Seorang Wanita Meninggal dalam Taksi Online Awalnya Batuk, Kejang, Ini Kronologi dan Pengakuan Sopir
Peristiwa meninggalnya seorang wanita dalam taksi online yang terjadi di Surabaya jadi bahan perbincangan hangat
Kemudian ia keluar dari mobil dan meminta pertolongan kepada warga, tukang becak atau pedagang kaki lima yang ada di sepanjang jalan tersebut.
"Saya berhentikan mobil di situ, lalu saya minta tolong.
Mungkin orang takut terus diteleponkan orang kelurahan," ujarnya.
2. Kronologi wanita meninggal di taksi online
Siang itu, IM menumpang menyewa taksi online sebuah mobil Daihatsu Xenia warna hitam bernopol L-1070-PI yang dikemudikan Gatot.
Sopir taksi online menjemputnya sekira pukul 11.00 WIB di sebuah rumah toko (ruko) di kawasan Tenggilis Mejoyo, Surabaya.
Laiknya penumpang pada umumnya, Gatot menyapa IM setibanya masuk di dalam kursi penumpang mobilnya.
"Tadi dari Jalan Tenggilis Mejoyo mau ke padang pasir ( Jalan Siwalankerto) itu gak apa-apa, setelah itu saya nanya 'siang bu?' 'Siang' gitu. Ya saya nanya sekali aja," katanya saat ditemui awak media di lokasi.
Menurut Gatot, IM terbilang irit bicara dan hanya berkomunikasi seperlunya saja.
Bahkan saat Gatot bertanya alternatif rute jalan yang ingin ditempuh.
IM tak terlalu cerewet dan lebih memasrahkan semuanya, pada Gatot.
Ia juga tak begitu hafal wajahnya karena IM mengenakan masker kain menutup hidung dan mulutnya.
"Sampai depan kantor pos, saya tanya lagi 'lewat frontage atau lewat kutisari'.
Dia jawab 'lewat mana aja pak yang penting sampai tujuan'," ujarnya.
3. Warga takut beri pertolongan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/wanita-meninggal-dalam-taksi-online.jpg)