Aturan Baru Akibat Pandemi Corona, Penumpang KM Kelud yang Berangkat Harus Punya KTP Sesuai Tujuan

Penumpang angkutan laut PT Pelni Medan-Belawan yakni KM (Kapal Motor) Kelud dengan tujuan Batam dan Jakarta anjlok sebesar 70 persen.

Editor: Juang Naibaho
Tribun-Medan.com/Natalin Sinaga
Pelanggan membeli tiket Pelni dengan tujuan Belawan ke Batam. Harga tiket tetap dan tidak ada kenaikan. 

Laporan Wartawan Tri bun Medan/Natalin

TRI BUN-MEDAN.COM, MEDAN - Penumpang angkutan laut PT Pelni Medan-Belawan yakni KM (Kapal Motor) Kelud dengan tujuan Batam dan Jakarta anjlok sebesar 70 persen.

Penurunan itu merupakan dampak penyebaran virus Corona di Tanah Air.

Penurunan pengunjung diperkirakan bisa meningkat 80 persen. Pasalnya, saat ini ada aturan baru bagi penumpang kapal Pelni.

"Pembelian tiket kapal Pelni yang dilayani setiap keberangkatan KM Kelud dari Belawan yakni yang ber-KTP sesuai tujuan, yakni Batam dan Jakarta," kata Kepala Cabang PT Pelni Medan, M. Lutfi Israr Sutan, Senin (6/4/2020).

Bagi penumpang yang tidak ber-KTP sesuai tujuan tidak akan dilayani, kecuali ada yang bertanggung jawab atau ada yang menjamin di tempat tujuan.

Dengan ketentuan yang bukan KTP sesuai tujuan itu, harus mengisolasikan diri selama 14 hari untuk memutus mata rantai Covid-19.

Lutfi mengatakan, penurunan jumlah penumpang KM Kelud sebenarnya karena masyarakat sudah menyadari untuk tidak bepergian di tengah pandemi Corona, sekaligus mengikuti anjuran pemerintah.

Menurutnya, penurunan arus penumpang KM Kelud mulai terjadi pada minggu pertama Maret 2020 sebesar 50 persen dan meningkat lagi pada Minggu ketiga hingga 70 persen.

Bahkan, untuk keberangkatan besok, Selasa 7 April 2020, KM Kelud hanya membawa penumpang berjumlah 205 orang yakni 198 orang dewasa dan tujuh anak.

"Sebelumnya jumlah yang berangkat masih 400 hingga 500 orang, namun yang berangkat besok, Selasa 7 April 2020 hanya 205 orang saja padahal kapasitas kapal yang tersedia 2.607 seat," ucapnya.

Ia juga menyinggung penurunan penumpang kapal hingga 70 persen belum pernah terjadi sebelumnya,

Saat low season saja, sambung Lutfi, penurunan penumpang maksimal cuma 40 persen.

Setiap keberangkatan KM Kelud dari Pelabuhan Belawan, sekitar 80 sampai 90 persen penumpang didominasi tujuan Batam, dan selebihnya tujuan ke Jakarta (Tanjung Priok).

Aturan Turun dari Kapal

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved