Ramadhan 2020
Empat Tahun Ramadan di Irlandia, Mildka Kangen Lemang dan Mi Gomak Khas Berbuka Puasa ala Medan
Mildka menuturkan tidak dapat lepas dari lemang dan mi gomak yang kini hanya dapat ia rindukan atau konsumsi saat berada di Indonesia.
"Sebagai muallaf suami saya belajar berpuasa tergolong agak rumit. Karena kebiasaan sebelumnya dia belum pernah berpuasa, kemudian durasi puasa yang paling lama. Dia juga harus belajar banyak ilmu agama seperti doa selesai sahur, buka puasa, dan doa tarawih dia harus banyak belajar. Bagi dia, waktu Ramadan adalah waktu yang tepat dan pas untuk belajar agama," ungkap Mildka.
Mildka menuturkan bahwa suami sangat bertekad untuk belajar ilmu agama dengan mempelajari melalui media online seperti Youtube untuk mendengar kajian.
"Yang saya ajarin biasanya memberi tahu apa itu makhruh, sunnah apa yang tidak boleh dilakukan sebelum puasa. Selebihnya dia belajar dari online, melihat ceramah yang berada di negara Arab dengan menggunakan pengantar bahasa Inggris. Jadi dia belajarnya secara online," terang Mildka.
Irlandia sendiri menjadi satu diantara negara yang menjadi puasa dengan durasi cukup lama yaitu 18 jam yang saat ini berada di musim panas.
"Karena ini musim panas jadi jalani puasanya agak lama. Waktu puasa di Irlandia 18 jam. Sahur karena 2.30 pagi jadi kita buka puasa 9.30 jadi biasanya saya buka puasa sekalian sahur, karena kan setelah tarawih langsung tidur. Sahur kita biasanya hanya minum jus," jelasnya.
Menikah dengan warga negara Inggris, Mildka menuturkan bahwa ia harus menyesuaikan menu berbuka ataupun sahur dengan kultur yang berbeda dengan suami.
"Kalau untuk menu masakannya ganti-gantian. Kalau hari ini masak menu makanan Indonesia, besoknya suami masak makanan barat jadi adil gak hanya menu barat atau menu Indonesia aja. Jadi bergantian bervariasi untuk menu berbuka," kata Mildka.
Dikatakannya, muslim di Irlandia masih menjadi minoritas.
Namun, warga Irlandia sangat menghormati masyarakat yang menjalani puasa.
Mildka menceritakan bahwa warga Irlandia akan berusaha tidak makan dan minum di depan warga yang sedang jalani puasa.
"Warga Irlandia yang tahu kita jalani puasa Ramadan, mereka akan berusaha tidak minum atau makan di depan kita tapi restoran tetap buka seperti biasanya. Tapi kalau di bus kan mereka tidak tahu kita berpuasa jadi mereka makan dan minum seperti biasa. Namun kalau kita memberitahu mereka, mereka akan segera menghentikan makanan dan meminta maaf," ujar Mildka.
Mildka menuturkan bahwa masjid di Irlandia dapat terhitung.
Untuk sampai ke masjid, ia dan suami harus menempuh perjalanan selama setengah jam.
"Masjid cuman ada beberapa. Saya tinggal di Dublin. Masjid ada di pusat kota, agak jauh. Jadi kalau mau tarawih kita naik mobil yang setengah jam kita baru sampai. Masjid itu dibangun di area pemukiman muslim. Ketika kita masuk ke masjid kita akan terasa bulan Ramadannya. Kebanyakan orang yang tinggal jauh dan punya anak kecil biasanya memilih untuk beribadah di rumah," ungkapnya.
Lebaran di Irlandia bagi Mildka tidak selamanya jauh dari tanah air.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/berbuka-di-irlandia.jpg)