Hari Ini Dibagikan 150.000 Alat Pengecek Virus Corona di Dalam Tubuh Secara Cepat (Rapid Test Kit)
RAPID TEST KIT dari China tersebut akan digunakan petugas medis di Indonesia untuk mendeteksi awal apakah seseorang terinfeksi penyakit Covid-19
Sebanyak 150.000 alat pengecek virus corona di dalam tubuh secara cepat (rapid test kit) telah tiba di Tanah Air, pada Minggu (22/3/2020).
****
RAPID TEST KIT dari China tersebut akan digunakan petugas medis di Indonesia untuk mendeteksi awal apakah seseorang terinfeksi penyakit Covid-19 yang disebabkan virus corona atau tidak.
Rapid test kit itu diangkut menggunakan pesawat Hercules C130 milik TNI Angkatan Udara bersama dengan logistik kesehatan lainnya.
"Posisi terakhir yang kami terima bahwa pesawat sedang transit di Natuna. Tidak lama lagi akan menuju Jakarta," ujar Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Corona Achmad Yurianto dalam konferensi pers di Gedung BNPB, Jakarta, Minggu.
Rapid test kit beserta peralatan kesehatan lainnya dengan total berat 12 ton itu nantinya akan didistribusikan ke seluruh penjuru Tanah Air.
Tentunya distribusi tersebut didasarkan pada sebaran pasien positif corona di Indonesia.

Dalam video berdurasi 17 detik yang diterima Kompas.com dari Humas Kementrian Kesehatan RI, menunjukan bahwa tim observasi tengah melakukan desinfeksi atau membunuh kuman terhadap salah satu pesawat TNI AU berjenis Hercules yang sebelumnya dipergunakan untuk mengevakuasi 238 WNI dari Wuhan saat tiba di Bandara Hang Nadim menuju ke hangar Lanud Raden Sadjad Ranai, Natuna.(SCREENSHOT VIDEO KEMENKES RI)
Selain itu, distribusi juga didasarkan pada potensi tingginya orang yang terjangkit virus corona pada sebuah daerah.
Sebab, saat ini pemerintah pusat bekerja sama dengan pemerintah daerah masih terus melaksanakan penelusuran siapa saja yang pernah kontak dekat dengan pasien positif corona.
Jumlah pasien positif corona di Indonesia sendiri per Minggu ini mencapai 514 orang.
Angka ini diprediksi bertambah karena mereka yang pernah kontak dekat dengan pasien positif corona akan dites secara masal.
"Seluruhnya nanti akan kita tes. Ini juga yang jadi acuan kita dan tidak berapa lama lagi kita akan datangkan dalam jumlah yang lebih besar," ujar Yuri sebagaimana dikutip dari Kompas.com.
"Sehingga target kita akan datangkan 1 juta kit untuk memeriksa kelompok yang beresiko di masyarakat," lanjut dia.
Menurut rencana, rapid test kit dan peralatan kesehatan itu akan diserahkan kepada Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (23/3/2020) pagi.
Istirahat di Natuna
Kepala Subdinas Penerangan Umum TNI AU Kolonel Muhammad Yuris mengatakan, pesawat mendarat di Natuna pada Minggu sekitar pukul 09.30 WIB setelah terbang selama 2,5 jam dari Bandara Sanya, Hainan, China.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/obat-virus-corona-covid-19-dijemput-dari-china.jpg)