News Video
Jumlah Dana yang Digelontorkan Edy Rahmayadi untuk Antisipasi Virus Corona di Sumut
Pemprov Sumut melakukan berbagai upaya untuk penanganan Virus Corona. Di antaranya mengecek kesiapan seluruh rumah sakit
Penulis: Hendrik Naipospos | Editor: Hendrik Naipospos
Jumlah Dana yang Digelontorkan Edy Rahmayadi untuk Antisipasi Virus Corona di Sumut
TRI BUN-MEDAN.COM - Pemprov Sumut melakukan berbagai upaya untuk penanganan Virus Corona.
Di antaranya mengecek kesiapan seluruh rumah sakit terkait ketersediaan ruang isolasi hingga meliburkan sekolah dan tempat wisata.
Dilansir dari akun instagram Wagub Sumut Musa Rajekshah, Pemprov Sumut pun akan menggelontorkan anggaran besar untuk wabah ini.
Jumlahnya mencapat Rp 18 Miliar.
• Detik-detik Ambulans RSUP Adam Malik Masukkan 2 Orang PDP Corona ke Ruang Isolasi
• BERITA FOTO Penampakan Petugas Medis Membawa Pasien Dalam Pemantauan (Virus Corona) di Medan
Berikut kutipan postingan Musa Rajekshah:
"Kita alokasikan dana Rp18 Miliar untuk menghadapi masalah corona.
Bila kurang akan kita anggarkan di PAPBD, karena nyawa lebih penting dari apapun.
Saya tidak akan hitung-hitung dana yang akan habis untuk menyelamatkan rakyat," Edy Rahmayadi, Gubernur Sumatra Utara.
Satu pasien meninggal dunia
Informasi penanganan Virus Corona di Medan mendadak heboh pasca-meninggalnya satu pasien dalam pengawasan (PDP) pada Selasa (17/3/2020).
Hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari RSUP Adam Malik terkait kematian pasien tersebut.
Teranyar, Rabu (28/2/2020) pagi, ambulans keluar-masuk kompleks infeksius atau isolasi RSUP Adam Malik.
Pantauan wartawan www.tri bun-medan.com, pada pukul 11.26 WIB seorang pasien perempuan dibawa masuk ke dalam ruang isolasi.
Petugas menggunakan pakaian alat pelindung diri (ADP): masker, sepatu hingga pelindung mata dan rambut.
Beberapa menit berselang sekitar 11.38 WIB, ambulans yang sama kembali membawa pasien PDP lainnya, kali ini pasien yang dimasukkan berjenis kelamin laki-laki.
Staff Sub Bagian Humas, Khairul membenarkan bahwa kedua pasien tersebut merupakan pasien dari Instalasi Gawat Darurat (IGD).
"Ya melihat dari ambulans nya itu RSUP Adam Malik, jadi itu yang dirawat dari IGD," ungkapnya.
Tonton videonya:
• KONDISI Ruang Isolasi Adam Malik, Pasca Pasien Dalam Pengawasan (Virus Corona) Meninggal Dunia
• Warga Dairi Ini Alami Demam dan Sakit Tenggorokan Sepulang dari Malaysia, Dirujuk ke RSUP Adam Malik
RSUP Adam Malik tutup mulut
Terkait satu pasien dalam pengawasan (PDP) meninggal dunia, RSUP Adam malik mengatakan informasi lengkap akan diumumkan pemerintah pusat.
Hal ini disampaikan Kassubag Humas RSUP Adam Malik Rosario Dorothy Simanjuntak, Rabu (18/3/2020), lewat pesan WhatsApp.
Ia memastikan tidak ada konfrensi pers di RSUP Adam Malik.
"Maaf tidak ada keterangan pers. Silahkan menuggu informasi resmi langsung dari jubir pemerintah," tambahnya.
Disinggung soal pemulangan jenazah, pihaknya menjelaskan bahwa hal ini masih dalam proses.
"Pemulangan jenazah masih on proses," pungkasnya.
(hen/tri bun-medan.com)