Pratu Suparlan, Anggota Kopassus Teriak Takbir Duel Lawan 300 Musuh, Keberaniannya Jadi Legenda
Keberaniannya tak main-main, ia berani menghadapi gerombolan musuh berjumlah banyak seorang diri.
Ia kemudian mengambil senapan mesin rekannya yang telah gugur.
Setelah itu, Pratu Suparlan langsung menyerang Fretilin seorang diri.
Kesendiriannya menjadi bulan-bulanan Fretilin melayangkan tembakannya.
Tak terhitung berapa peluru yang sudah menghantam tubuh Pratu Suparlan.
Namun, ia tak gentar, terus melawan tanpa ampun.
Hingga amunisinya habis, Pratu Suparlan yang sudah terluka parah tertembak tetap berusaha melawan.
Ia berlari mengejar Fretilin ke tengah-tengah semak belukar.
Pratu Suparlan pun menghunuskan pisau komandonya untuk melumpuhkan anggota Fretilin.
Ada enam anggota Fretilin yang disebutkan terkena pisau komando tersebut.
Namun, sisa tenaga Pratu Suparlan mulai berkurang.
'Hujan' peluru yang mengenai tubuhnya membuat Pratu Suparlan mulai kekurangan darah.
Akhirnya, Pratu Suparlan pun tak sanggup berdiri lagi.
Dalam posisi duduk, Pratu Suparlan dikepung musuh yang mengarahkan tembakan pada lehernya.
• Sangat Menyedihkan, Indonesia Masih Impor 90 Persen Bahan Baku Obat, Padahal Wilayahnya Luas
• Di Tengah Pandemi Covid-19, 11 Kapal Perang Iran Olok-olok Kapal Perang Amerika, Ini Foto Videonya
Walaupun dalam kondisi mengenaskan, Pratu Suparlan tetap tak kehabisan akal.
Sebelum mengembuskan napas terakhirnya, Pratu Suparlan mengambil granat di dalam saku celanannya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/kopassus_20180516_190805.jpg)