahan kita saat muncul gerakan #Dirumahaja, kita mikir kalau warga disuruh tetap dirumah terus cara mereka nanggung hidup gimana, mau makan gimana," ujar Ale.

"Karena sudah pasti beberapa instansi pasti juga akan merumahkan karyawannya, angkutan umum kehilangan penumpangnya, anak-anak yatim kehilangan donatur rutinnya," tambahnya.

Ale mengatakan Geber Pangan juga bertujuan untuk bisa membantu menyokong perekonomian yang surut dalam waktu yang cukup lama selama pandemi ini.

"Dan juga kami sudah memprediksi ekonomi pasti akan merosot jauh dan butuh waktu lama untuk memulihkannya. Karena itu Muslim United di Jogja, mempelopori gerakan berbagi pangan ini untuk membantu meringankan beban warga, dan Kota Medan ambil bagian di dalamnya," ungkapnya.

Kapolda Irjen Martuani Sormin Ultimatum Para Pelaku Korupsi Bansos Warga Terdampak Covid-19

Gerakan Berbagi Pangan ini dilakukan rutin dengan membagikan sembako lengkap dan takjil selama Ramadan. Dikatakan Ale, pihaknya juga menyusun konten kreatif untuk mengajak warga yang masih berkecukupan untuk ikut andil dalam berdonasi.

"Konsepnya kita setiap hari tebar konten kreatif untuk menjaring donasi yang akan kita distribusikan setiap hari Jumat untuk sembako dan setiap hari untuk Iftar (menu berbuka puasa)," katanya.

Ale berharap melalui Gerakan Berbagi Pangan ini dapat menjadi harapan baru bagi warga yang terdampak covid-19 untuk bisa terus berjuang dan bertahan di masa pandemi. Juga dapat menginspirasi berbagai pihak untuk ikut dalam memberikan sumbangsih berupa donasi yang diberikan.

"Harapan kami, gerakan berbagi pangan ini menjadi titik cahaya di saat gelap untuk warga, di saat mereka membutuhkan kami mampu hadir. Dan juga harapannya, melalui program ini dapat menjadi inspirasi bagi lembaga, instansi, komunitas dan pemerintah dalam berbagi dan membantu warga yang terdampak Covid-19 dengan ikhlas dan amanah," pungkasnya.(cr14/tri bun-medan. com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved