News Video
Detik-detik Ambulans RSUP Adam Malik Masukkan 2 Orang PDP Corona ke Ruang Isolasi
Ambulans keluar-masuk kompleks infeksius atau isolasi RSUP Adam Malik, bawa dua orang PDP Corona
Penulis: Victory Arrival Hutauruk | Editor: Hendrik Naipospos
Detik-detik Ambulans RSUP Adam Malik Masukkan 2 Orang PDP Corona ke Ruang Isolasi
TRI BUN-MEDAN.com - Informasi penanganan Virus Corona di Medan mendadak heboh pasca-meninggalnya satu pasien dalam pengawasan (PDP) pada Selasa (17/3/2020).
Hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari RSUP Adam Malik terkait kematian pasien tersebut.
Teranyar, Rabu (28/2/2020) pagi, ambulans keluar-masuk kompleks infeksius atau isolasi RSUP Adam Malik.
Pantauan wartawan www.tri bun-medan.com, pada pukul 11.26 WIB seorang pasien perempuan dibawa masuk ke dalam ruang isolasi.
Petugas menggunakan pakaian alat pelindung diri (ADP): masker, sepatu hingga pelindung mata dan rambut.
Beberapa menit berselang sekitar 11.38 WIB, ambulans yang sama kembali membawa pasien PDP lainnya, kali ini pasien yang dimasukkan berjenis kelamin laki-laki.
Staff Sub Bagian Humas, Khairul membenarkan bahwa kedua pasien tersebut merupakan pasien dari Instalasi Gawat Darurat (IGD).
"Ya melihat dari ambulans nya itu RSUP Adam Malik, jadi itu yang dirawat dari IGD," ungkapnya.
Tonton videonya:
• KONDISI Ruang Isolasi Adam Malik, Pasca Pasien Dalam Pengawasan (Virus Corona) Meninggal Dunia
• Warga Dairi Ini Alami Demam dan Sakit Tenggorokan Sepulang dari Malaysia, Dirujuk ke RSUP Adam Malik
RSUP Adam Malik tutup mulut
Terkait satu pasien dalam pengawasan (PDP) meninggal dunia, RSUP Adam malik mengatakan informasi lengkap akan diumumkan pemerintah pusat.
Hal ini disampaikan Kassubag Humas RSUP Adam Malik Rosario Dorothy Simanjuntak, Rabu (18/3/2020), lewat pesan WhatsApp.
Ia memastikan tidak ada konfrensi pers di RSUP Adam Malik.
"Maaf tidak ada keterangan pers. Silahkan menuggu informasi resmi langsung dari jubir pemerintah," tambahnya.
Disinggung soal pemulangan jenazah, pihaknya menjelaskan bahwa hal ini masih dalam proses.
"Pemulangan jenazah masih on proses," pungkasnya.
Istana Maimoon Ditutup
Tindakan antisipasi, pencegahan penyebaran Covid-19 atau Virus Corona juga berlaku di tempat-tempat wisata.
Hari ini Rabu (18/3/2020), pihak istana Maimun di Kota Medan memutuskan untuk menutup selama 14 hari ke depan.
Informasi yang didapat, penutupan ini sendiri dilakukan berdasarkan surat edaran dari Kementerian Pariwasata dan Ekonomi Kreatif, surat edaran Gubernur Sumatera Utara dan Surat edaran Wali Kota Medan.
• JAWABAN RS Adam Malik, Pasien PDP COVID-19 Meninggal, Humas: Resmi Langsung dari Jubir Pemerintah
• Viral di Whatsapp Driver Go-Jek Terjangkit Covid-19 (Virus Corona), Pihak Go-jek Menjawab
Terkait penutupan Istana Maimun yang berada di Jalan Brigjen Katamso Medan ini, Kabid SDM Yayasan Sultan Mamoen Al Rasyid, Tengku Dicky Al Rasyid mengatakan benar akan dilakukan penutupan.
Dan untuk jadwal penutupan ini sendiri akan berlaku mulai Rabu (18/3/2020) hingga Rabu (1/4/2020) mendatang.
"Jadi selama 14 hari kedepan istana Maimun akan ditutup. Hal ini dilakukan dalam rangka mengantisipasi penyebaran virus Covid-19 yang saat ini masih merebak," ujarnya.
Selama penutupan ini, lanjut Dicky, aktivitas di seputaran istana Maimun akan ditutup termasuk para pedagang yang berjualan di areal istana Maimun.
Tidak hanya itu, dalam keterangannya Dicky juga mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan pembersihan selama tutup 14 hari ke depan.
"Kita akan membersihkan seluruh ruangan. Kalau ruangannya ya seperti teras, balai room, ruang makan yang menjadi pusat aktifitas wisatawan," ungkapnya.
Lanjut Dicky, tak hanya itu, nantinya di seluruh areal akan disemprot dengan disinfektan.
"Setelah beberapa ruangan, dilakukan penyemprotan di seluruh areal," katanya.
Seperti yang diketahui, Istana Maimun merupakan salah satu ikon di Kota Medan.
Di mana bangunan bangsa kerajaan suku Melayu ini menjadi perhatian wisatawan baik lokal maupun mancanegara.
Terkait wabah virus Covid-19, berdasarkan pantauan, Istana Maimun sepi dari para pengunjung.
Tak hanya itu, pihak Istana Maimun saat ini sudah menutup akses menuju Istana.
Namun demikian gerbang menuju areal istana masih dibuka dan para pedagang yang berjualan di istana Maimun masih beraktivitas seperti biasa. (*)
(vic/tri bunmedan.com)