Antisipasi Penyebaran Corona di Sumut

RS Putri Hijau Siapkan Tenda Isolasi Pasien Suspect COVID-19, Kasdam Bukit Barisan Langsung Pantau

8 tempat tidur yang dilengkapi masker N-95, Hand Sanitazer, Baju Alat Pelindung Diri (APD) COVID-19 serta peralatan perawatan pasien

TRI BUN MEDAN/victory
Petugas RS Putri Hijau Kesdam I/BB mempersiapkan Tenda Isolasi Suspect Corona untuk perawatan pasien suspect COVID-19, Senin (16/3/2020). 

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Rumah Sakit Putri Hijau Kesdam I/BB sudah mempersiapkan Tenda Isolasi Suspect COVID-19 untuk mengantisipasi, sekaligus merawat pasien suspect virus corona, Senin (16/3/2020).

Amatan Tri bun, lokasi tenda isolasi berada tepat di halaman rumah sakit, dimana  terdapat 8 tempat tidur yang dilengkapi masker N-95, Hand Sanitazer, Baju Alat Pelindung Diri (APD) COVID-19, sarung tangan, serta peralatan perawatan pasien Suspect Corona.

4 Fakta Karyawan CIMB Niaga Positif Corona, Presiden Direktur Berat Hati Umumkan di Masa Sulit

Kepala Staf Kodam (Kasdam) I/BB yang baru Brigjen TNI Didied Pramudito bersama Karumkit Putri Hijau Letnan Kolonel Ckm dr. Mhd Irsan Basyroel, Sp.KK langsung turun memantau kesiapsiagaan dari tenda isolasi Suspect Corona tersebut.

Didied mengecek tenaga medis hingga tempat tidur dan alat pelindung diri (APD) yang dimiliki oleh pihak rumah sakit.

Ia menyebutkan bahwa dibangunnya tenda isolasi Suspect Corona ini untuk membantu pemerintah Indonesia dalam menanggulangi pandemi global COVID-19.

"Ini salah satu kesiapsiagaan kita menghadapi pandemik global, wabah yang sudah menyebar di seluruh antero dunia. Nah di kita dengan diumumkannya oleh Bapak Presiden lewat dituntujuknya kepala BNPB sebagai Ketua Satgas penanganan virus corona," tegasnya.

Didied membeberkan ada 8 rumah sakit di bawah jajaran Kodam I Bukit Barisan yang sudah dipersiapkan tenda isolasi.

"Kemudian untuk mengantisipasi semua rumah sakit. Kita tentara juga membantu. Posko ini dibangun di 8 rumah sakit yang ada di Kodam I Bukit Barisan, Mulai dari Medan, Padang, Riau, Pekanbaru, Siantar semua ada 8 seperti ini," tegasnya.

Persiapan PON Sambil Kuliah, Porsi Latihan Atlet Atletik Sumut Pramoedya Sufallah Cukup Berat

HEBOH Potongan Tubuh Bayi Hasil Hubungan Gelap Diperebutkan Anjing

Lebih lanjut, Jenderal bintang satu ini menegaskan bahwa posko ini untuk membantu rumah sakit rujukan yang ada di Medan apabila ada hal darurat.

Mulai Besok, Unimed Terapkan Perkuliahan Online untuk Antisipasi Penyebaran Virus Corona

"Ini adalah kepedulian kita dari Bapak Kasad lewat Bapak Pangdam, apabila terjadi yang tidak diinginkan rumah sakit yang ada di Adam Malik Medan.

Tapi kita berharap semuanya, jangankan disini di Adam Malik pun tidak ada. Kita selalu berdoa seperti itu. Itu bentuk kepedulian kita supaya bsa disampaikan masyarakat tidak perlu takut," tuturnya.

Ia juga memastikan bahwa tenaga medis di setiap tenda darurat telah siap untuk menangani pasien Suspect Corona.

"Semua ibu dokternya uda ada dan lengkap ada spesialis penyakit dalam, spesialis THT, spesialis paru dan dokter umum semuanya ada yang berhubungan dengan virus ini. Jadi kita telah siap sedia," pungkas Didied.

(vic/tri bunmedan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved