Permintaan Tinggi, Stok Daging Beku Bulog Sumut Kosong

Bulog Sumut kehabisan stok daging kerbau beku akibat meningkatnya permintaan komoditas itu pasca penyebaran virus corona (Covid-19).

Editor: Juang Naibaho
Tribun-Medan.com/Septrina Ayu Simanjorang
Pemimpin Perum Bulog Wilayah Sumut, Arwakhudin Widiarso atau akrab disapa Wiwid di Gudang Bulog di Jalan Mustafa Medan. 

Laporan Wartawan Tri bun-Medan/Natalin

TRI BUN-MEDAN.COM, MEDAN - Stok daging kerbau beku di Perum Bulog Wilayah Sumatera Utara (Sumut) kosong.

Bulog Sumut kehabisan stok daging kerbau beku akibat meningkatnya permintaan komoditas itu di masa pandemi virus corona (Covid-19).

"Untuk daging saat ini kita kosong karena rencana impor daging tidak bisa dilaksanakan karena negara asal sedang melakukan kebijakan ekspor. Di gudang kita enggak ada stok daging beku," ujar Pemimpin Perum Bulog Wilayah Sumut, Arwakhudin Widiarso atau akrab disapa Wiwid.

Diakuinya, permintaan daging beku lumayan bagus.

Namun, bila dibandingkan dengan daging lokal, permintaan akan daging beku lebih rendah.

"Saya yakin pasar tradisional selalu menyediakan daging. Toh kebutuhan daging import untuk Sumut enggak terlalu tinggi karena Sumut lebih laris dengan daging lokal," ungkapnya.

Kata Wiwid, sebelumnya rata-rata daging beku terjual 50 hingga 100 ton sebulan, tergantung dari kegiatan masyarakat.

"Kita belum tahu rencana daging datang itu kapan, karena negara asal sedang lockdown," ujarnya.

(nat/tri bun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved