WADUH, Tren Perceraian Corona Muncul di Jepang Selama Karantina Akibat Covid-19, Ini Kata Ahli?
Laporan menunjukkan bahwa pasangan yang dikpaksa bersama di negara lain menghadapi tantangan serupa dengan hubungan mereka.
WADUH, Tren Perceraian Corona Muncul di Jepang Selama Karantina Akibat Covid-19, Ini Kata Ahli?
TRIBUN-MEDAN.com- Pasangan-pasangan di Jepang tampaknya kini tengah menghadapi ancaman perceraian.
Melansir Asiaone (28/4/2020), Istilah 'perceraian corona' kini sedang menjadi tren di situs media sosial Jepang saat pasangan suami-istri dipaksa untuk tinggal di rumah akibat pandemi Covid-19.
• Tersisa Dua Hari Lagi, Penyampaian SPT Tahunan Paling Lambat Tanggal 30 April
Banyak orang mengeluhkan tentang keadaan pernikahan mereka, khususnya di Twitter.
Di media sosial Twitter, para istri di Jepang yang frustasi melampiaskan kekesalan tentang suami mereka, dengan banyak isyarat terselubung bahwa rumah tangga mereka tengah di 'ambang jurang'.
Laporan menunjukkan bahwa pasangan yang dikpaksa bersama di negara lain menghadapi tantangan serupa dengan hubungan mereka.
Namun, istilah ;perceraian corona' begitu bergema khususnya di Jepang.
Istilah serupa pernah muncul di Jepang, yaitu 'perceraian Narita'.
• Sosok Munaroh, Kekasih Mandra, Paman si Doel, Kini Semakin Cantik Berbusana Muslim dan Gemar Becanda
Pada 1980-an, istilah "perceraian Narita" digunakan untuk menggambarkan pasangan yang baru menikah kembali ke Bandara Narita Tokyo setelah bulan madu.
Kemudian memutuskan untuk berpisah karena mereka menyadari bahwa mereka tidak memiliki kesamaan.
Sekitar 35 persen pernikahan di Jepang berakhir dengan perpisahan.
Angka itu lebih rendah dari 45 persen di Amerika Serikat, hampir 41 persen di Inggris dan hanya lebih dari 30 persen di Cina, meskipun tingkat perceraian di Jepang tampaknya akan meningkat dalam waktu dekat.
Selain itu, ada laporan lonjakan dalam pengajuan perceraian di Tiongkok mengikuti pembatasan gerakan yang diberlakukan awal tahun ini.
Bagaimana orang-orang di Jepang mengeluh tentang pasangan mereka di tengah karantina akibat Covid-19?
• Heboh Maling Berdaster dan Berjilbab, ternyata Pelaku Nyamar setelah Kepergok, Begini Kronologinya
"Suara keras suamiku. Kedengarannya dia batuk dan makan. Televisi menyala keras sepanjang hari. Suamiku mendengkur saat ia berbaring di tengah ruang tamu," tulis seorang istri Jepang di Twitter.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/cerai_massal_20170306_192143.jpg)