Konflik di DPRD Deliserdang Berakhir, Gerindra dan Demokrat "Nyerah" Setelah Dimediasi Gubsu

Paripurna lanjutan penyempurnaan AKD akan dilakukan agar Partai Gerindra dan Demokrat bisa bergabung dengan tujuh fraksi lain.

TRIBUN MEDAN/INDRA
KETUA dan Wakil Ketua DPRD Deliserdang, Zakky Shahri dan Amit Damanik memperlihatkan keakbraban di hadapan wartawan di kantor Bupati,Kamis (2/4/2020). 

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Konflik yang terjadi di DPRD Deliserdang, Sumatera Utara akhirnya berakhir.

Fraksi Demokrat dan Fraksi Gerindra bersedia untuk bergabung setelah didamaikan oleh Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi.

Kedua fraksi itu pun menyatakan akan segera bergabung dengan tujuh fraksi lain dan akan masuk dalam Alat Kelengkapan Dewan (AKD) yang telah dibentuk oleh ketujuh fraksi.

Sementara AKD yang mereka buat setelah digelarnya paripurna tanpa melibatkan Sekretariat DPRD otomatis akan dibubarkan dengan sendirinya.

Ketua DPRD Deliserdang, Zakky Shahri yang juga sebagai Ketua DPC Partai Gerindra Deliserdang menyebut Fraksi Gerindra bersedia untuk bergabung karena pertimbangan masyarakat Deliserdang.

Ia sempat menegaskan bahwa pada dasarnya partainya tidak semata-mata hanya mengejar jabatan.

Untuk selanjutnya yang dilakukan akan digelar paripurna lanjutan penyempurnaan AKD agar Partai Gerindra dan Demokrat bisa bergabung dengan tujuh fraksi lain.

"Pertimbangannya (mengapa mau bergabung) pada dasarnya  harus bersatu untuk masyarakat. Makanya setelah difasilitasi sama Gubernur kemarin kita harus bersatu untuk Deliserdang. Selanjutnya paripurna kembalilah," kata Zakky Shahri yang diwawancarai di kantor Bupati usai menggelar rapat pertemuan dengan Bupati Ashari Tambunan membahas penanganan Covid-19 Kamis, (2/4/2020).

Pemkab Deliserdang Akan Beri Bantuan Sembako Untuk Yang Terkena Dampak Covid-19

Zakky sempat memberi tanggapan terkait adanya mosi tidak percaya yang dinyatakan oleh dewan dari tujuh fraksi terhadapnya.

Ditegaskannya jikapun mosi tidak percaya itu tetap berlanjut terhadapnya dirinya pun tidak akan mempersoalkannya.

Disebut kalau hal itu sama sekali tidak berpengaruh untuknya.

"Enggak apa-apa. Dilanjutkan gak apa-apa. Enggak ada itu dikenal dalam dasar hukum Indonesia. Enggak ada (pengaruh)," kata Zakky.

Ia merasa setelah pertemuan di kantor DPRD hubungannya dengan sesama dewan khususnya dari tujuh fraksi sudah mencair.

Saat berada di kantor Bupati Deliserdang, ia pun sempat menunjukkan keharmonisan dirinya dengan Wakil Ketua DPRD, Amit Damanik yang sebelumnya sempat ikut menyatakan sikap mosi tidak percaya kepada Zakky Shahri.

Saat itu Amit pun sempat mengajak Zakky untuk berfoto bersama di depan para wartawan.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved