Polemik Kartu Prakerja, Viral Muncul Oknum Mampu Loloskan 5 Akun saat Pendaftaran Gelombang II
Di tengah proses pendafataran Kartu Pra Kerja gelombang kedua, muncul kabar seorang oknum yang melakukan kecurangan.
TRI BUN-MEDAN.com - Proses pendaftaran Kartu Prakerja gelombang II menuai polemik baru.
Pendaftaran sudah dibuka mulai Senin (20/4/2020) hingga Kamis (23/4/2020) pukul 16.00 WIB.
Di tengah proses pendafataran Kartu Pra Kerja gelombang kedua, muncul kabar seorang oknum yang melakukan kecurangan.
Bahkan oknum tersebut memamerkan kemampuannya yang berhasil meloloskan 5 akun Kartu Pra Kerja sekaligus yang kemudian menjadi viral di media sosial.
• Bek PSM Makassar Firza Andhika Lepas Kangen Latihan di Markas PSMS Kebun Bunga
Pendaftaran Kartu Pra Kerja dapat dilakukan melalui website www.prakerja.go.id.
Pendaftaran dibuka tiap minggu, mulai dari 11 April 2020 sampai minggu keempat November 2020.
Setiap minggunya kuota pendaftar sebanyak 164.000 kuota.
Program Kartu Prakerja mendapat perhatian karena peserta menerima pelatihan dan intensif uang sebesar Rp 3.550.000.
Tetapi proses penerimaan peserta yang curang medapat sorotan di media sosial.
Melansir dari akun Instagram @lets.talkandenjoy, Minggu (19/4/2020), membagikan unggahan akun Facebook bernama Andri Suhairi Pane.
Andri mengunggah foto dan status di grup Facebook Para Pencari Barang.
Dalam statusnya tersebut, Andri mengaku mendaftar memakai banyak akun.
Dia mengklaim berhasil meloloskan 5 akun menjadi peserta penerima Kartu Prakerja.
Dalam foto tersebut, dia dinyatakan lolos untuk mengikuti pelatihan online dan mendapat uang.
"Garapan baru ges, 5 akun lulus semua, lumayan 600 RB selama 4 bulan haha, cuan cuan". tulis Andri.
• Janda Pensiunan TNI Terlantar dan Sakit-sakitan, Hidup Sebatang Kara Mengandalkan Uang Pensiun
Unggahan tersebut mendapat kecaman dari warganet.
Kecaman dan kritikan karena orang tersebut memanfaatkan Kartu Prakerja untuk mendapatkan uang.
Padahal banyak peserta lain yang lebih membutuhkan Kartu Prakerja
Beberapa warganet sampai melaporkan dugaan kecurangan tersebut melalui website lapor.go.id.
"Langsung aku lapor ke lapor.go.id," tulis salah seorang netizen di akun @bill.qs.
Setelah viral dan nama akun ditelusuri, ternyata akun Facebook bernama akun Andri Suhairi Pane dan laman grup tidak ditemukan.
Melalui Facebook kedua nama tersebut tidak ditemukan setelah viral di media sosial lain.
• Curhat Kaesang Rindu Pacar Akibat Corona, Eskpresi Putra Jokowi Jadi Sorotan Netizen Diejek Bucin
Tanggapan pengelola Kartu Pra Kerja
Melansir dari Kompas.com, Direktur Komunikasi Kartu Prakerja Panji Winanteya Ruky menjelaskan, jika masyarakat menemukan kecurangan dapat melapor melalui kontak Prakerja.
"Jika ada masyarakat yang mengetahui adanya tindak kecurangan, bisa melaporkan langsung ke Prakerja melalui Call Center kami atau [email protected]," kata Panji.
Kontak layanan tersebut dapat dicari di website prakerja.go.id. Kontak layanan dapat diakses melalui nomor 021-25541246.
Masyarakat dapat menghubungi ketika jam operasional, yaitu Senin-Jumat pukul 08.00-19.00 WIB.
Panji juga menjelaskan pihaknya telah melakukan verifikasi NIK ke semua pendaftar melalui Dinas Kependudukan dan Cataran Sipil (Dukcapil).
Jika ada laporan kecurangan, Prakerja akan melakukan penelusuran dan verifikasi data lebih mendalam.
"Prakerja melakukan verifikasi NIK para pendaftar ke Dukcapil. Jika ada laporan, kami akan verifikasi kembali dengan sumber data lain seperti data Dukcapil, Kemdagri, selfie foto bersama KTP, dan NIK pemilik akun di mitra resmi pembayaran," jelas Panji.
Pendaftaran Kartu prakerja dari pemerintah sudah dibuka sejak Sabtu, (11/4/2020) kemarin.
Para calon pendaftar Kartu Prakerja dapat melakukan pendaftaran secara online melalui website resmi www.prakerja.go.id.
Namun ada beberapa syarat yang harus dipenuhi untuk mendapatkan fasilitas yang diberikan oleh pemerintah ini.
Diantara syaratnya adalah Warga Negara Indonesia (WNI), usia minimal 18 tahun, dan sedang tidak mengikuti pendidikan formal.
Program Kartu Pra Kerja ini diprioritaskan untuk pengangguran muda.
Kartu Prakerja adalah program bantuan biaya pelatihan untuk meningkatkan kompetensi kerja, bukan untuk menggaji pengangguran.
Berikut adala 3 tahapan lengkap daftar Kartu Prakerja atau cara membuat Kartu Prakerja:
• Anggaran 5 Destinasi Wisata Prioritas Tak Dipangkas
1. Membuat Akun Prakerja
Masuk ke situs www.prakerja.go.id ( www.prakerja.go.id daftar).
Masukan nama lengkap, alamat email, dan kata sandi baru.
Cek email dari Kartu Prakerja dan ikuti petunjuk untuk konfirmasi akun email.
Setelah konfirmasi akun email berhasil, kembali ke situs Prakerja
2. Isi Data Diri
Masuk ke akun dengan alamat email dan kata sandi yang baru dibuat.
Masukan nomor KTP dan tanggal lahir, lalu klik "Berikutnya".
Isi data diri dengan lengkap formulir kartu prakerja (nama lengkap, alamat email, alamat tempat tinggal, alamat
domisili, pendidikan, status kebekerjaan, foto KTP, dan foto selfie dengan KTP), lalu klik "Berikutnya"
Masukan nomor telepon dan kode OTP yang dikirimkan melalui SMS
3. Ikuti Tes
Ikuti tes motivasi dan kemampuan dasar selama 15 menit, siapkan alat tulis dan kertas bila perlu
Tunggu email pemberitahuan dari Kartu Prakerja setelah menyelesaikan tes
Setelah mendapatkan email pemberitahuan, kembali ke situs, dan gabung ke gelombang pendaftaran.
Tranfer dana dilakukan via e-wallet yang nanti bisa didapatkan peserta.
Bantuan ini hanya akan diberikan sekali seumur hidup untuk peserta.
(*)
Artikel ini sudah tayang di Surya Malang dengan judul : Pendaftaran Kartu Pra Kerja Gelombang II Dibuka, Muncul Kabar Viral Oknum Berhasil Loloskan 5 Akun
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/syarat-kartu-prakerja-daftar-kartu-prakerja-di-wwwprakerjagoid-3-tahapan.jpg)