News Video
Edy Rahmayadi Buat Konsep PSSB, Untuk Lindungi Masyarakat Sumut dari Wabah Virus Corona
Gubernur Sumatera Edy Rahmayadi menyampaikan keterangan terkait Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSSB).
Penulis: Maurits Pardosi | Editor: M.Andimaz Kahfi
Edy Rahmayadi Buat Konsep PSSB, Untuk Lindungi Masyarakat Sumut dari Wabah Virus Corona
TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Gubernur Sumatera Edy Rahmayadi menyampaikan keterangan terkait Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSSB).
Pihaknya sedang berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota terkait Pembatasan Sosial Berskala Besar di Sumatera Utara.
Pembatasan-pembatasan yang dimaksud akan dilakukan pada daerah tertentu yang dinyatakan sebagai zona merah Covid-19.
"Pembatasan-pembatasan, yang saat ini sedang direncanakan terkhusus ada zona merah," kata Edy saat melakukan kunjungan ke Rumah Sakit Martha Friska Jalan Multatuli pada Rabu (1/4/2020).
"Nah Sumut ini, sudah zona merah, belum? Khususnya Medan, masih merah-merah jinggalah, masih merah-merah jambu. Inilah pembatasan yang kita lakukan," sambungnya.
Dia juga menuturkan bagaimana situasi perjalanannya ke Tapanuli Utara.
"Saya tadi pulang dari Tapanuli Utara (Taput), disana orang masih seperti biasa, semua itu, kayak belum ada corona, padahal sudah ada corona itu karena ada satu pasien yang diisolasi di Rumah Sakit Umum Daerah di Tapanuli Utara," ujarnya.
Termasuk dalam kunjungannya ke Taput, konsep PSSB juga menjadi hal yang sedang dikonsep.
"Tadi ini yang sedang kita konsep, pembatasan-pembatasan wilayah dengan skala besar. Yang saya maksud di sini adalah skala prioritas, mana nanti yang akan kita blokir, dimana yang harus kita batasi," tambahnya.
Menurutnya, pembatasan tersebut memiliki skala prioritas, tidak semua daerah punya kondisi yang sama dan tetap memperhitungkan perjalanan kehidupan masyarakat.
"Tak bisa juga kita hajar semuanya, kehidupan ini harus tetap jalan, tapi namun demikian kita himbau kepada seluruh masyarakat yang paling aman, yang terbaik adalah stay at home, tetap berada di rumah," tuturnya.
Terkait pergerakan yang dilakukan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara akibat dampak Covid-19 terhadap ekonomi masyarakat, Edy Rahmayadi menyampaikan keterangannya.
Oleh karena itu, Gubsu Edy Rahmayadi menegaskan masyarakat agar memilih berdiam di rumah, kecuali harus memiliki pekerjaan yang mendesak di luar rumah.
Saat bekerja di luar rumah, masyarakat juga diharapkan agar menjaga jarak.
"Tetapi bagi orang-orang yang mempunyai kegiatan-kegiatan di luar yang tidak bisa ditinggalkan, benar-benar gunakan keamanan ini, jauhi kerumunan, hindari bersentuhan langsung dan lakukan di luar secara terbatas dan segera kembali,"
"Jaga kebersihan diri apalagi setelah pulang dan hendak menyentuh keluarga. Ini penting," pungkasnya.
(cr3/medan-tribun.com)