Ramlan dan Ramli Yatim, Legenda PSMS yang Namanya Diabadikan Menjadi Jalan di Kota Medan
Publik sepak bola di Sumatera Utara, khususnya Kota Medan saat ini mungkin tak banyak lagi yang mengetahui nama Ramli Yatim dan Ramlan Yatim.
Penulis: Chandra Simarmata | Editor: Juang Naibaho
Sedangkan Ramlan Yatim, di eranya tak kalah populer. Ia bahkan jadi pesepakbola Indonesia pertama yang bisa berkarier hingg ke luar negeri.
Atas kontribusi kedua kakak beradik itu dalam olahraga sepakbola, nama Ramli dan Ramlan Yatim pun diabadikan menjadi nama jalan di Kota Medan.
Kedua jalan tersebut terletak di Kelurahan Kotamatsum III, Kecamatan Medan Kota, Medan, dekat salah satu icon Kota Medan, yakni Masjid Raya Al Mashun Medan.
Mungkin saat ini tak banyak yang tahu sejarah itu.
Menurut Indra Efendi Rangkuti, nama kedua jalan tersebut ditetapkan pada tahun 1972. Wali Kota Medan saat itu adalah Sjoerkani.
Dia mengatakan jalan itu memiliki panjang 100 meter, dengan membentuk jalan segitiga dan terdapat kantor lurah yakni Kantor Lurah Kotamatsum III.
"Kalau tidak salah waktu itu ditetapkan oleh Pak Sjoerkani, pada 1972. Bertepatan saat beliau juga menyerahkan komplek Stadion Kebun Bunga, untuk PSMS," terang Indra.
Tak hanya nama Ramli dan Ramlan, nama mantan klub lokal Medan Putera, yang pernah dibela keduanya, juga diabadikan menjadi nama jalan. Letaknya persis melintasi Jalan Ramli dan Ramlan Yatim.
"Makanya kalau gak salah di Indonesia ini hanya ada tiga nama pemain sepak bola Indonesia yang namanya diabadikan jadi nama jalan. Selain kakak-beradik Ramli dan Ramlan Yatim di Medan, lalu ada nama Rusli Ramang di Makassar," katanya.
Selain diabadikan sebagai nama jalan di Kota Medan, nama Ramlan Yatim juga diabadikan sebagai nama sebuah Stadion di Tebingtinggi.
Stadion yang berada di jalan Gunung Leuser, Tebingtinggi tersebut hingga sekarang masih berdiri.
(Can/Tri bun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/legenda-psms-ramlan-dan-ramli-yatim.jpg)