TIGA RUMAH SAKIT RUJUKAN PENUH, Seorang Suspect Corona Meninggal di Mobil Ambulans tanpa Keluarga
Seorang suspect virus Corona di Jakarta meninggal di mobil ambulans sebab tiga rumah rujukan Covid-19 penuh
TIGA RUMAH SAKIT RUJUKAN PENUH, Seorang Suspect Corona Meninggal di Mobil Ambulans Tanpa Keluarga
Seorang suspect virus Corona di Jakarta meninggal di mobil ambulans sebab tiga rumah rujukan Covid-19 penuh. Nyawanya tidak tertolong saat petugas medis mencari rumah sakit untuk perawatannya.
TRI BUN-MEDAN.com - Seorang suspect virus Corona di Jakarta meninggal di mobil ambulans sebab tiga rumah rujukan Covid-19 penuh.
Nyawanya tidak tertolong saat petugas medis muter-muter cari rumah sakit untuk perawatannya.
Pria berusia 60 tahun wafat dengan status Pasien Dalam Pengawasan (PDP) virus Corona atau Covid-19.
Nyawanya tak tertolong dalam perjalanan mencari rumah sakit yang masih mempunyai slot kosong untuk menanganinya.
Menurut keterangan keluarga, sudah tiga rumah sakit di Jakarta yang didatangi ketika mencari pertolongan.
• JUMLAH Pasien Virus Corona Meroket, WNA Asal Cina Pulang Kampung Diangkut Pesawat Cambodia Airline
Namun, semuanya tak bisa menerima tambahan pasien lagi.
Putra tinggal di bilangan Gambir, Jakarta Pusat. Hanya seorang pembantu tinggal dengannya di rumah tersebut.
Beberapa hari belakangan, ia mengaku mulai merasa sakit.
Namun, ia belum memeriksakan diri ke dokter.
Salah satu anggota keluarga Putra yang enggan disebutkan identitasnya berujar, baru pada Selasa (24/3/2020) pagi, Putra merasa sakitnya agak parah.
“Keluarga tahu beliau sakit (semakin parah) saat pagi itu dari pembantu,” ujar dia kepada Kompas.com.
Pencarian Rumah Sakit
Pagi itu, sekitar pukul 08.00, Putra (nama samaran) berinisiatif menghubungi nomor darurat Covid-19 DKI Jakarta.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/shalatijenazahcovid19.jpg)