Berikut Ini Daftar Negara yang Ikut Terjangkit Kasus COVID-19 hingga Total Kematian Menurut WHO

WHO sudah menyatakan wabah corona COVID-19 sebagai pandemi global. Kendati demikian, tingkat kesembuhan jauh lebih tinggi dibanding tingkat kematian.

Editor: AbdiTumanggor
MAJORITY WORLD
Dokter India bekerja keras mengendalikan penyebaran virus corona 

Seorang ahli spiritual yang cukup kondang yakni Om Hao mengungkapkan bahwa ada makna lain di balik wabah corona ini.

*Fenomena yang tergolong dahsyat akan terjadi di tahun 2045 mendatang 

* Berikut ini daftar negara yang terjangkit kasus COVID-19 dan total kematian

TRIBUN-MEDAN.com -  Memiliki kemampuan yang tak diragukan lagi, ahli spritual bernama Om Hao muncul membahas virus corona atau Covid-19.

Katanya, dari hasil prediksinya sendiri bahwa akan ada seleksi alam besar-besaran terhadap umat manusia pada tahun 2045.

Meski tak berniat mendahului takdir, Om Hao mengatakan wabah Covid-19 sebagai pintu masuk.

Pandemi corona yang terjadi di Indonesia tentu bakal menjadi catatan sejarah bagi bangsa.

Bukan hanya karena menjadi wabah yang mematikan, virus covid-19 juga menjadi catatan agar wabah yang sama tidak lagi terulang lagi.

Selain itu, seorang ahli spiritual yang cukup kondang yakni Om Hao mengungkapkan bahwa ada makna lain di balik wabah corona ini.

 TANGISAN Mutia Ayu saat Memberangkatkan Jenazah Sang Suami Glenn Fredly, Ini Kata-kata Terakhirnya

 Foto-foto Azis Gagap Makin Alim & Merakyat Gegara Covid-19, Fokus Urus Pesantren usai Pamit dari OVJ

Om Hao sendiri memiliki kemampuan yang tak perlu diragukan lagi.

Kali ini, ahli spiritual kondang tersebut menjelaskan mengenai "pengelihatannya" soal masa depan dunia.

Tak hanya itu saja, Om Hao juga menyoroti wabah corona yang kini terjadi di seluruh penjuru dunia.

 Waspadai Penyakit Meningitis yang Merenggut Nyawa Glenn Fredly, Berikut Ciri-ciri dan Gejalanya

 Kejamnya Meningitis Renggut Nyawa Olga Syahputra & Glenn Fredly, Ini 5 Artis Idap Penyakit Sama

Fenomena Alam
Fenomena Alam (Brighside.me)

Bukan tanpa alasan, dikatakan bahwa wabah corona saat ini ada kaitannya dengan sebuah fenomena besar di 25 tahun mendatang.

"Iya, sebenarnya jika itu akan panjang ya dijelaskan ya," tukas Om Hao dikutip dari kanal YouTube 'Kisah Tanah Jawa' (4/4/2020).

"Tetapi kita mengambil di bumi Nusantara, terutama di Tanah Jawa ini bahwasannya memang seleksi alam," sambungnya.

Om Hao juga menyinggung soal fenomena  yang tergolong dahsyat akan terjadi di tahun 2045 mendatang dan kaitannya dengan wabah yang kini terjadi.

"Karena mendekati tahun 2045 itu memang banyak seleksi, seleksi alam itu macam-macam.

Om Hao melihat ada peristiwa besar di tahun 2045.
Om Hao melihat ada peristiwa besar di tahun 2045. (YouTube/ Kisah Tanah Jawa)

"Bisa dalam arti wabah penyakit, bencana alam, kemudian juga sifat-sifat manusianya sendiri.

"Dan akan disaring beneran, nanti menuju tahun 2045, pada tahun 2030 sudah akan terlihat," jelas Om Hao.

Ahli spiritual kondang tersebut juga menjelaskan dasar perhitungan tersebut.

 INI Jadwal KA Bandara Soekarno-Hatta dan KA Bandara Kualanamu Resmi Tidak Beroperasi

 Sebanyak 80 Tante Kesepian Diajak Bercinta di Hotel, Modus Bius Korban Sampai Lemas, Ini Kata Polisi

"Karena kalau kita sinkronkan, kita lihat dari beberapa fenomena alam yang sudah terjadi, ini juga nanti sebenernya akan berkaitan dengan prekognisi," jelas Om Hao.

Lantas, Om Hao menjelaskan apa yang dimaksud dengan prekognisi.

"Jadi pre itu memrediksi apa yang akan terjadi, di sini bukan meramal atau melihat," jelas Om Hao.

Ahli spiritual tersebut menjelaskan kalau dirinya tidak ingin mendahului takdir.

