Harimau Sumatera Mengamuk, Seorang Petani di Langkat Tewas Tercabik-cabik

Seorang petani ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan di ladang yang berada masih di kawasan TNGL. Saat ditemukan, tubuhnya tercabik-cabik

Penulis: Dedy Kurniawan | Editor: Array A Argus
ilustrasi/kolase/tribunnews
Detik-detik & Kronologi Harimau Terkam Warga, Tubuh Korban Dicabik-cabik Ngeri, Nih Kesaksian Teman 

Bagian leher robek, isi perut hilang. Bahkan alat vital Ramlan diduga turut dimakan harimau.

Wanita ini Diserang Dua Harimau Peliharaan dengan Brutal, Tapi Sebut itu Sebagai Tanda Cinta

Camat Sei Lepan, Faizal Matondang menambahkan, jasad Ramlan ditemukan sekitar 30 meter dari lokasi kemunculan harimau.

Katanya, saat ini semua warga diminta untuk tidak pergi ke ladang, khususnya yang ada di kawasan TNGL.

"Setelah jenazahnya ditemukan, pihak keluarga kemudian menggelar acara pemakaman.

Saat ini, jenazah korban sudah dikebumikan," kata Faizal.

Ia pun mengimbau kepada semua masyarakat untuk tenang dan menunggu arahan dari pihak berwenang.

Pasang Kamera Trap
Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser (BBNTGL) saat ini tengah berkoordinasi dengan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumut untuk menangkap harimau Sumatera yang telah menewaskan seorang petani bernama Ramlan.
Berdasarkan siaran pers yang dikeluarkan BBTNGL, mereka sudah memasang kamera penjebak (trap) di sejumlah titik, termasuk tempat tewasnya Ramlan.

Tidak hanya memasang kamera trap, BBNTGL juga tengah memasang perangkap untuk menangkap harimau tersebut.

Bagi warga yang tinggal di Desa PIR ADB, Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat diimbau untuk tetap tenang.

Sementara waktu jangan dulu pergi ke ladang. Karena dikhawatirkan harimau akan kembali lagi ke lokasi semula.(dyk)

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved