News Video
PENCURI Sepeda Motor Terekam CCTV, Saat Beraksi dari Parkiran Hotel di Pematangsiantar
Aksi pencurian sepeda motor tersebut terekam CCTV (kamera pemantau) penginapan tersebut.
Penulis: Alija Magribi | Editor: M.Andimaz Kahfi
PENCURI Sepeda Motor Terekam CCTV, Saat Beraksi dari Parkiran Hotel di Pematangsiantar
TRI BUN-MEDAN.com, PEMATANGSIANTAR - Di tengah pandemi corona yang melanda, kian banyak aksi kejahatan yang terjadi.
Satu unit sepeda motor di salah satu Penginapan di Jalan Viyata Yudha,Pematangsiantar pada Minggu (19/4) disikat maling.
Aksi pencurian sepeda motor tersebut terekam CCTV (kamera pemantau) penginapan tersebut.
Korbannya Fransisca Feronica br Aritonang warga Perumahan BTN, Pematangsiantar selaku pengunjung hotel tersebut.
Kepada wartawan, Fransisca menjelaskan ia datang ke hotel tersebut sebagai tamu dan menginap di kamar 10, pada Minggu (19/4/2020) dini hari tadi, sekitar pukul 02.00 WIB.
Fransisca datang dengan mengendarai sepeda motor Mio Z BK 4147 TEB.
Ia pun memarkirkan sepeda motor di depan kamar dan terawasi CCTV.
"Jam 2 saya parkirkan sepeda motor di dekat kamera CCTV," kata Fransisca, Senin (20/4/2020).
Namun pagi harinya, sekitar puku 07.30 WIB, ia pun mengetahui sepeda motornya tak lagi terparkir di sana.
Ia pun meminta tanggung jawab pengelola penginapan tersebut.
Dan kemudian bersama pengelola, mereka memutar rekaman CCTV.
Dari rekaman terlihat jelas bahwa sepeda motornya dicuri oleh seorang pria sekitar pukul 6.58 WIB.
Selanjutnya Fransisca pun melaporkannya ke Polsek Martoba, Polres Pematangsiantar.
Kapolsek Siantar Martoba, Iptu Resbon Gultom ketika dihubungi pada Senin (20/4/2020) menyampaikan bahwa ia masih mengikuti rapat.
Adapun pemilik hotel mengaku kalau hal adanya kehilangan sepeda motor pengunjung telah diterimanya.
Ia pun menjelaskan bahwa telah bertemu dengan pengunjung tersebut dan menyarankan untuk menempuh jalur hukum dan melapor ke polisi jika benar kehilangan sepeda motor.
"Sudah saya jelaskan kalau kita tidak melindungi kalau memang benar seperti dugaan mereka ada kerjasama antara pencuri dengan karyawan saya. Kalau itu benar, saya pun tidak mau ada orang seperti itu yang bekerja di sini, biar aja di penjara sekalian," terangnya.
Pun demikian, pemilik hotel pun menyampaikan ada kejanggalan dalam kasus tersebut.
Di mana menurut laporan anggotanya, pengunjung yang kehilangan sepeda motor malah tidak memiliki kunci sepeda motor.
"Ada yang janggal, sesuai yang saya tanya ke anggota, pengunjung yang kehilagan sepeda motor tidak punya kunci kontak kendaraan itu," tambahnya.
Terkait hal tersebut, Fransisca menjelaskan bahwa kuncinya terjatuh di pos saat hendak masuk hotel.
"Terjatuh di pos pegawai itu pas mau masuk. Sebelum aku masuk orang yang terekam CCTV itu sudah kuliHat minum-minum sama pegawai disana," jelasnya.
(alj/tribun-medan.com)