Terlepas dari hal tersebut ada baiknya untuk selalu mawas diri ataupun waspada.(*)

 Wabah Covid-19, Pemerintah Akhirnya Menggeser Cuti Bersama Hari Raya Idul Fitri ke Desember 2020

 Wabah COVID-19, Siswa Bisa Belajar lewat TVRI, Pesan Nadiem untuk Orangtua, Guru, dan Siswa

Seperti diketahui, WHO sudah menyatakan wabah corona COVID-19 sebagai pandemi global. Kendati demikian, tingkat kesembuhan jauh lebih tinggi dibanding tingkat kematian.

Dirjen WHO mengatakan, penetapan status berkaitan dengan kecepatan virus corona menyebar dengan luas.

Dekalarasi virus corona atau Covid-19 dilakukan untuk memicu pemerintah negara di seluruh dunia menyiapkan rencana kesiap-siagaan darurat untuk melindungi masyarakat.

Negara-negara lain telah menempuh langkah-langkah konkrit menangkal penyebaran virus corona, tak lama setelah stasus pandemi itu.

Misalnya, pemerintah Amerika Serikat yang melarang semua perjalanan dari Eropa ke Amerika Serikat dan pemerintah Italia memerintahkan semua toko ditutup, kecuali toko bahan pangan dan apotek, seiring bertambahnya angka kematian Covid-19 dari total 463 orang menjadi 827 orang.

Peta virus corona, penyebaran global per 10 April 2020

Informasi ini diperbaharui dari waktu ke waktu namun tidak merefleksikan kondisi terkini dari masing-masing negara.

Total kasus yang dipastikan Total kematian
1.541.336 94.306
Kasus100.00010.0001.000
  Kasus Kematian
Amerika Serikat 450.624 15.898
Spanyol 152.446 15.238
Italia 143.626 18.279
Jerman 115.523 2.451
China 82.883 3.339
Prancis 82.048 12.210
Iran 66.220 4.110
Inggris Raya 65.077 7.978
Turki 42.282 908
Belgia 24.983 2.523
Swiss 24.046 948
Belanda 21.764 2.396
Kanada 19.773 462
Brasil 16.474 839
Portugal 13.956 409
Austria 13.237 295
Korea Selatan 10.423 204
Rusia 10.131 76
Israel 9.755 79
Swedia 9.141 793
India 6.653 199
Irlandia 6.574 263
Norwegia 6.160 108
Australia 6.108 51
Chile 5.972 57
Denmark 5.635 237
Polandia 5.575 174
Ceko 5.467 112
Rumania 5.202 246
Ekuador 4.965 272
Jepang 4.667 94
Pakistan 4.489 63
Peru 4.342 121
Malaysia 4.228 67
Filipina 4.076 203
Indonesia 3.293 280
Arab Saudi 3.287 44
Meksiko 3.181 174
Luksemburg 3.115 52
Serbia 2.867 66
Uni Emirat Arab 2.659 12
Finlandia 2.605 42
Panama 2.528 63
Thailand 2.423 32
Qatar 2.376 6
Republik Dominika 2.349 118
Kolombia 2.054 55
Yunani 1.955 87
Singapura 1.910 6
Ukraina 1.892 57
Afrika Selatan 1.845 18
Argentina 1.795 71
Aljazair 1.666 235
Islandia 1.648 6
Mesir 1.560 103
Belarus 1.486 16
Kroasia 1.407 20
Maroko 1.374 97
Moldova 1.289 29
Selandia Baru 1.239 1
Iraq 1.232 69
Estonia 1.207 24
Slowenia 1.124 43
Hungaria 980 66
Lituania 955 16
Azerbaijan 926 9
Armenia 921 10
Kuwait 910 1
Bahrain 855 5
Bosnia dan Hersegovina 850 35
Kazakstan 764 7
Kameron 730 10
Kapal pesiar Diamond Princess 712 11
Slowakia 701 2
Puerto Rico 683 33
Makedonia Utara 663 30
Tunisia 643 25
Bulgaria 618 24
Latvia 589 3
Andora 583 25
Uzbekistan 582 3
Libanon 582 19
Siprus 564 10
Kuba 515 15
Kosta Rika 502 3
Afghanistan 484 15
Oman 457 3
Uruguai 456 7
Burkina Faso 443 24
Albania 409 23
Pantai Gading 384 3
Taiwan 380 5
Yordania 372 7
Pulau Reunion 362  
Honduras 343 23
Niger 342 11
Malta 337 2
Bangladesh 330 21
Mauritius 314 7
Ghana 313 6
San Marino 308 34
Kirgistan 280 4
Nigeria 276 6
Bolivia 264 18
Wilayah Palestina 263 1
Vietnam 255  
Montenegro 252 2
Senegal 250 2
Georgia 218 3
Gini 194  
Guernsey 191 5
Isle of Man 190 1
Sri Lanka 190 7
Mayote 184 2
Kosovo 184 5
Kenya 184 7
Kepulauan Faroe 184  
Jersey 183 3
Kongo 180 18
Venezuela 167 9
Martinique 154 6
Guadeloupe 141 8
Brunei Darussalam 135 1
Jibouti 135  
Guam 128 4
Paraguai 124 5
Gibraltar 123  
Kamboja 119  
Rwanda 110  
Trinidad dan Tobago 109 8
El Salvador 103 5
Guatemala 95 3
Madagaskar 93  
Monako 84 1
Prancis Guyana 83  
Aruba 82  
Liechtenstein 78 1
Mali 74 7
Togo 73 3
Barbados 63 3
Jamaika 63 4
Kongo 60 5
Etiopia 56 2
Uganda 53  
Prancis Polynesia 51  
Kepulauan Virgin Amerika 45 1
Kepulauan Cayman 45 1
Belanda Antiles 43 6
Bahama 40 7
Zambia 39 1
Bermuda 39 3
Guyana 37 6
Gini-Bissau 36  
Gabon 34 1
Eritrea 33  
Saint Martin (wilayah Prancis) 32 2
Liberia 31 4
Haiti 30 2
Benin 26 1
Tanzania 25 1
Libia 24 1
Burma 23 3
Maldives 19  
Suriah 19 2
Angola 19 2
Antigua dan Barbuda 19 2
Gini Ekuatorial 18  
Kaledonia Baru 18  
Mozambik 17  
Namibia 16  
Laos 16  
Mongolia 16  
Dominika 15  
Fiji 15  
Sudan 15 2
Saint Lucia 14  
Belanda Antiles 14 1
Botswana 13 1
Somalia 12 1
Grenada 12  
Eswatini 12  
Chad 11  
Zimbabwe 11 3
Seychelles 11  
Saint Kitts dan Nevis 11  
Kepulauan Marianas Utara 11 2
Greenland 11  
Suriname 10 1
Belize 9 1
Nepal 9  
Montserrat 9  
Kapal pesiar MS Zaandam 9 2
Kepulauan Turks dan Caicos 8 1
Malawi 8 1
Republik Afrika Tengah 8  
St Vincent dan Grenadines 8  
Vatikan 8  
Nikaragua 7 1
Siera Lione 7  
Cape Verde 7 1
Mauritania 7 1
Saint Barthélemy 6  
Kepulauan Falkland 5  
Bhutan 5  
Sao Tome dan Principe 4  
Sahara Barat 4  
Gambia 4 1
Burundi 3  
Sudan Selatan 3  
Anguila 3  
Kepulauan Virgin Inggris 3  
Papua Nugini 2  
Timor Leste 1  
Saint Pierre dan Miquelon 1  
Sumber: Johns Hopkins University (Baltimore, Amerika Serikat)

