13 TKI Ilegal yang Baru Pulang Dari Malaysia Nyaris Mati Kelaparan di Hutan Bakau

Belasan TKI ilegal nyaris mati kelaparan di hutan bakau karena ditinggal pemilik kapal

Editor: Array A Argus
HO/Sat Pol Air Polres Tanjungbalai
Lokasi hutan bakau tempat ditemukannya 13 TKI ilegal dari Malaysia oleh personel Sat Pol Air Polres Tanjungbalai pada Jumat (1/5/2020) sekitar pukul 09.00 WIB. 

Sementara itu, berdasarkan pengakuan salah seorang TKI ilegal, Mariana (54), dirinya sudah dua hari ini berada di hutan bakau pantai Sei Sembilang, menunggu kapal yang akan menjemput mereka.

Para TKI ilegal itu mengaku tertipu, karena sudah membayarkan sejumlah uang kepada tekong kapal agar bisa menyebrang dari Malaysia ke tujuan asal.

Namun, justru akhirnya ditelantarkan.

Kisah Pilu TKI Asal Samosir di Malaysia, Dirumahkan Sejak 19 Maret, dan Cuma Dijanjikan Bantuan KBRI

Mariana meninggalkan Malaysia dan memilih pulang ke kampung halamannya di Asahan, lantaran tidak lagi bekerja sejak negeri jiran tersebut memberlakukan lockdown.

"Sudah dua hari diturunkan kapal tekong di sana.

Pas di sana, katanya ada kapal lagi yang mau jemput kami, makanya kami mau diturunkan di sana.

Ada tiga kali kami dioper ke kapal lain di tengah laut, sejak dari Malaysia," ungkap Mariana.

Kini, para TKI ilegal yang berhasil diselamatkan pasca-ditemukan terlantar tersebut, menunggu jemputan dari pemerintah masing-masing untuk bisa kembali berkumpul dengan kekuarga.(ind)

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved