Konflik DPRD Deliserdang

Gubernur Sumut Turun Tangan, Fraksi Gerindra dan Demokrat DPRD Deliserdang Akhirnya Menyerah

Konflik di DPRD Deliserdang akhirnya usai setelah Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi turun tangan

Penulis: Indra Gunawan | Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/HO
ANGGOTA DPRD Deliserdang periode 2019-2024. 

PAKAM,TRIBUN-Konflik berkepanjangan di DPRD Deliserdang akhirnya usai. Fraksi Gerindra dan Demokrat yang sebelumnya membuat paripurna tandingan menyerah.

Sekarang, kedua fraksi itu akan bergabung dengan fraksi lainnya dalam alat kelengkapan dewan (AKD) yang sudah dibentuk beberapa waktu lalu.

Menurut informasi yang diperoleh Tribun Medan, berakhirnya konflik di DPRD ini tak terlepas dari campur tangan Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi.

Mantan Pangkostrad itu mengumpulkan semua fraksi dalam pertemuan mediasi yang dilakukan pada Selasa (31/3/2020) lalu.

Hasilnya, disepakati tidak ada AKD tandingan.

Fraksi PKS DPRD Deliserdang Usul Dana Reses Dewan Rp 4,2 Miliar Dialihkan ke Penanganan Corona

"Setelah difasilitasi oleh Gubernur, kami harus bersatu untuk Deliserdang.

Selanjutnya, nanti akan digelar paripurna kembali," kata Ketua DPRD Deliserdang, Zakky Shahri, Kamis (2/4/2020).

Ketua DPC Gerindra Deliserdang ini mengatakan, bergabungnya Gerindra dan Demokrat ke AKD yang sudah dibentuk tujuh fraksi sebelumnya karena mempertimbangkan kepentingan masyarakat.

Selama ini, lanjut Zakky, tidak ada niatan Gerindra untuk mengejar jabatan di DPRD Deliserdang.

Anggota Pakai Masker, DPRD Deliserdang Gelar Paripurna Perubahan Tatib dan Bahas Covid-19

"Pertimbangannya (bergabung) itu (karena kepentingan masyarakat)," kata Zakky.

Karena dalam waktu dekat Gerindra dan Demokrat masuk dalam AKD yang sudah dibentuk tujuh fraksi sebelumnya, maka AKD tandingan yang dibentuk Zakky akan dibubarkan.

Saat disinggung mengenai mosi tidak percaya terhadap dirinya yang disampaikan tujuh fraksi sebelumnya, Zakky menanggapi santai.

Katanya, semua itu tidak masalah. kalaupun mosi tidak percaya itu tetap dilanjutkan, ia tidak akan mempersoalkannya.

Ketua DPRD Deliserdang Zakky Shahri Digoyang, 7 Fraksi Ajukan Mosi Tidak Percaya

"Dilanjutkan enggak apa-apa. Karena enggak ada itu dikenal di dasar hukum Indonesia.

Jadi enggak ada (pengaruh sama saya)," ungkap Zakky.

Meski sempat berseberangan dengan tujuh fraksi lainnya, Zakky menyebut hubungannya saat ini dengan rekan-rekan anggota DPRD tetap baik.

Bahkan, saat bertemu dengan Wakil Ketua DPRD, Amit Damanik, mereka tampak mesra.

Keduanya terlihat berfoto bersama di depan awak media.

Politisi Perindo Keberatan Namanya Dijadikan Ketua Komisi B Tandingan DPRD Deliserdang

Terpisah, Ketua Fraksi Demokrat DPRD Deliserdang, Ismayadi mengatakan akan turut bergabung dengan fraksi lainnya.

Kata dia, sudah ada kesepakatan antara masing-masing dewan terkait persoalan ini.

"Pertimbangan kami, apapun yang menjadi keputusan saat mediasi yang difasilitasi Gubernur, itu yang harus kami ikut," ungkap Ismayadi.

Pembangunan Sumut
Sekretaris DPRD Deliserdang, Rahmad meyambut baik bersatunya seluruh fraksi yang sempat bersitegang.

Katanya, semua ini tidak terlepas dari campur tangan Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi.

Ketika memimpin mediasi, Edy menginstruksikan agar jangan ada lagi perpecahan.

Ini Alasan Ketua DPRD Deliserdang Pimpin Sidang Paripurna yang Hanya DIikuti Gerindra dan Demokrat.

"Pak Gubernur ingin pembangunan di Sumut ini tetap berjalan.

Sebab, beliau mengatakan bahwa pembangunan di Sumut, 76 persennya itu ada di Deliserdang," kata Rahmad.

Setelah mendengar instruksi Gubernur, fraksi Gerindra dan Demokrat akhirnya pasrah.

Mereka memutuskan bergabung dengan fraksi lainnya yang lebih dulu telah membentuk alat kelengkapan dewan (AKD).(dra)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved