Dijadikan Ketua Komisi B, Gunung Siagian Keberatan, Ingin Anggota DPRD Deliserdang Berdamai

Pasca digelarnya paripurna tandingan oleh Fraksi Gerindra dan Demokrat di DPRD Deliserdang membuat konflik di DPRD Deliserdang semakin memanas.

TRIBUN MEDAN/HO
ANGGOTA DPRD Deliserdang periode 2019-2024. 

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Pasca digelarnya paripurna tandingan oleh Fraksi Gerindra dan Demokrat di DPRD Deliserdang membuat konflik di DPRD Deliserdang semakin memanas.

Meski Sekretariat DPRD Deliserdang tidak mau terlibat, namun pelaksanaannya mendapat dukungan dari Ketua DPRD Deliserdang, Zakky Shahri.

Untuk hasilnya kini terjadi dualisme kepemimpinan di komisi-komisi.

Ketua Komisi hasil kesepakatan tujuh fraksi dengan hasil kesepakatan dua fraksi berbeda-beda orangnya.

Informasi yang dikumpulkan untuk Komisi B versi tujuh fraksi Ketua Komisi A, Imran Obos, Ketua Komisi B Antonius Ginting, Ketua Komisi C Agustiawan dan Ketua Komisi D dr Thomas Darwin Sembiring.

Sementara itu pasca dilakukannya paripurna tandingan versi 2 fraksi memutuskan Ketua Komisi A Bongotan Siburian, Ketua Komisi Gunung Siagian, Ketua Komisi C Gambo Tarigan dan Ketua Komisi D Dedi Syahputra.

Saat dikonfirmasi Gunung Siagian sempat memberikan klarifikasi atas ditetapkannya dirinya menjadi Ketua Komisi B oleh versi dua fraksi. Secara pribadi ia mengaku cukup keberatan namanya ditetapkan menjadi Ketua Komisi B.

Hal ini lantaran oleh versi tuuh fraksi dirinya telah ditetapkan duluan menjadi Wakil Ketua Komisi B sebab pada saat ini dirinya masih bergabung dengan Fraksi Gabungan Persatuan Pembangunan Indonesia (F-PPI).

Fraksi Gabungan PPI Sebut Sidang Paripurna yang Digelar Dua Fraksi DPRD Deliserdang Abal-abal

" Aku enggak tau kenapa bisa (jadi Ketua Komisi B). Saya juga dapat kabar dari Misnan (Ketua Fraksi PPI). Bersumpah aku sudahan, aku pun enggak mau jadi Ketua. Ya keberatan juga lah, enggak ada permisi," ujar Gunung Minggu, (20/3/2020).

Atas pernyataannya itu, Ketua Fraksi PPI merencanakan untuk membawa kasus ini ke jalur hukum.

Menyikapi hal itu Gunung yang merupakan politisi Perindo ini pun berpendapat tidak mestilah kasus itu dibawa sampai ke ranah hukum.

Ia hanya berharap agar seluruh anggota DPRD Deliserdang bisa berdamai.

" Ngapainlah sampai ke sana (dilaporkan). Memalukan juga itu. Damai-damai ajalah," kata Gunung.

Saat ditanyai posisinya sekarang di mana, Gunung mengaku tidak merinci apakah dirinya mau ikut kubu tujuh fraksi atau xua fraksi. Ia punya misi ingin menyatukan dan mendamaikan fraksi-fraksi.

Ia mengaku siap menerima risiko kalau ada yang menganggapnya mata-mata atau pasang dua kaki.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved