BERLAKU MULAI BESOK bagi Warga Medan, Wajib Pakai Masker Keluar Rumah, Satpol PP Patroli!
Tidak main-main, bagi warga yang tidak mematuhi aturan tersebut siap-siap disasar Satpol PP.
TRI BUN-MEDAN.com - Wajib pakai masker! Ya, Itulah aturan yang mulai berlaku Jumat (10/4/2020) besok.
Pemerintahan Kota (Pemko) Medan menerapkan aturan baru terkiat covid-19, sekaligus mengurangi risiko penularan virus ini.
Setiap warga yang keluar rumah, wajib menggunakan masker.
Tidak main-main, bagi warga yang tidak mematuhi aturan tersebut siap-siap disasar Satpol PP.
Petugas Satpol PP akan patroli ke sejumlah tempat publik seperti pasar, stasiun dan tempat lainnya untuk merazia warga yang tidak megindahkan aturan tersebut.
• TERBARU Covid-19 di Kota Medan, Jumlah PDP Meningkat dari 140 Jadi 160 Kasus, 10 Orang Meninggal
Hal tersebut diungkapkan oleh Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan Akhyar Nasution, ia menekankan agar seluruh warga yang melakukan aktifitas di wilayah Kota Medan, agar wajib menggunakan masker saat berada di luar rumah.
"Mulai besok, kepada Satpol PP turunkan personel untuk merazia dan lakukan patroli di pasar-pasar. Ini sifatnya bukan lagi imbauan, tapi sudah kewajiban. Seluruh warga yang berada di Kota Medan diwajibkan untuk menggunakan masker. Upaya ini dilakukan untuk mencegah diri agar tidak tertular atau mungkin menularkan virus ke orang lain," kata Akhyar saat mengunjungi Pusat Pasar Medan, Kamis (8/4/2020).
Kedatangan Akhyar bersama sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Kota Medan, bertujuan untuk melihat dan memastikan kedisiplinan masyarakat baik pedagang maupun pengunjung pasar yang melakukan transaksi jual beli di pasar tersebut.
Namun saat berkeliling sembari membagikan masker kepada para pedagang dan pengunjung, Akhyar tampak kecewa melihat beberapa pegawai kios masih ada yang tidak menggunakan masker.
Melihat hal tersebut, Akhyar pun meminta kepada pemilik kios untuk memfasilitasi dan menyediakan masker untuk seluruh pekerja dan tetap menjaga jarak.
Akhyar mengatakan, saat ini Kota Medan masuk dalam zona merah Covid-19 dan setiap harinya angka kasus terjadi peningkatan.
Maka dari itu, ia berharap seluruh warga dapat patuh, disiplin dan berkomitmen untuk sama-sama memutus rantai penyebaran Covid-19 di ibukota provinsi Sumut.
"Tidak ada alasan bagi kita untuk tidak menggunakan masker. Jika kesulitan mendapatkan masker, manfaatkan sapu tangan. Jangan anggap sepele virus ini, tugas kita bersama untuk menjagi diri, keluarga dan orang lain demi kebaikan kita semua," katanya.
Ia meminta agar pihak PD Pasar Kota Medan juga tetap mengimbau seluruh pedagang dan pengunjung yang datang untuk mencuci tangan dan mewajibkan penggunaan masker.
• COVID-19 HARI INI: OTG Bisa Jadi Penular Covid-19, Gugus Tugas Imbau Warga Sumut Waspada
Jika tidak, maka tidak diperkenankan untuk masuk ke dalam pasar.
Selain untuk mengajak, mengimbau dan melihat kepatuhan warga dalam menggunakan masker di wilayah pasar, Akhyar sekaligus menanyakan ketersediaan dan harga bahan pokok ke sejumlah pedagang.
Disamping itu, pedagang juga mengeluhkan turunnya omset penjualan dikarenakan sepinya pembeli di pasaran akibat Covid-19.
TERBARU Covid-19 di Kota Medan, Jumlah PDP Meningkat
Pemko Medan kembali merilis data update terbaru jumlah pasien terkait kasus corona virus disesase atau covid-19.
Untuk update data wilayah Kota Medan, Kamis (9/4/2020) siang, yang dikutip sari laman situs Pemko Medan, tercatat kembali adanya peningkatan signifikan jumlah ODP (orang dalam pemantauan), serya PDP (Pasien dalam Pengawasan).
Data update yang dikeluarkan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemko Medan memperlihatkan bahwa jumlah PDP kembali meningkat dari sebelumnya 140 kasus menjadi 160 orang dengan kasus PDP yang meninggal sebanyak 5 orang.
Sedangkan jumlah ODP juga bertambah dari sebelumnya 718 kini menjadi 721 orang, Dengan rincian 202 bersatus Orang Tanpa Gejala (OTG), dan 250 Orang Pelaku Perjalanan (PP).
Sementara itu, untuk jumlah kasus pasien positif covid-19 di wilayaj Kota Medan tercatat 42 orang, dengan rincian meninggal sebanyak 5 orang.
Sedangkan pasien yang berhasil sembuh dari sebelumnya dua orang menjadi 6 orang.
Sebelumnya, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumatra Utara, dr Aris Yudhariansyah juga telah memaparkan adanya peningkatan jumlah kasus covid-19 di Sumut.
Dia memaparkan adanya penambahan kasus positif covid-19 sebanyak 8 orang.
"Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumatra Utara mengkonfirmasi data orang yang terpapar covid-19 dengan rincian: pasien positif covid-19 dengan metode PCR 55 orang, pasien positif covid-19 dengan metode 29 orang," saat melakukan konfrensi pers di Gedung Penprov Sumut, Rabu (8/4/2020) petang.
Dr Aris menambahkan, terkait data status orang dalam pemantauan (ODP). Angkanya kini sudah mencapai 3.323 orang. Begitu juga kasus PDP juga mengalami peningkatan dari sebelumnya sebanyak 133 orang menjadi 140 orang.
"Untuk status ODP saat ini sebanyak 3323 orang, sedangkan PDP yang dirawat 140 orang," ucapnya.
Sementara itu, Aris juga menginformasikan data terkait jumlah pasien yang berhasil sembuh masih tetap 8 orang sedangkan pasien meninggal untul wilayah sumut berjumlah 7 orang.
"Pasien yang sudah berhasil sembuh ada 8 orang dan jumlah pasien yang meninggal mencapai angka 7 orang," kata Aris.
Dr Aris juga mengatakan Kota Medan menjadi salah satu wilayah yang masuk dalam kategori zona merah dan proses penularan diluar masih berlangsung.
Karena itu menurutnya perlu dipertimbangkan kembali kalau akan bepergian ke mana pun.
Dia pun menyarankan tidak perlu bepergian apalagi dalam situasi saat ini kita lihat data dari hari kehari kasus covid-19 semakin bertambah.
"Tempat yang paling aman saat ini adalah berada di rumah bersama keluarga. Mari kita lindungi orang tua kita, lindungi orang dengan penyakit kronis karena merekalah yang paling rentan makalah terinfeksi virus Corona ini. Kita awasi juga anak-anak agar tidak tertular penyakit.
Sedangkan saudara kita yang sakit mari kita jaga agar bisa melaksanakan perawatan sakitnya dengan maksimal dan isolasi dengan baik agar tidak menularkan pada orang lain," kata Aris.
(cr21/can/tri bun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/jajaran-pemko-medan-saat-akhyar-saat-mengunjungi-pusat-pasar-medan-kamis-842020.jpg)