Update Sidang Pembunuhan Hakim di Medan
Hakim Sebut Drama Zuraida Hanum Seperti Cerita Sinetron Suara Hati Istri
Sidang lanjutan pembunuhan hakim Pengadilan Negeri Medan, Jamaluddin, menghadirkan saksi mahkota Zuraida Hanum (41) untuk terdakwa Jefri Pratama (42).
Penulis: Alif Al Qadri Harahap | Editor: Juang Naibaho
"Sempat juga kalian melakukan itu di dalam mobil kan? Jujur saja kalian," ucap Erintuah.
"Iya pak Hakim, pernah kami bermain di Johor," aku Jefri.
Selanjutnya Jaksa Penuntut Umum (JPU) Parada Situmorang juga menyinggung frekuensi hubungan intim keduanya.
"Lupa pak, tapi lima kali lebih," kata Jefri.
JPU kemudian mempertanyakan apakah itu menjadi alasan untuk membunuh, namun Jefri menampiknya.
Ia mengaku hanya iba melihat Zuraida tertekan oleh suaminya.
Terekam CCTV Jefri Masuk Kamar Zuraida
Selain itu, rekaman CCTV di kediaman hakim Jamaluddin juga menguak fakta tentang hubungan Zuraida dan Jefri.
Terekam di CCTV, beberapa kali Jefri Pratama memasuki kamar Zuraida Hanum saat hakim Jamaluddin tidak ada di rumah.
Hal tersebut diungkap Hakim Erintuah Damanik, saat dirinya mencerca M Reza Fahlevi (29) yang dijadikan saksi untuk terdakwa Jefri.
Awalnya majelis menanyakan kepada Reza Fahlevi kronologi skenario pembuangan mayat korban.
Reza mengungkapkan, awalnya jasad Hakim Jamaluddin tidak ingin dibuang. Karena dalam skenario awal hakim Jamaluddin dibuat seolah-olah meninggal karena serangan jantung.
Namun karena ada luka lebam di hidungnya maka dibuat skenario berbeda.
"Kami, tadinya mau buang ke daerah Berastagi, tapi karena macet kami buang ke Kutalimbaru,'' katanya.
Kemudian hakim bertanya lagi, bagaimana para terdakwa membawa korban dari kamar ke mobil?
Reza menjawab dengan cara menggotong.
"Kalian hapus itu CCTV-nya, padahal walaupun kalian hapus, itu bisa diambil lagi oleh pihak Reskrim Polri. Makanya dari itu saya tahu si Jefri masuk ke kamar Jamal itu, untuk apa? Itu merekalah yang tau. Jamal keluar, dia (Jefri) yang masuk," kata hakim.
(cr2/TRI BUN-MEDAN.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/sidang-pembunuhan-hakim-pakai-apd-1.jpg)