126 WNA ditolak masuk Indonesia

Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona, Achmad Yurianto mengatakan status pandemi virus corona "mengisyaratkan kepada seluruh dunia untuk meyakini penyakit ini bisa menyerang siapa saja dan negara mana saja di dunia ini".

"Kewaspadaan di seluruh dunia meningkat, sehingga banyak negara yang meninjau kembali bebas visa pada kunjungan antar negaranya," ujar Yuri.

Dia mengatakan, pihaknya sedang menunggu kebijakan Kementerian Luar Negeri menyangkut hal itu.

"Artinya, tidak lagi kita memberikan kemudahan, dunia maksudnya, tidak memberikan kemudahan pergerakan dari satu negara ke negara lain. Tujuannya satu, mengurangi penyebaran," imbuhnya.

Adapun Imigrasi telah menerbitkan protokol pemberian visa dan izin tinggal dalam upaya pencegahan masuknya virus corona.

Sebanyak 126 warga negara asing ditolak masuk ke Indonesia, karena memiliki riwayat perjalanan ke kawasan yang menjadi episentrum virus corona di China, Italia, Iran dan Korea Selatan, dalam jangka waktu 14 hari.

"Total yang sudah kami tolak 126 orang. Penolakan ini tentang waktu dari 6 Februari hingga 10 Maret 2020," ujar Johni.

Dia menambahkan, para WNA itu langsung dideportasi hari itu juga. Bila tidak ada penerbangan, WNA diserahkan sementara ke Kantor Kesehatan Pelabuhan. ( GridHot/BBC)

Artikel ini sudah tayang di Gridhot dengan judu : Bukan Bermaksud Mendahului Takdir, Ahli Spiritual Kondang Ini Prediksi Soal Seleksi Alam Besar-besaran di Tahun 2045, Wabah Corona Jadi Pintu Masuknya

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved